[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48575-id":3,"doc-seo-48575-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":95},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},48575,8796095461564,"Liam","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",48,"Cerita & Novel","Sang Bujang Katak Rakyat Bangka Belitung","Kisah rakyat Bangka Belitung mengisahkan seorang wanita miskin yang berdoa agar dikaruniai anak. Doanya dikabulkan, namun anaknya lahir mirip katak: berkulit kehijauan dan berleher pendek. Saat dewasa, Sang Bujang Katak berniat menikah dengan putri kerajaan, meski ditolak raja dan enam putrinya. Putri ketujuh menerima, tetapi mensyaratkan pembangunan jembatan emas dalam tujuh hari. Melalui keajaiban, tubuhnya berubah menjadi emas untuk menyelesaikan jembatan dan ia pun menjadi pangeran tampan.","Sang Bujang Katak Rakyat Bangka Belitung  \nRakyat Bangka Belitung  \nThe author, illustrator, and ITB encourage the sharing of this book and translation of the text, but we request that the images themselves not be altered. Thank you.  \nPengarang, ilustrator, dan ITB mendukung penerjemahan cerita bergambar ini ke dalam bahasa lain dengan mempertahankan keaslian gambar. Terima kasih.  \nDahulu kala, hiduplah seorang wanita yang miskin. Dia hidup sebatang kara dan sangat ingin mempunyai anak. Dia pun berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar ia dikaruniai seorang anak. Begitu inginnya, wanita itu berkata dalam doanya bahwa walaupun ia dikaruniai seorang anak yang mirip katak, ia akan merawat dan mencintainya dengan sepenuh hati. Rupanya Tuhan mengabulkan doanya. Lalu lahirlah seorang anak laki laki ...  \n3  \n... yang mirip seekor katak! Kulitnya licin dan berwarna kehijauan, Iehernya pun pendek. Orang-orang di sekitarnya memanggilnya sang Bujang Katak.  \nBujang Katak tumbuh dewasa dan rajin membantu ibunya di ladang. Ia pun disukai oleh  \npenduduk desa karena sikapnya yang ramah dan suka membantu. Namun akhir-akhir ini, Bujang Katak sering duduk melamun. Ia inginmenikah. Tak sembarang gadis ia inginkan. Iaingin menikah dengan putri kerajaan! Ibunya yang sangat sayang kepadanya tak mampu menolak keinginannya. Pergilah ia mengantar putranya ke istana.  \n6  \nSesampainya di istana, raja dan keenam putrinya seketika menolak lamaran bujang katak itu. Namun sang putri ketujuh, yaitu putri bungsu, jatuh iba kepada sang Bujang Katak, dan menerima pinangannya. Raja tak setuju dan enggan memberikan restu. Akhirnya ia memberikan persyaratan kepada Bujang Katak untuk dapat menikahi putrinya. Bujang Katak harus dapat membangunsebuah jembatan dari emas yang merentang dari rumahnya sampai ke istana. Bujang  \nKatak hanya diberi waktu tujuh hari untuk menyelesaikannya.  \nBujang Katak dan ibunya pulang ke rumah dengan lunglai. Tentu saja permintaan itu mustahil dilakukannya. Sang ibu berdoadan berdoa. Tiada hari dilewatinya tanpa berdoa. Tujuh hari kemudian, terjadilah keajaiban. Tiba-tiba tubuh bujang katakberubah. Kulitnya mengelupas menjadi emas! Bujang Katak lalu menggunakan emas itu untuk membangun jembatan dari rumahnya ke istana. Bujang Katak pun berubah wujud menjadi pangeran yang sangat tampan!","cbCaidijoXzIyewL","https://ap.wps.com/l/cbCaidijoXzIyewL","pdf",1014698,3,1,16,"Indonesian","id",113,"# Ringkasan Cerita\n## Asal Usul dan Harapan Sang Ibu\n## Tekad Menikah dengan Putri Kerajaan\n## Tantangan Jembatan Emas\n## Keajaiban dan Transformasi Akhir","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama dalam kisah ini?\",\"answer\":\"Tokoh utamanya adalah seorang anak laki-laki yang mirip katak bernama Sang Bujang Katak, serta ibunya dan putri kerajaan.\"},{\"question\":\"Mengapa Sang Bujang Katak ingin menikah?\",\"answer\":\"Sang Bujang Katak melamun karena ingin menikah, dan ia menginginkan seorang putri kerajaan, bukan sembarang gadis.\"},{\"question\":\"Apa syarat agar Sang Bujang Katak bisa menikahi putri kerajaan?\",\"answer\":\"Raja memberi persyaratan bahwa Sang Bujang Katak harus membangun jembatan dari emas dari rumahnya hingga ke istana dalam waktu tujuh hari.\"},{\"question\":\"Bagaimana Sang Bujang Katak berhasil menyelesaikan jembatan emas?\",\"answer\":\"Tujuh hari kemudian terjadi keajaiban: tubuhnya berubah menjadi emas, lalu ia menggunakan emas itu untuk membangun jembatan hingga ia berubah wujud menjadi pangeran tampan.\"}]",1783569843,25,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":90,"head_meta":92,"extra_data":94,"updated_unix":28},"sang-bujang-katak-rakyat-bangka-belitung","",{"@graph":36,"@context":89},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/sang-bujang-katak-rakyat-bangka-belitung/48575/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-21","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81,85],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa tokoh utama dalam kisah ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Tokoh utamanya adalah seorang anak laki-laki yang mirip katak bernama Sang Bujang Katak, serta ibunya dan putri kerajaan.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Mengapa Sang Bujang Katak ingin menikah?",{"text":80,"@type":76},"Sang Bujang Katak melamun karena ingin menikah, dan ia menginginkan seorang putri kerajaan, bukan sembarang gadis.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa syarat agar Sang Bujang Katak bisa menikahi putri kerajaan?",{"text":84,"@type":76},"Raja memberi persyaratan bahwa Sang Bujang Katak harus membangun jembatan dari emas dari rumahnya hingga ke istana dalam waktu tujuh hari.",{"name":86,"@type":73,"acceptedAnswer":87},"Bagaimana Sang Bujang Katak berhasil menyelesaikan jembatan emas?",{"text":88,"@type":76},"Tujuh hari kemudian terjadi keajaiban: tubuhnya berubah menjadi emas, lalu ia menggunakan emas itu untuk membangun jembatan hingga ia berubah wujud menjadi pangeran tampan.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":91,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":93,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":96},[97,102,104,108,112,116,120,124,128,132],{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":99,"show_sort_weight":100,"slug":101},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":100,"slug":103},"story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":100,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":100,"slug":111},51,"Komik","comic",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":100,"slug":115},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":100,"slug":119},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":100,"slug":123},49,"Sastra","literature",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":100,"slug":127},52,"Teknologi","technology",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":100,"slug":131},50,"Ujian","exam",{"id":133,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":134,"show_sort_weight":100,"slug":135},57,"Umum","general"]