[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-50498-id":3,"doc-seo-50498-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},50498,8796095461564,"Liam","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",51,"Komik","Satya Jadi Laba-laba","Cerita ini mengisahkan Satya, seorang anak yang tidak bisa diam, selalu berlarian, melompat, berputar, dan berguling-guling, yang seringkali membuatnya terjatuh. Meskipun dinasihati oleh Abak, Uni, Inyiak, dan gurunya untuk duduk diam atau berhati-hati agar tidak mengganggu orang belajar, kaki dan tangannya terus bergerak. Hari Minggu adalah hari favorit Satya karena ia bisa pergi ke kebun tempat ibunya bekerja. Perjalanannya jauh, melewati jalan rahasia yang naik turun, kebun luas, hutan lebat, dan sungai yang tenang. Satya bergerak lincah seperti kelinci dan rusa, namun diingatkan oleh ibunya untuk berhati-hati di jalanan yang licin. Ia merangkak seperti siput, melata seperti ular sambil diperingatkan untuk melihat duri, dan berayun seperti laba-laba sambil memanjat seperti monyet. Ibunya mengingatkannya untuk memilih dahan yang kuat. Ilustrasi pada gambar pertama menunjukkan Satya yang berayun seperti laba-laba di hutan, didampingi oleh seekor monyet (yang juga tampak seperti anak kecil). Ada juga seorang wanita yang mungkin adalah ibunya di kejauhan. Gambar kedua menampilkan Satya dalam bentuk ulat dan ular di tengah ladang, dengan seorang petani di kejauhan. Gambar ketiga menunjukkan lanskap perbukitan dengan pohon kelapa, serta seorang wanita dan anak kecil berjalan di jalan setapak, dengan gajah di kejauhan. Cerita ini tampaknya fokus pada petualangan anak-anak di alam pedesaan dan interaksi mereka dengan lingkungan alam, seringkali dengan perbandingan antara gerakan anak dan hewan.","Satya, Elok-Elok!  \nYamini Vijayan Vishnu M Nair  \nSatya anak nan indak bisa tanang.  \nInyo balari, malompek, baputa, jo baguliang... sudah tu tajatuah!  \n”Duduak tanang lah agak sabanta!” kecek Abak.  \n”Kok lah tasakik, jan mangadu ka Uni,” kecek Uni.  \n”Awas ang, kalau ado nan pacah!” kecek Inyiak.  \n”Ang manggaduah urang baraja,” kecek gurunyo.  \nTapi, apo lah  \ndayo Satya jiko kaki jo tangannyo manggariktaruih.  \nKini hari Ahad. Hari nan paliang disuko Satya-karano hari tu inyo pai ka kabun, ka tampekkarajo amaknyo.  \nJaraknyo jauah, malalui jalan rahasio nan turun-naiak, kabun nan laweh, rimbo nan labek, jo batang aia nan tanang.  \nSatya malompek bantuak kalinci, balari bantuak ruso .  \n”Luluak tu licin. Elok-elok lah!” kecek Amak.  \nInyo marangkak bantuak sipasan, manjala bantuak ula.  \n”Caliak-caliak duri!” kecek Amak.  \nInyo barayun bantuak laba-laba, mamanjek bantuak baruak.”Wiiiiiiii!”  \n”Piliah dahan nan kuek, baruak ketek Amak,”kecek Amak.","cbCaipBZV8lB7rsX","https://ap.wps.com/l/cbCaipBZV8lB7rsX","pdf",1099504,9,1,23,"Indonesian","id",113,"# Satya, Elok-Elok!\n## Perjalanan ke Kebun\n## Bermain di Alam","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Satya, seorang anak yang tidak bisa diam dan selalu aktif bergerak.\"},{\"question\":\"Mengapa hari Minggu adalah hari favorit Satya?\",\"answer\":\"Hari Minggu adalah hari favorit Satya karena ia bisa pergi ke kebun tempat ibunya bekerja.\"},{\"question\":\"Bagaimana Satya bergerak saat menuju kebun?\",\"answer\":\"Satya bergerak lincah seperti kelinci dan rusa, merangkak seperti siput, melata seperti ular, dan berayun seperti laba-laba saat menuju kebun.\"}]","Satya Jadi Laba-laba | PDF",1783581639,35,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"satya-becomes-a-spider","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/komik/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/satya-becomes-a-spider/50498/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-09",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?","Question",{"text":77,"@type":78},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Satya, seorang anak yang tidak bisa diam dan selalu aktif bergerak.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Mengapa hari Minggu adalah hari favorit Satya?",{"text":82,"@type":78},"Hari Minggu adalah hari favorit Satya karena ia bisa pergi ke kebun tempat ibunya bekerja.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Bagaimana Satya bergerak saat menuju kebun?",{"text":86,"@type":78},"Satya bergerak lincah seperti kelinci dan rusa, merangkak seperti siput, melata seperti ular, dan berayun seperti laba-laba saat menuju kebun.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,100,104,108,110,114,118,122,126,130,134],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":98,"slug":99},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":98,"slug":103},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":98,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":98,"slug":109},"comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":112,"show_sort_weight":98,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":116,"show_sort_weight":98,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":98,"slug":121},49,"Sastra","literature",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":98,"slug":125},52,"Teknologi","technology",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":98,"slug":129},50,"Ujian","exam",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":98,"slug":133},57,"Umum","general",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":4,"slug":137},181,"Formulir","formulir"]