[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39947-id":3,"doc-seo-39947-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39947,1099514068035,"Ezra","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",55,"Agama & Spiritualitas","Samsara Perjalanan Sang Atma","Samsara Perjalanan Sang Atma membahas hakikat manusia dalam kehidupan dan kematian melalui konsep kelahiran kembali berulang-ulang dalam siklus samsara. Teks menjelaskan bahwa jiwa mengembara melewati lahir-hidup-mati menurut perbuatan dan akumulasi karma, dengan manas (pikiran) dan ahamkara (ego) sebagai sebab utama yang mempertahankan avidya. Kekeliruan kesadaran memunculkan persaingan, konflik, kebencian, hingga peperangan. Buku ini menguraikan tahapan menuju kematian dan pedoman menjalani hidup agar meraih jalan terang.","|  |  |  | SAMSARA\u003Cbr>PERJALANAN SANG ATMA\u003Cbr>\u003Cbr>Ditulis Oleh : I Nyoman Kurniawan\u003Cbr>Rumah Dharma-Hindu Indonesia\u003Cbr> |\n| --- | --- | --- | --- |\n|  |  |  |  |\n|  |  |  |  |\n|  |  |  |  |\n|  |  |  |  |\n|  |  |  |  |\n|  |  |  |  |\n\nSAMSARA  \nPERJALANAN SANG ATMA  \nDitulis oleh : I Nyoman Kurniawan  \nBuku ini dapat ditulis berkat masukan dari para Satguru yang dapat menjelajahi alam-alam niskala. Terimakasih banyak saya sampaikan kepada para Satguru siddhi yang dengan penuh belas kasih telah membimbing saya menulis buku inisehingga buku ini dapat ditulis sesuai dengan kenyataan.  \nSehingga bisa dikatakan bahwa bukan saya yang menulis buku ini, tapi buku ini ditulis melalui saya.  \nSemua pengetahuan yang ada dalam buku ini langsung berasal dari para Satguru, berdasarkan kesiddhian trineta atau mata ketiga [mata bathin] untuk melihat sendiri alam-alam niskala atau mengamati langsung perjalanan di alam kematian. Serta pengetahuan yang berasal dari para Satguru dari alam rahasia. Kalaupun ada kekurangan dalam buku ini semata-mata karena kekurangan kemampuansaya sebagai penulis di dalam menuliskannya.  \nRahina Purnama Sasih Keulu, 14 February 2014 Rumah Dharma-Hindu Indonesia  \nKATA PENGANTAR  \nWalaupun kehidupan ini seolah-olah sepertinya hanya sekali saja dan jangka waktunya sangat singkat, sesungguhnya selama milyaran tahun kita telah menempuh perjalanan di alam semesta melewati jutaan kehidupan dan kematian. Jiwa kita terus berkelana dari satu tubuh ke tubuh lainnya melalui rangkaian punarbhawa [kelahiran kembali] dalam siklus samsara.  \nBanyak manusia di dunia lahir dalam keberuntungan, tapi tidak tidak mengerti dan tidak menghargainya. Lahir, hidup dan mati di sebuah tempat damaidimana ada jalan suci dharma untuk ditempuh, tapi tidak mau menyimak dan mendalami hakikat kebenarannya. Buta pengetahuan dharma semasa hidupnya, menciptakan akumulasi karma buruk yang bertumpuk-tumpuk menggunung, tenggelam di dalam karma buruk yang semakin dalam. Sehingga kelahirannyakembali [punarbhawa] kelak akan memburuk.  \nPadahal sekali mengalami kelahiran kembali di tempat yang tidak ada jalansuci dharma, atau di tempat yang penuh konflik dan peperangan, atau apalagiterjerumus ke dalam empat jalur perjalanan Atma yang buruk [terjebak ratusantahun di alam antarabhava, masuk alam-alam bawah, masuk alam-alam neraka atau terlahir kembali sebagai binatang] maka pasti akan terjepit oleh kebingungan dan kesengsaraan yang berat. Dalam keadaan yang seperti itu kebodohan [avidya] dan ketersesatan kesadaran [acetana] akan semakin bertambah. Akan semakin sulit bertemu jalan suci dharma, semakin sulit bertemu pengetahuan sejati, tidakpaham akan hukum sebab-akibat, terseret habis oleh akumulasi karma buruknya dan semakin tenggelam dalam kesengsaraan di dalam siklus samsara. Sangat sulituntuk keluar.  \nDalam buku ini akan dibahas tahapan proses menjelang kematian, perjalanan sang jiwa di alam kematian, serta pedoman bagaimana menjalanihidup agar dapat meraih jalan yang terang dalam kehidupan dan di alam kematian. Semoga buku ini dapat berguna dan menjadi penerang di dalam menempuh siklus samsara.  \nBagian Pertama : HAKIKAT MANUSIA DALAM KEHIDUPAN DAN KEMATIAN  \nBab 1  \nSAMSARA  \nSIKLUS KELAHIRAN KEMBALI YANG BERULANG-ULANG  \nWalaupun kehidupan ini terlihat sangat singkat dan seolah-olah hanya sekali saja, tapi sesungguhnya semua mahluk sudah mengalami jutaan kali pengalaman lahir-hidup-mati lahir-hidup-mati dalam siklus samsara [kelahirankembali yang berulang-ulang] .  \nSejak jaman yang sangat kuno sampai jaman sekarang ini, para orang-orang suci dengan kekuatan mata ketiga [trineta] beliau telah dapat mengetahui adanya fenomena samsara. Di dalam kitab suci Veda sendiri terdapat puluhan sloka yang membahas tentang samsara, seperti misalnya :  \nJivo mrtasya carati svadhabhih  \nA varivarti bhuvanesu-antah  \n[Atharva Veda IX.10.8]  \nArtinya :  \nJiwa sebuah tubuh yang mati, mengambil bentuk yang lain [terlahirkembali] menurut perbuatannya di masa lampaunya [akumu","cbCaidJoRCXngL4Y","https://ap.wps.com/l/cbCaidJoRCXngL4Y","pdf",2459500,4,1,154,"Indonesian","id",113,"# Kata Pengantar\n## Konsep samsara dan siklus kelahiran kembali\n# Bagian Pertama: Hakikat Manusia dalam Kehidupan dan Kematian\n## Bab 1: Samsara—siklus kelahiran kembali yang berulang-ulang","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan samsara dalam buku ini?\",\"answer\":\"Samsara adalah siklus kelahiran kembali yang berulang-ulang, ketika semua makhluk mengalami lahir-hidup-mati berkali-kali di alam semesta.\"},{\"question\":\"Apa sebab utama manusia terus mengalami kelahiran kembali?\",\"answer\":\"Sebab utama yang paling penting adalah manas (pikiran) dan ahamkara (ke-aku-an/ego), karena keduanya terbenam dalam avidya (ketidaktahuan) sehingga siklus samsara terus berlanjut.\"},{\"question\":\"Bagaimana karma buruk dapat memengaruhi kehidupan dan kelahiran kembali?\",\"answer\":\"Buta pengetahuan dharma saat hidup menimbulkan akumulasi karma buruk. Saat kematian dan kelahiran berikutnya, akumulasi tersebut membuat kelahiran kembali menjadi semakin memburuk, sehingga sulit keluar dari kesengsaraan samsara.\"}]",1783088342,237,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"samsara-journey-of-the-atma","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/samsara-journey-of-the-atma/39947/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-13","2026-07-03",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa yang dimaksud dengan samsara dalam buku ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Samsara adalah siklus kelahiran kembali yang berulang-ulang, ketika semua makhluk mengalami lahir-hidup-mati berkali-kali di alam semesta.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa sebab utama manusia terus mengalami kelahiran kembali?",{"text":80,"@type":76},"Sebab utama yang paling penting adalah manas (pikiran) dan ahamkara (ke-aku-an/ego), karena keduanya terbenam dalam avidya (ketidaktahuan) sehingga siklus samsara terus berlanjut.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana karma buruk dapat memengaruhi kehidupan dan kelahiran kembali?",{"text":84,"@type":76},"Buta pengetahuan dharma saat hidup menimbulkan akumulasi karma buruk. Saat kematian dan kelahiran berikutnya, akumulasi tersebut membuat kelahiran kembali menjadi semakin memburuk, sehingga sulit keluar dari kesengsaraan samsara.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,96,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":94,"slug":95},60,"religion-spirituality",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":98,"show_sort_weight":94,"slug":99},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":94,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":94,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":94,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":94,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":94,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":94,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":94,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":94,"slug":131},57,"Umum","general"]