[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-317823-113":53,"doc-detail-317823-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","rules-of-bidah-things-included-in-it","KAIDAH-KAIDAH BID'AH - Hal-Hal yang Termasuk di Dalamnya","","Teks ini membahas kaidah-kaidah bid'ah dalam agama serta hal-hal yang masuk ke dalamnya, disertai pengantar dari penulis Syaikh Sulaiman bin Abdullah Al-Majid. Isi menegaskan bahwa bid'ah yang diharamkan dan tercela bersumber pada tidak diterapkannya kaidah serta patokan yang benar, sehingga terjadi kekacauan dalam menetapkan hukum. Pembahasan mencakup arah pandangan, perbedaan antara bid'ah dan maksiat, masalah-masalah yang terkait bid'ah, serta pengecualian dari hal-hal yang tidak termasuk bid'ah.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":10,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/rules-of-bidah-things-included-in-it/317823/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/rules-of-bidah-things-included-in-it/317823.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Himbo","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-03","2026-09-20",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Mengapa bid'ah dalam agama dianggap haram dan tercela, sementara perbedaan muncul pada amalan tertentu?","Question",{"text":110,"@type":111},"Teks menyatakan bahwa tidak ada perselisihan bahwa bid'ah dalam agama adalah haram dan tercela. Perbedaan terjadi pada amalan tertentu karena perlu ditetapkan: apakah termasuk bid'ah atau justru amalan yang benar dan disyariatkan.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Apa akibat jika kaidah dan patokan yang benar tidak diterapkan?",{"text":115,"@type":111},"Jika prinsip dasar hilang, terjadi kekacauan dalam menetapkan hukum terhadap kasus-kasus tertentu. Orang lalu membedakan hal yang sebenarnya serupa dan menyamakan hal yang sebenarnya bertentangan.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Apa contoh hal yang dibahas dalam bagian masalah-masalah yang terkait bid'ah?",{"text":119,"@type":111},"Teks memuat rincian seperti mengumandangkan syiar-syiar salat melalui pengeras suara eksternal, salam dan berjabat tangan setelah salam shalat, doa khatam Al-Qur’an, kebiasaan menetapkan ayat-doa-dzikir tertentu, serta praktik terkait hari raya dan waktu.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},317823,1790473952,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":8,"category_name":10,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":142,"read_time":143},687197100911,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/a000239b6f1da00475?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1785132997149421697","KAIDAH-KAIDAH BID'AHDan Hal-Hal yang Termasuk di Dalamnya  \nضَابِطُ الْبِدْ عَةِ وَمَا تَدْ خُلُهُ  \nPenulis:  \nSyaikh Sulaiman bin Abdullah Al-Majid  \nTerjemah oleh:  \nMuhamad Abid Hadlori, S,Ag.,Lc.  \nTerjemah lainnya KLIK DI SINI  \nAlhamdulillah telah selesai terjemah 10 Syawal 1446 –  \n8 April 2025  \nNgadirejo, Ngunut, Jumantono, Karanganyar, Jawa  \nTengah  \nDAFTAR ISI  \nPEMBUKAAN .................................................................. 6  \nPERMULAAN .................................................................. 8  \nARAH PANDANGAN DALAM MASALAH INI ........ 11  \nDAN UNTUK MEMBAHAS ARAH-ARAHPEMIKIRAN INI, DIKATAKAN:................................. 14  \nPENDAPAT YANG PALING KUAT DI ANTARA BERBAGAI PANDANGAN:......................................... 30  \nPENYERUPAAN DALAM URUSAN KEBIASAAN/ADAT ...................................................... 53  \nPERBEDAAN ANTARA BID’AH DAN MAKSIAT ... 57  \nMASALAH-MASALAH YANG TERKAIT DENGAN BID’AH: .......................................................................... 59  \n1-Mengumandangkan Syiar-syiar Salat (seperti bait-bait shalawatan/pujian tertentu yang sering  \nterdengar baik sebelum dan sesudah adzan, maupun sesudah shalat dilaksanakan) Melalui Pengeras Suara Eksternal (luar) .............................. 59  \n2-Salam dan berjabat tangan setelah salam dari shalat............................................................................ 61  \n3-Doa khatam Al-Qur’an .......................................... 63  \n4-Kebiasaan menetapkan ayat-ayat, doa-doa, danzikir-zikir tertentu dalam kondisi tertentu:........... 71  \n5-Hari Raya yang Berkaitan dengan Waktu: ......... 77  \n6-Mengenakan Pakaian Tertentu oleh Para Ulama atau Ahli Zuhud: ........................................................ 85  \n7-Mengkhususkan Hari Raya dan Hari Jumat untuk Ziarah Kubur: .................................................. 86  \nHAL-HAL YANG TIDAK TERMASUK DALAMBID‘AH ........................................................................... 87  \n1-Sarana Penyampaian Agama:............................... 87  \n2-Begitu pula hal-hal yang mereka ciptakan dalampengelompokan ilmu:................................................ 89  \n3-Bertasbih dengan menggunakan tasbih (butiranatau biji tasbih):......................................................... 90  \n4-Garis lurus untuk meluruskan shaf dalam shalat dan tanda permulaan thawaf: .................................. 93  \n5-Acara Penghargaan untuk Para Siswa ................ 94  \n6-Lantunan dan Nasyid ............................................. 95  \n7-Mengenai pembatas antara laki-laki dan perempuan di masjid: ............................................. 101  \nCABANG-CABANG PENYERUPAAN DALAMPERKARA ADAT/KEBIASAAN ................................ 103  \nINILAH RINGKASAN DARI HAL-HAL PALING PENTING YANG TERCANTUM DALAM MAKALAH INI ................................................................................. 106  \nHUKUM BID‘AH BERDASARKAN PENYERUPAANTERHADAP IBADAH TERJADI DALAM DUA BENTUK ....................................................................... 107  \nPEMBUKAAN  \nِبسْمِ اللّٰه ِ الَّرحْ مٰنِ الَّرحِ يْمِ  \nDengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.  \nSegala puji hanya milik Allah semata. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi ﷺ yang tidak ada nabi setelahnya, kepada keluarga dan seluruh sahabat beliau. Amma ba'du:  \nPada pertemuan para ulama dan dai yang diselenggarakan pada tanggal 16 Rabi'ul Akhir 1428 H, Syaikh Sulaiman bin Abdullah Al-Majid menyampaikansebuah makalah dasar tentang (Kaidah-Kaidah Dalam Menyikapi Orang yang Berbeda Pendapat) . Makalah tersebut telah dibahas oleh para masyaikh yang hadir, dan mereka pun memberikan tambahan serta usulan-usulan terhadapnya, dengan harapan makalah tersebut akan diterbitkan dalam bentuk yang sempurna –insya Allah– danakan dipublikasikan di situs “al-Muslim”.  \nMenjelang diterbitkannya makalah tersebut, Syaikh Sulaiman menulis terlebih dahulu se","cbCaiqHu01LZaeUP","https://ap.wps.com/l/cbCaiqHu01LZaeUP","pdf",1283327,110,"Indonesian","# DAFTAR ISI\n## PEMBUKAAN\n## PERMULAAN\n## ARAH PANDANGAN DALAM MASALAH INI\n## PENDAPAT YANG PALING KUAT DI ANTARA BERBAGAI PANDANGAN\n## PENYERUPAAN DALAM URUSAN KEBIASAAN/ADAT\n## PERBEDAAN ANTARA BID’AH DAN MAKS IAT\n## MASALAH-MASALAH YANG TERKAIT DENGAN BID’AH\n## HAL-HAL YANG TIDAK TERMASUK DALAM BID‘AH\n## CABANG-CABANG PENYERUPAAN DALAM PERKARA ADAT/KEBIASAAN","[{\"question\":\"Mengapa bid'ah dalam agama dianggap haram dan tercela, sementara perbedaan muncul pada amalan tertentu?\",\"answer\":\"Teks menyatakan bahwa tidak ada perselisihan bahwa bid'ah dalam agama adalah haram dan tercela. Perbedaan terjadi pada amalan tertentu karena perlu ditetapkan: apakah termasuk bid'ah atau justru amalan yang benar dan disyariatkan.\"},{\"question\":\"Apa akibat jika kaidah dan patokan yang benar tidak diterapkan?\",\"answer\":\"Jika prinsip dasar hilang, terjadi kekacauan dalam menetapkan hukum terhadap kasus-kasus tertentu. Orang lalu membedakan hal yang sebenarnya serupa dan menyamakan hal yang sebenarnya bertentangan.\"},{\"question\":\"Apa contoh hal yang dibahas dalam bagian masalah-masalah yang terkait bid'ah?\",\"answer\":\"Teks memuat rincian seperti mengumandangkan syiar-syiar salat melalui pengeras suara eksternal, salam dan berjabat tangan setelah salam shalat, doa khatam Al-Qur’an, kebiasaan menetapkan ayat-doa-dzikir tertentu, serta praktik terkait hari raya dan waktu.\"}]","KAIDAH-KAIDAH BID'AH - Hal-Hal yang Termasuk di Dalamnya | PDF",1789938759,169]