[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-542090-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-542090-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","ruling-on-magic-divination-and-related-matters","Hukum Sihir - Perdukunan, dan Hal-hal yang Berkaitan Dengannya","","Risalah ini membahas hukum terkait sihir dan praktik perdukunan, sekaligus menegaskan bahaya besar bagi Islam dan kaum muslimin. Uraian menekankan bahwa berobat yang dibolehkan adalah pengobatan medis berdasarkan sebab-sebab yang lazim tanpa menghalalkan yang haram, sedangkan mendatangi dukun atau peramal untuk mengetahui perkara gaib adalah terlarang. Risalah juga memaparkan larangan bertanya, mempercayai klaim mereka, serta ancaman kekufuran bagi yang membenarkan wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/","Agama & Spiritualitas",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/ruling-on-magic-divination-and-related-matters/542090/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/ruling-on-magic-divination-and-related-matters/542090.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Rizky","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-16","2026-10-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":26},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Bagaimana hukum berobat menurut risalah ini?","Question",{"text":62,"@type":63},"Berobat diperbolehkan berdasarkan kesepakatan ulama dan sesuai ilmu medis, dengan obat yang mubah menurut syariat. Tindakan itu termasuk menggunakan sebab-sebab tanpa menafikan sikap tawakal kepada Allah.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Mengapa orang sakit tidak diperbolehkan mendatangi dukun atau peramal?",{"text":67,"@type":63},"Karena mereka mengaku mengetahui ilmu gaib dan isi informasi mereka merupakan terkaan tentang yang gaib. Risalah menegaskan larangan mempercayai apa yang mereka sampaikan dan penggunaan bantuan jin untuk memenuhi keinginan pelakunya.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Apa dasar hadis yang disebutkan terkait larangan mendatangi dukun?",{"text":71,"@type":63},"Risalah mengutip hadis tentang orang yang mendatangi peramal lalu bertanya, serta hadis tentang orang yang mendatangi dukun dan mempercayai apa yang dikatakannya sehingga jatuh pada kekufuran terhadap wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},542090,1792181846,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,87,91,95,99,103,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":85,"slug":86},55,60,"religion-spirituality",{"id":88,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":85,"slug":90},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":92,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":85,"slug":94},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":85,"slug":98},51,"Komik","comic",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":85,"slug":102},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":85,"slug":106},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":85,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":85,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":85,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":85,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":84,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":26,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":141,"read_time":142},962085564807,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","حكْ م السِّحْ رِوَ الكِهَ اَنةِوَمَ ا يَتَعَ لَّق بِهَ ا  \nHUKUM SIHIR, PERDUKUNAN, DAN. HAL-HAL YANG BERKAITAN DENGANNYA  \nلِسَمَ احَ ةِ الشَّ يْخِ العَلََّّمَ ةِعَ بْدِ العَ زِ يزِبْنِ عَ بْدِ اللهِ بْنِ بَازرَحَِِهُ اللهُ  \nPenulis Penyusun: Abdul Aziz bin Abdullah bin Bāz  \nبِسْمِ اللِ الرَّحَنِ الرَّحِيمِ  \nRISALAH KE-9  \nHUKUM SIHIR, PERDUKUNAN, DAN. HALHAL YANG BERKAITAN DENGANNYA1  \nSegala puji hanya milik Allah, dan semoga selawat serta salamtercurahkan kepada sosok nabi yang tidak ada nabi lain setelahnya. Amabakdu:  \nMelihat maraknya para tukang tipu akhir-akhirini yang mengaku sebagai ahli pengobatan, merekamengobati melalui praktik sihir dan perdukunanyang tersebar di beberapa negeri denganmemanfaatkan kepolosan sebagian orang yang mayoritasnya tidak tahu apa-apa, maka sebagai bentuk nasihat karena Allah dan kepada hambahamba-Nya, kami memandang perlunya menjelaskan betapa besar bahayanya bagi Islam dan kaum muslimin, sebab mengandung sikap bergantung kepada selain Allah Ta'ala sekaligus menyelisihi perintah-Nya dan perintah Rasul-Nya ﷺ .  \nSembari memohon pertolongan kepada Allah Ta'ala, saya katakan:  \nBerobat hukumnya boleh berdasarkan  \n1 Wasiat ini diterbitkan pada buku no. 17 dari Lembaga Riset Ilmiah, Fatwa, Dakwah, dan Penyuluhan pada tahun 1402 Hijriah.  \nkesepakatan para ulama. Sebab itu, seorang muslim boleh pergi ke dokter ahli penyakit dalam, ahli bedah, ahli saraf, dan lain sebagainya; gunamemeriksa penyakitnya serta mengobatinya sesuaidengan obat-obatan yang mubah secara syariat, berdasarkan ilmu medis. Hal itu boleh karenatermasuk tindakan melakukan sebab dan akibat yang biasa dilakukan serta tidak menafikan sikaptawakal kepada Allah. Bahkan, sebenarnya Allah Subḥānahu wa Ta'ālā - telah menurunkan penyakitbeserta obatnya, ada yang mengetahuinya dan ada pula yang tidak mengetahuinya. Hanya saja, Dia tidak pernah menjadikan kesembuhan hambahamba-Nya dengan menggunakan hal-hal yang diharamkan.  \nKarenanya, orang yang sakit tidak diperkenankan pergi ke dukun-dukun yang mengaku mengetahui ilmu gaib demi mengetahui penyakitnya. Selain itu, dia tidak boleh percayaterhadap apa yang mereka beritahukan, karenamereka berbicara sebatas terkaan terkait hal gaib, atau karena mereka menghadirkan jin untukmeminta bantuan supaya memenuhi keinginan mereka. Mereka ini statusnya kafir dan sesat jika mengaku mengetahui ilmu gaib.  \nImam Muslim meriwayatkan dalam Sahihnya, bahwa Nabi ﷺ bersabda,  \n«مَنْ أَتََ عَ رَّ افًا فَسَ أَلََ ُ عَنْ شََ ْء، لَمْ تُقْ بَلْ لََ ُ صَلََّ ةٌ أَرْ بَعِ ينَ يَوْ مً ا».  \n\"Siapa yang mendatangi peramal lantas bertanya sesuatu kepadanya, maka salatnya selama empat puluh hari tidak diterima.\"  \n\"Siapa yang mendatangi seorang dukun dan mempercayai apa yang dikatakannya, maka sesungguhnya dia telah kafir (ingkar) terhadap wahyu yang telah diturunkan kepada Muhammad ﷺ .\"  \n«مَنْ أَتََ كََهِ نًا فَصَدَّ قَهُ بِمَ ا يَ قُ ولُ ، فَ قَ دْ كَ فَ رَ بِمَ ا أُنْزِ لَ عَلَ َ مُُ َمَّد  \n.»ﷺ  \n\"Siapa yang mendatangi seorang dukun, lalumempercayai apa yang dikatakannya, maka sesungguhnya dia telah kafir terhadap wahyu yang diturunkan kepada Muhammad ﷺ .\" Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Daud. Ia juga diriwayatkanoleh para penyusun kitab Sunan yang empat dan dinyatakan sahih oleh al-Ḥākim dari Nabi ﷺ dengan redaksi:  \n«مَنْ أَتََ عَ رَّ افًا أَوْكََهِ نًا فَصَدَّ قَهُ بِمَ ا يَ قُ ولُ ، فَ قَ دْ كَ فَ رَبِمَ ا أُنْزِ لَ عَلَ َ  \nمُُ َمَّد ﷺ».  \n\"Siapa yang mendatangi peramal atau dukun lalu membenarkan apa yang diucapkannya, diatelah kafir kepada apa yang telah diturunkan  \nkepada Nabi Muhammad ﷺ .\"  \n'Imrān bin Ḥuṣain -raḍiyallāhu 'anhumeriwayatkan: Rasulullah ﷺ bersabda,  \n«لَيْسَ مِ نَّا مَنْ تَطَيََّّ َ أَوْ تُطُيَّر َ لََ ُ ، أَوْ تَكَ هَّنَ أَوْ تُكُ هرنَ لََ ُ ، أَوْ سَحَرَ  \nأَوْسُحِ رَلََ ُ ، وَمَنْ أَتََ كََهِ نًا فَصَدَّ قَهُ بِمَ ا يَ قُ ولُ ، فَ قَ دْ كَ فَ رَبِمَ ا أُنْزِ لَ عَلَ َ  \nمُُ َمَّد ﷺ».  \n\"Bukan termasuk golongan kami orang yang meminta atau melakukan taṭayyur (deteksi nasibsial)","cbCais2QD4x8vxcC","https://ap.wps.com/l/cbCais2QD4x8vxcC","pdf",1642425,25,"Indonesian","# Pembukaan dan latar nasihat\n# Prinsip berobat dan sebab-akibat yang syar'i\n# Larangan mendatangi dukun dan peramal\n# Dalil hadis tentang ancaman dan kekufuran\n# Bahaya perdukunan dan tipu daya\n# Dampak bagi yang mempercayai atau mendukung","[{\"question\":\"Bagaimana hukum berobat menurut risalah ini?\",\"answer\":\"Berobat diperbolehkan berdasarkan kesepakatan ulama dan sesuai ilmu medis, dengan obat yang mubah menurut syariat. Tindakan itu termasuk menggunakan sebab-sebab tanpa menafikan sikap tawakal kepada Allah.\"},{\"question\":\"Mengapa orang sakit tidak diperbolehkan mendatangi dukun atau peramal?\",\"answer\":\"Karena mereka mengaku mengetahui ilmu gaib dan isi informasi mereka merupakan terkaan tentang yang gaib. Risalah menegaskan larangan mempercayai apa yang mereka sampaikan dan penggunaan bantuan jin untuk memenuhi keinginan pelakunya.\"},{\"question\":\"Apa dasar hadis yang disebutkan terkait larangan mendatangi dukun?\",\"answer\":\"Risalah mengutip hadis tentang orang yang mendatangi peramal lalu bertanya, serta hadis tentang orang yang mendatangi dukun dan mempercayai apa yang dikatakannya sehingga jatuh pada kekufuran terhadap wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ.\"}]","Hukum Sihir - Perdukunan, dan Hal-hal yang Berkaitan Dengannya | PDF",1791670235,39]