[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-228945-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":85,"doc-detail-228945-id":132},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":78,"head_meta":80,"extra_data":82,"updated_unix":84},113,"id","role-of-the-red-and-white-villagesubdistrict-cooperative-as-a-driver-of-sustainable-local-wisdom-based-economic-development","Peran Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Sebagai Penggerak Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal","","Penelitian ini menganalisis peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi berkelanjutan berbasis kearifan lokal, sekaligus menelaah tantangan serta strategi pengembangannya dalam mendukung pembangunan ekonomi desa. Studi menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) melalui kajian jurnal, regulasi, dan literatur relevan. Analisis data dilakukan melalui content analysis. Hasil menunjukkan peran strategis dalam akses pembiayaan, penguatan distribusi pertanian dan UMKM, penciptaan kerja lokal, peningkatan nilai tambah produk desa, ketahanan pangan, dan inklusi keuangan, dengan kebutuhan penguatan tata kelola partisipatif, digitalisasi, SDM, dan sinergi multipihak.",{"@graph":14,"@context":77},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/role-of-the-red-and-white-villagesubdistrict-cooperative-as-a-driver-of-sustainable-local-wisdom-based-economic-development/228945/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/role-of-the-red-and-white-villagesubdistrict-cooperative-as-a-driver-of-sustainable-local-wisdom-based-economic-development/228945.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Maeve","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",7,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69,73],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa tujuan utama penelitian tentang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih?","Question",{"text":63,"@type":64},"Penelitian bertujuan menganalisis peran KDMP sebagai penggerak ekonomi berkelanjutan berbasis kearifan lokal serta mengidentifikasi tantangan dan strategi pengembangannya untuk mendukung pembangunan ekonomi desa.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Pendekatan penelitian apa yang digunakan dalam studi ini?",{"text":68,"@type":64},"Studi menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) melalui pengkajian jurnal ilmiah, regulasi, dan literatur relevan. Analisis data memakai metode content analysis.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Apa saja dampak strategis KDMP menurut hasil penelitian?",{"text":72,"@type":64},"KDMP berperan meningkatkan akses pembiayaan masyarakat, memperkuat distribusi hasil pertanian dan UMKM, menciptakan lapangan kerja lokal, meningkatkan nilai tambah produk desa, serta memperkuat ketahanan pangan dan inklusi keuangan.",{"name":74,"@type":61,"acceptedAnswer":75},"Tantangan apa yang masih dihadapi dalam implementasi KDMP?",{"text":76,"@type":64},"Implementasi KDMP menghadapi tantangan seperti rendahnya kapasitas SDM, lemahnya literasi digital, potensi tumpang tindih dengan BUMDes, dan risiko politisasi kelembagaan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":79,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":81,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":83,"site_id":7},228945,1789031243,{"code":4,"msg":86,"data":87},"success",[88,93,97,101,105,109,112,116,120,124,128],{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":91,"slug":92},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":91,"slug":96},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":91,"slug":100},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":91,"slug":104},51,"Komik","comic",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":107,"show_sort_weight":91,"slug":108},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":91,"slug":111},54,"research-report",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":91,"slug":115},49,"Sastra","literature",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":91,"slug":119},52,"Teknologi","technology",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":91,"slug":123},50,"Ujian","exam",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":91,"slug":127},57,"Umum","general",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":130,"show_sort_weight":4,"slug":131},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":86,"data":133},{"doc_id":83,"user_id":134,"nickname":42,"user_avatar":135,"doc_module":4,"category_id":110,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":136,"file_id":137,"file_url":138,"file_type":139,"file_size":140,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":141,"language":142,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":143,"faqs":144,"seo_title":145,"seo_description":12,"update_tm":84,"read_time":146},5909877438554,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/5600025385ad2bf12a7?_k=1778553567797529272","| | MANAGEMENT AND BUSINESS PROGRESS\u003Cbr>EISSN : 2964-9560\u003Cbr>[www.journal.stie-binakarya.ac.id](www.journal.stie-binakarya.ac.id) |\n| --- | --- |\n\nPeran Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Sebagai Penggerak Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal  \nRodi Syafrizal 1 *, Rusmewahni 1  \nSekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bina Karya1 Email: [rodisyafrizal@gmail.com](rodisyafrizal@gmail.com) *  \nABSTRACT  \nThis study aims to analyze the role of the Merah Putih Village/Sub-district Cooperative as adriver of sustainable economic development based on local wisdom and to identify challengesand development strategies in supporting village economic development. This study uses a qualitative approach with a literature study method (library research) through the review of various scientific journals, regulations, and relevant literature. Data analysis techniques are carried out using the content analysis method by identifying, reviewing, and interpreting various information according to the research focus. The results show that KDMP has a strategic role in increasing community access to financing, strengthening the distribution of agricultural products and MSMEs, creating local jobs, increasing the added value of village products, and strengthening food security and financial inclusion of village communities. Furthermore, the integration of local wisdom values such as mutual cooperation, deliberation, social solidarity, and community participation is a crucial foundation for strengthening the sustainability of village cooperatives. However, the implementation of the KDMP still faces various challenges, such as low human resource capacity, weak digital literacy, potential overlap with Village-Owned Enterprises (BUMDes), and the risk of institutional politicization. Therefore, strengthening participatory governance, digitalizing cooperatives, developing human resources, and fostering multi-stakeholder synergy are necessary to realize professional, inclusive, and sustainable village cooperatives.  \nKeywords: Red and White Village Cooperative, local wisdom, village economy & sustainable development  \nABSTRAK  \nPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi berkelanjutan berbasis kearifan lokal serta mengidentifikasitantangan dan strategi pengembangannya dalam mendukung pembangunan ekonomi desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) melalui pengkajian berbagai jurnal ilmiah, regulasi, dan literatur yang relevan. Teknik analisis data dilakukan menggunakan metode content analysis dengan mengidentifikasi, mengkaji, dan menginterpretasikan berbagai informasi sesuai fokus  \npenelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KDMP memiliki peran strategis dalam meningkatkan akses pembiayaan masyarakat, memperkuat distribusi hasil pertanian dan UMKM, menciptakan lapangan kerja lokal, meningkatkan nilai tambah produk desa, sertamemperkuat ketahanan pangan dan inklusi keuangan masyarakat desa. Selain itu, integrasinilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, musyawarah, solidaritas sosial, dan partisipasimasyarakat menjadi fondasi penting dalam memperkuat keberlanjutan koperasi desa. Namundemikian, implementasi KDMP masih menghadapi berbagai tantangan seperti rendahnyakapasitas sumber daya manusia, lemahnya literasi digital, potensi tumpang tindih dengan BUMDes, serta risiko politisasi kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan tatakelola partisipatif, digitalisasi koperasi, pengembangan sumber daya manusia, serta sinergi multipihak guna mewujudkan koperasi desa yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan. Kata kunci: Koperasi Desa Merah Putih, kearifan lokal, ekonomi desa & Pembangunan berkelanjutan  \nPENDAHULUAN  \nSaat ini pemerintah telah merencanakan pembangunan ekonomi nasional yang berfokuspada pembangunan ekonomi desa sebagai fondasi utama penguatan ekonomi masyarakat. Pembangunan desa merupakan fondasi strategis da","cbCaicYenxSuQGmF","https://ap.wps.com/l/cbCaicYenxSuQGmF","pdf",363570,13,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Kebijakan dan latar belakang pembangunan ekonomi desa\n## Tantangan ketimpangan dan kelembagaan ekonomi desa\n## Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih\n## Harapan peran koperasi dalam kegiatan ekonomi desa","[{\"question\":\"Apa tujuan utama penelitian tentang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan menganalisis peran KDMP sebagai penggerak ekonomi berkelanjutan berbasis kearifan lokal serta mengidentifikasi tantangan dan strategi pengembangannya untuk mendukung pembangunan ekonomi desa.\"},{\"question\":\"Pendekatan penelitian apa yang digunakan dalam studi ini?\",\"answer\":\"Studi menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) melalui pengkajian jurnal ilmiah, regulasi, dan literatur relevan. Analisis data memakai metode content analysis.\"},{\"question\":\"Apa saja dampak strategis KDMP menurut hasil penelitian?\",\"answer\":\"KDMP berperan meningkatkan akses pembiayaan masyarakat, memperkuat distribusi hasil pertanian dan UMKM, menciptakan lapangan kerja lokal, meningkatkan nilai tambah produk desa, serta memperkuat ketahanan pangan dan inklusi keuangan.\"},{\"question\":\"Tantangan apa yang masih dihadapi dalam implementasi KDMP?\",\"answer\":\"Implementasi KDMP menghadapi tantangan seperti rendahnya kapasitas SDM, lemahnya literasi digital, potensi tumpang tindih dengan BUMDes, dan risiko politisasi kelembagaan.\"}]","Peran Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Sebagai Penggerak Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal | PDF",20]