[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-131231-113":53,"doc-detail-131231-id":132},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":125,"head_meta":127,"extra_data":129,"updated_unix":131},113,"id","saving-energy-without-sacrificing-the-value-of-education-april-22-2026","Menjimatkan tenaga tanpa mengorbankan nilai pendidikan - 22 April 2026","","Artikel ini membahas ketahanan tenaga pascapandemi dan lonjakan tarif listrik global, dengan fokus pada sektor pendidikan Malaysia. Untuk universitas, pengenalan BDR bagi staf akademik dan administratif serta model pembelajaran hibrida diposisikan sebagai strategi efisiensi, termasuk pengezonan energi agar sistem pendingin dan pencahayaan dapat diatur secara terpusat. Untuk sekolah, narasi menekankan modernisasi fasilitas—LED, panel surya, dan ventilasi alami—agar sekolah tetap beroperasi fisik sebagai pusat pembentukan karakter dan interaksi, tanpa mengorbankan kualitas pendidikan.",{"@graph":63,"@context":124},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/saving-energy-without-sacrificing-the-value-of-education-april-22-2026/131231/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/saving-energy-without-sacrificing-the-value-of-education-april-22-2026/131231.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Lucas Martin","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-08-13",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116,120],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa alasan penerapan BDR dan pembelajaran hibrida di universitas?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penerapan BDR dan pembelajaran hibrida dipandang sebagai transformasi yang efisien untuk mengurangi kebutuhan kehadiran fisik, menurunkan biaya listrik, dan membantu mengurangi beban mobilitas serta jejak energi kampus.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana pengezonan energi bekerja dalam konteks universitas?",{"text":115,"@type":111},"Saat kuliah dilakukan dalam talian, universitas dapat melakukan pengezonan energi; bangunan yang tidak digunakan dapat dimatikan sistem pendingin dan pencahayaan secara berpusat.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Mengapa sekolah tidak disarankan menjalankan BDR secara total?",{"text":119,"@type":111},"Sekolah harus tetap menjadi pusat interaksi fisik utama untuk pembangunan karakter dan bimbingan bersemuka, karena biaya sosial akibat penutupan dinilai terlalu tinggi dibanding efisiensi energi.",{"name":121,"@type":108,"acceptedAnswer":122},"Apa langkah efisiensi energi yang disarankan untuk sekolah?",{"text":123,"@type":111},"Modernisasi fasilitas seperti penggunaan lampu LED, panel surya di atap, dan sistem pengudaraan (ventilasi) alami disebut sebagai jawapan untuk mengatasi krisis energi tanpa mengorbankan kualitas pendidikan.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":126,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":128,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":130,"site_id":56},131231,1786661152,{"code":4,"msg":5,"data":133},{"doc_id":130,"user_id":134,"nickname":89,"user_avatar":135,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":136,"file_id":137,"file_url":138,"file_type":139,"file_size":140,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":77,"language":141,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":142,"faqs":143,"seo_title":144,"seo_description":61,"update_tm":131,"read_time":102},8796095360427,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_994ba38a5ba835b3df7d355c54d3ed8d","| SEKTOR DOKUMENTASI PENDIDIKAN  \u003Cbr>BPPDP,Kementerian Pendidikan Malaysia  \u003Cbr>Aras SB-4,Blok E8,Kompleks E,  \u003Cbr>Pusat Pentadbiran Kerajaan Persekutuan  \u003Cbr>62604 Putrajaya.  \u003Cbr>Tel :03-88846425  \u003Cbr>Faks:03-88846284   |\n| --- |\n\nTARIKH:22 APRIL 2026(RABU)  \nSINAR HARIAN □  \nBERITA HARIAN  \nUTUSAN M'SIA  \nN.STRAITS TIMES  \nTHE STAR  \nMenjimatkan tenaga tanpamengorbankan nilai pendidikan  \n●Langkah memperkenalkan BDR bagikakitangan akademik dan pentadbiranserta model pembelajaran hibrid bagi pelajar,adalah satu transformasi amat dialu-alukan  \n●Keperluan sekolah untukkekal beroperasi secarafizikal adalah kritikal bagimengelakkan berlakujurang pembelajaran,terutama diluar bandar yangmasih berdepan cabaran infrastruktur digital  \nSEKTOR DOKUMENTASI PENDIDIKANBPPDP,Kementerian Pendidikan MalaysiaAras SB-4,Blok E8,Kompleks E,Pusat Pentadbiran Kerajaan Persekutuan62604 Putrajaya.  \nTel :03-88846425  \nFaks:03-88846284                  \nTARIKH:22 APRIL 2026(RABU)  \nTHE STAR  \nBERITA HARIAN  \nUTUSAN M'SIA  \nN.STRAITS TIMES  \nUA dalam konteks ini adalah gergasimenyim-pan potensi penjimatan tenaga amat signifikan.Sebuah kampus universiti bukan sekadar blokpejabat,tetapi \"bandar kecil'menempatkandewan kuliah,asrama,pusat data dan makmalpenyelidikan yang beroperasi hampir24jam.  \nOleh Dr Raja Mayang DelimaMohd Betabhrencana@bh.com.my  \nB 22·4.2026 ms·T2Era pascapandemik bukan sahajameninggalkan kesan terhadap sistemkesihatan global,malah membuka kotakpandora mengenai betapa rapuhnyaketahanan tenaga dunia.①  \nIntensiti penggunaan tenaga disini amat luarbiasa.Oleh itu,langkah memperkenalkan BDRbagi kakitangan akademik dan pentadbiran sertamodel pembelajaran hibrid bagipelajar,adalah  \nDalam mendepani 2026 penuh denganketidaktentuan bekalan bahan api fosildan lonjakan tarif elektrik dunia,sektorpendidikan Malaysia merangkumiuniversiti awam(UA)dan sekolah,kiniberdirisebagai benteng hadapan dalameksperimen kelestarian nasional.  \nsatu transformasiamat dialu-alukan.  \nPensyarah  \nMenteri Pendidikan Tinggi dalam satu sesidialog akademik turut menyokong anjakan ini.Datuk Seri Dr Zambry Abdul Kadir berkata,kementerian melihat fleksibiliti di peringkat UAadalah kunci kepada daya saing masa depan.  \nKanan,Jabatan  \nPengurusan dan  \nTeknologi Pejabat,  \nFakulti Pengurusan  \ndan Perniagaan,  \nPersoalan besar bukan lagi sekadar'bolehkah kita bekerja darirumah(BDR)?',tetapi‘sejauh manakah BDRmampu menjadi strategi nasional dalammenguruskan krisis tenaga global?'  \n\"Dengan mengurangkan keperluan kehadiranfizikal untuk kuliah teori,kita bukan sahajamenjimatkan kos operasi elektrik di kampus②mencecah jutaan ringgit,malah kita membantumengurangkan beban mobiliti nasional.Iniadalah sumbangan besar sektor pengajian tinggiterhadap agenda tenaga hijau negara,\"katanya.  \nUniversiti  \nTeknologi MARA  \n(UiTM)Melaka  \nPerdana Menteri,dalam satu amanatbaru-baru ini mengenai Kelestarian EkonomiNegara menegaskan Malaysia tidak boleh lagibergantung kepada model operasitradisionalyang bersifat 'business as usual'.  \nApabila kuliah dijalankan secara dalam ta-lian,universiti dapat melakukan ‘pengezonantenaga'(energy zoning)dengan bangunan tidakdigunakan boleh dipadamkan sistem pendinginhawa dan pencahayaannya secara berpusat.  \nBeliau menyatakan:\"Kita perlu beralih da-ripada budaya penggunaan membazir kepadabudaya kecekapan pintar.Sektor awam,terutamainstitusi pendidikan,harus menjadi pelopor da-lam penggunaan teknologi bagi mengurangkanjejak karbon negara.Jika teknologi memboleh-kan kita beroperasi dengan impak tenaga rendahtanpa menjejaskan produktiviti,maka itulahjalan ke hadapan yang kita pilih.”  \nNamun,penjimatan ini bukan bermakna uni-versiti ditutup sepenuhnya.Kemudahan kritikalseperti makmal berteknologitinggi dan pusatdata tetap beroperasi,tetapi dengan beban lebihterkawal.  \n# SINAR HARIAN  \n\nKurangkan beban grid nasional  \nStrategi ini bukan sekadar menjimatkan petrolbuat pensyarah,tetapi ia adalah satu langkah4pengurusan sisi-permintaan atau 'demand-sideman","cbCaiulMtiubx9vk","https://ap.wps.com/l/cbCaiulMtiubx9vk","pdf",670698,"Indonesian","# Menjimatkan tenaga tanpa mengorbankan nilai pendidikan\n## Transformasi BDR dan pembelajaran hibrida untuk universitas\n## Pengezonan energi untuk bangunan yang tidak digunakan\n## Kurangkan beban grid nasional\n## Arah berbeda untuk institusi sekolah: modernisasi fasiliti","[{\"question\":\"Apa alasan penerapan BDR dan pembelajaran hibrida di universitas?\",\"answer\":\"Penerapan BDR dan pembelajaran hibrida dipandang sebagai transformasi yang efisien untuk mengurangi kebutuhan kehadiran fisik, menurunkan biaya listrik, dan membantu mengurangi beban mobilitas serta jejak energi kampus.\"},{\"question\":\"Bagaimana pengezonan energi bekerja dalam konteks universitas?\",\"answer\":\"Saat kuliah dilakukan dalam talian, universitas dapat melakukan pengezonan energi; bangunan yang tidak digunakan dapat dimatikan sistem pendingin dan pencahayaan secara berpusat.\"},{\"question\":\"Mengapa sekolah tidak disarankan menjalankan BDR secara total?\",\"answer\":\"Sekolah harus tetap menjadi pusat interaksi fisik utama untuk pembangunan karakter dan bimbingan bersemuka, karena biaya sosial akibat penutupan dinilai terlalu tinggi dibanding efisiensi energi.\"},{\"question\":\"Apa langkah efisiensi energi yang disarankan untuk sekolah?\",\"answer\":\"Modernisasi fasilitas seperti penggunaan lampu LED, panel surya di atap, dan sistem pengudaraan (ventilasi) alami disebut sebagai jawapan untuk mengatasi krisis energi tanpa mengorbankan kualitas pendidikan.\"}]","Menjimatkan tenaga tanpa mengorbankan nilai pendidikan - 22 April 2026 | PDF"]