[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48561-id":3,"doc-seo-48561-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},48561,8796095461564,"Liam","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",48,"Cerita & Novel","Sama atau Beda? Roopa Pai Rohit Kelkar","Cerita berbahasa Indonesia tentang Pipit dan Ular yang awalnya saling diwarnai prasangka karena orang tua mereka menekankan “jauhi” satu sama lain. Pipit menerima pesan sopan dari Mamanya, sedangkan Papa Ular menegaskan kebiasaan keluarga memakan telur burung. Pertemuan di sekolah mengubah cara pandang keduanya: mereka menyadari orang tua keliru dan memilih membuktikan persamaan lewat diagram berwarna.","Sama atau Beda?  \nRoopa Pai  \nRohit Kelkar  \nMama menaruh kotak makan siang ke dalamtas sekolah Pipit. Lalu, Mama memeluknya.”Semoga harimu menyenangkan, sayang.”katanya.”Perhatikan, bersikaplah sopan...””Aduh, Mama ini!” Pipit tertawa.”Tiap hari bilang begitu terus!”  \n”Dan ingat,” kata Mama.”Jauhi Ular-dia berbeda.”  \nPipit berharap Mama tidak berkata begitu. Ular sahabatnya. Tapi Mama tidak suka Ular.”Mereka memakan kita!” Begitu yang selalu Mama bilang.”Burung dan ular tidak pernah berteman.”  \nDi tempat lain, Papa Ular sedang mengemaskotak makan siang berisi telur burung.”Menuspesial hari ini, nak!” katanya bangga.  \n”Tapi aku tidak suka telur, Papa,” keluh Ular.  \n”Kita sekeluarga selalu memakannya!” kata Papa tegas.  \n”Sekarang, ayo berangkat. Dan ingat, jauhi Pipit!”  \nUlar pun pergi dengan kesal.  \n”Pipit itu berbeda,” sahut Papa lagi.”Kamutidak bisa berteman dengan makananmu!”  \nKetika Ular bertemu Pipit di sekolah, mereka paham.”Apa Mamamu bilang...?” tanya Ular. Pipit mengangguk.”Papamujuga?”  \nUlar mengangguk.  \n”Orang tua kita salah, Pipit,” kata Ular.”Ayo tunjukkan. Kita punya lebih banyak persamaan daripada perbedaan.”  \n”Ide bagus!” kata Pipit.  \n”Ayo!” Dia mengeluarkan selembar kertas dan menggambar dua buah lingkaran-seperti ini.  \n”Di lingkaran kuning,” kata Pipit,”kita tulis’Tentang Pipit’. Di lingkaran biru ’Tentang Ular’. Ini menunjukkan Ular dan Pipit BERBEDA.”  \nUlar bingung.  \n”Aku pikir kita mau menunjukkan bahwa kita ini SAMA!”  \n”Nah, itulah gunanya bagian yang berwarnahijau.” Pipit tersenyum.  \n”Pertama-tama, ayo kita bahas penampilan kita,” kata Pipit.”Sama atau berbeda?””SANGAT berbeda,” keluh Ular.”Tubuhku panjang, tidak berbulu dan kurus. Kamu kecil, montok dan lembut.”  \n”Kamu benar,” kata Pipit.”Aku terlihat seperti gumpalan kapas.” Dia menggambar sebuah gumpalan kapas di bagian berwarna kuning,”dan kamu terlihat seperti seutas tambangsangat kasar.” Dia pun menggambar seutas  \ntambang di bagian berwarna biru.","cbCaismX4qIcdSZ9","https://ap.wps.com/l/cbCaismX4qIcdSZ9","pdf",956524,4,1,29,"Indonesian","id",113,"# Sama atau Beda?\n## Pesan Orang Tua yang Berlawanan\n## Pertemuan di Sekolah dan Ajakan Membuktikan\n## Diagram Lingkaran untuk Menemukan Persamaan dan Perbedaan","[{\"question\":\"Mengapa Mama Pipit menyuruh Pipit menjauhi Ular?\",\"answer\":\"Mama selalu berkata agar Pipit menjauhi Ular karena Ular dianggap mengancam—“mereka memakan kita.”\"},{\"question\":\"Apa yang Papa Ular lakukan ketika Ular akan berangkat sekolah?\",\"answer\":\"Papa Ular sedang mengemas kotak makan siang berisi telur burung dan menegaskan bahwa keluarga mereka selalu memakannya.\"},{\"question\":\"Bagaimana Pipit dan Ular akhirnya menyikapi perbedaan mereka?\",\"answer\":\"Mereka menyadari orang tua mereka salah dan membuat diagram lingkaran berwarna untuk menunjukkan bagian tentang Pipit, bagian tentang Ular, serta menggunakan bagian hijau untuk menekankan persamaan.\"}]",1783569768,45,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"same-or-different-roopa-pai-rohit-kelkar","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/same-or-different-roopa-pai-rohit-kelkar/48561/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-24","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa Mama Pipit menyuruh Pipit menjauhi Ular?","Question",{"text":75,"@type":76},"Mama selalu berkata agar Pipit menjauhi Ular karena Ular dianggap mengancam—“mereka memakan kita.”","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa yang Papa Ular lakukan ketika Ular akan berangkat sekolah?",{"text":80,"@type":76},"Papa Ular sedang mengemas kotak makan siang berisi telur burung dan menegaskan bahwa keluarga mereka selalu memakannya.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana Pipit dan Ular akhirnya menyikapi perbedaan mereka?",{"text":84,"@type":76},"Mereka menyadari orang tua mereka salah dan membuat diagram lingkaran berwarna untuk menunjukkan bagian tentang Pipit, bagian tentang Ular, serta menggunakan bagian hijau untuk menekankan persamaan.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]