[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39771-id":3,"doc-seo-39771-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":83},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39771,549758252649,"Ivy","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/8000253669c5317157?_k=1778319167496531819",55,"Agama & Spiritualitas","Ateisme Sartre: Menolak Tuhan, Mengiyakan Manusia","Ateisme Jean-Paul Sartre dibahas melalui dua tingkat yang saling berkaitan: level biografis-literer dan level diskursif-filosofis. Penolakan Sartre terhadap Tuhan dijelaskan berangkat dari pengalaman masa kecil dan pembentukan keyakinannya, termasuk cara gambaran Tuhan disampaikan melalui lingkungan Katolik-Protestan. Level kedua menguraikan bagaimana penolakan tersebut berlanjut dalam tulisan-tulisan filsafatnya. Seluruh pembahasan ditutup dengan catatan kritis untuk menegaskan keterkaitan kedua level tanpa memisahkannya.","h.123-140   \nPUSTAKAFILSAFAT  \nFILSAFATEKSISTENSIALISMEJean-Paul SARTRE  \nA.Setyo Wibowo &Majalah Driyarkara  \n古  \nFILSAFATEKSISTENSIALISMEJean-Paul SARTRE  \nA.Setyo Wibowo &Majalah Driyarkara  \nFilsafat Eksistensialisme Jean-Paul Sartre  \n028723  \n2011 Kanisius  \nPENERBIT KANISIUS (Anggota IKAPI)  \nJ1.Cempaka g,Deresan,Yogyakarta 55281,INDONESIAKotak Pos 1125/Yk,Yogyakarta 55011,INDONESIATelepon (o274)588783,565996;Fax(o274)563349E-mail :office@kanisiusmedia.comWebsite:www.kanisiusmedia.com  \nCetakan ke-54321Tahun1514131211  \nIlustrasi isi diambil dari internet.  \nEditor::  \n·R.Sani Wibowo·Andreas Yanulian Tri Utomo  \n·B.C Triyudo·H.Harry Setianto Sunaryo  \n·Benny Beatus Wetty·Ag.Wahyu Dwi Anggoro  \n·L.Kristianto Nugraha·V.Eko Anggun SugiyonoDesigner cover:  \n·Marius Santo  \nISBN978-979-2I-3070-6  \nHak cipta dilindungi undang-undang  \nDilarang memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk dandengan cara apa pun,termasuk fotokopi,tanpa izin tertulisdari Penerbit.  \nla juga mem-yang garang.erancis karenan Perancis atasegitu populeran di kalanganlnya,puluhan  \nu ini,baik dariTinggi Filsafatdimuat dalamdalam rangkasar ini.Dalamrsembahan Itoetiadaan'dalaman Sartre atas  \nembahan bagidan semangatbersama Sartreh”?  \nahkan oleh Carol  \nes,2007).  \nDAFTAR ISI  \nPENGANTAR:HIDUPLAH DAN JANGAN MENYERAH…………………3  \nJEAN-PAUL SARTRE  \nProf.Dr.Franz Magnis-Suseno S……………………………………………7  \nEKSISTENSI KoNTINGEN:SATU SUDUT PANDANG  \nMEMBACA KISAH HIDUP DAN PEMIKIRAN JEAN-PAUL  \nSARTRE  \nDr.A.Setvo Wibowo……………………………………………………………………………………………13  \nRELASI ANTAR-MANUSIA MENURUT JEAN-PAUL SARTRE,  \nBEBERAPA CATATAN  \nProf.Dr.Alex Lanur OFM…………………………………………………73  \nLA LITERATURE ENGAGEE:MENGGAGAS SASTRA YANGMEMBEBASKAN  \n………………     …   …89  \nJ.Supriyono…         …………  \nATEISME SARTRE:MENOLAK TUHAN,MENGIYAKAN  \nMANUSIA  \nDr.SP.Lili Tjahjadi……………………………………………………………123  \n# ATEISME SARTRE:MENOLAK TUHAN,MENGIYAKAN MANUSIA\n\nDr:SP Lili Tjahjadi  \nAbstrak:Ateisme dan juga kritik agama Jean-Paul-CharlesAymard Sartre (1905-198o)dibahas dan didiskusikan padadua level.Pertama pada level biografis-literer,dan kedua padalevel diskursif-flosofis.Kedua level itu bisa dibedakan,namuntidak boleh dipisahkan.Tulisan ini hendak menjelaskan duahal tersebut.Untuk keperluan tersebut,tulisan ini dibagimenjaditiga bagian.Pertama akan dijelaskan penolakan Sartreakan adanya Tuhan di dalam biografi Sartre.Kedua,akandipaparkan penolakan Sartre akan adanya Tuhan di dalamtulisan-tulisan flosofisnya.Ketiga adalah beberapa catatankritis atasnya.  \nKata Kunci:etre-en-soi,etre-pour-soi,kebebasan,inter-subjektivitas  \n## 1.ASPEK BIOGRAFIS\n\nSi \"kecil Poulou\"-begitu Jean-Paul dulu biasa dipanggil  \n-tumbuh dewasa di dalam asuhan ibunya,Anne-Marie  \nSchweitzer yang tinggal bersama dengan kakek-nenek  \nPoulou Ayah Poulou,Jean-Baptiste Sartre,meninggal saatia belum genap dua tahun.Ibunya memang mendidPoulou dans les sentiments catholiques (dalam semangaKatolik),namun sang kakek,Charles Schweitzer yangprotestan (sepupu dari Dr.Albert Schweitzer,teolog danekseget protestan,misionaris dan pemenang hadiah Nobelperdamaian 1952)meremehkan“agama dogmatik”itu.SartreAku dulu sekaligus beragama Protestan dan Katolik.”  \nDi dalam tulisan yang memuat kisah masa kecilnya,LeMots (Kata-kata,1964)²,Sartre menceritakan gambaranTuhan macam apa yang ditanamkan kepadanya dan betapaia merasa mudah melepaskan diri dari gambaran Tuhansedemikian itu:“Orang memperkenalkan padaku kisahKitab Suci,Injil,dan Katekismus,namun tanpa memberikandaku 'alat'untuk mempercayainya;akibatnya adalahkekacauan.\"(Sartre[198o],210)“Aku membutuhkan seorangPencipta Semesta,namun orang memberikan daku seorangBos nomor wahid.\"(Neudeck,hlm.270).Ajaran resmiGereja dirasakan Sartre telah menampilkan figur Tuhanyang suka menghukum,mahatahu,dan ada dimana-mana,sehingga sanggup melongok masuk ke dalam relung-relungperasaan kebersalahannya.Pengalaman akan Allah semacamini mematahkan kepercayaan Sartre.Baginya para polisiyang mahatahu dari Tuhan yang Mahabesar ","cbCaivteh1ZdxTyX","https://ap.wps.com/l/cbCaivteh1ZdxTyX","pdf",3970837,4,1,13,"Indonesian","id",113,"# Ateiseme Sartre: Menolak Tuhan, Mengiyakan Manusia\n## Aspek Biografis","[{\"question\":\"Bagaimana struktur pembahasan penulis untuk menjelaskan ateisme Sartre?\",\"answer\":\"Pembahasan dibagi menjadi tiga bagian: penolakan Tuhan pada sisi biografi, penolakan Tuhan dalam tulisan-tulisan filosofis, dan sejumlah catatan kritis atasnya.\"}]",1783086682,20,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":78,"head_meta":80,"extra_data":82,"updated_unix":28},"sartres-atheism-rejecting-god-affirming-humanity","",{"@graph":36,"@context":77},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/sartres-atheism-rejecting-god-affirming-humanity/39771/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-11","2026-07-03",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Bagaimana struktur pembahasan penulis untuk menjelaskan ateisme Sartre?","Question",{"text":75,"@type":76},"Pembahasan dibagi menjadi tiga bagian: penolakan Tuhan pada sisi biografi, penolakan Tuhan dalam tulisan-tulisan filosofis, dan sejumlah catatan kritis atasnya.","Answer","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":79,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":81,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":84},[85,88,92,96,100,104,108,112,116,120],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":86,"slug":87},60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":86,"slug":107},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":86,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":86,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":86,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":86,"slug":123},57,"Umum","general"]