[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-232777-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-232777-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","role-of-digital-learning-platforms-in-supporting-inclusive-quality-learning","Peran Platform Pembelajaran Digital dalam Mendukung Pembelajaran Berkualitas yang Inklusif","","Peran platform pembelajaran digital dijelaskan sebagai penggerak utama perluasan akses pendidikan dan peningkatan mutu belajar melalui ragam sumber materi. Tinjauan menyoroti perkembangan PPD di Indonesia serta contoh platform global dan nasional yang telah memfasilitasi pembelajaran jarak jauh, bimbingan interaktif, tutor kunjung, dan layanan manajemen belajar. Studi risalah kebijakan berbasis FGD, wawancara, dan survei daring menilai strategi PPD pemerintah dan swasta dari sisi target pengguna, produksi materi, serta riset dan pengembangan untuk mendukung pembelajaran yang berkualitas dan inklusif.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/role-of-digital-learning-platforms-in-supporting-inclusive-quality-learning/232777/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/role-of-digital-learning-platforms-in-supporting-inclusive-quality-learning/232777.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Graffin","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-05","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",7,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa yang dimaksud dengan PPD dan bagaimana perannya dalam pendidikan?","Question",{"text":63,"@type":64},"PPD adalah platform pembelajaran digital yang membantu perluasan akses pendidikan, termasuk lewat pembelajaran jarak jauh, sekaligus menyediakan materi berkualitas dari berbagai sumber.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Apa perbedaan pengelolaan PPD pemerintah dan swasta?",{"text":68,"@type":64},"PPD pemerintah yang disebut dalam naskah adalah Rumah Belajar, sedangkan PPD swasta dikelola oleh pihak privat seperti Ruangguru dan Quipper. Perbedaannya tampak pada strategi target pengguna, produksi materi, riset dan pengembangan, serta promosi.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Bagaimana pendekatan produksi materi belajar berbeda antara Rumah Belajar dan aplikasi swasta?",{"text":72,"@type":64},"Aplikasi swasta melakukan seleksi ketat dan memiliki tim pengembang konten serta produksi video secara profesional dan terjadwal. Rumah Belajar tidak memproduksi secara terpusat; pengelola mengundang pembuat konten, lalu materi dinilai oleh tim untuk menentukan kelayakan tampil.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},232777,1789073607,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},3573418547284,"https://eur-avatar.wpscdn.com/davatar_994ba38a5ba835b3df7d355c54d3ed8d","PERAN PLATFORM  \nPEMBELAJARAN DIGITAL DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN BERKUALITAS YANG INKLUSIF  \nPENDAHULUAN  \nP  \nara peserta didik generasi saat ini adalah para pribumi digital yang mencerna perkembangan teknologi digital secara natural. Internet dan teknologi digital secara umum sekarang telah menjadi bagian penting dari proses pendidikan. Laporan Badan Pusat Statistik (BPS, 2018) menyebutkan bahwa 52,6% siswa dari  \nseluruh jenjang mengakses internet secara rutin dan 65,5% di antara mereka melakukannya untuk mengerjakantugas sekolah. Data ini menguatkan hasil survei global yang dilakukan Universitas Cambridge pada tahun 2018 yang dilakukan di 10 negara termasuk Indonesia. Survei tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 42% siswamenggunakan telepon pintar dan 48% menggunakan komputer meja dalam pembelajaran.  \nTren digitalisasi ini bukan hanya membantu memperluas aksespendidikan melaluipembelajaranjarak jauh, tapijuga memungkinkan siswa memperoleh materi-materi pembelajaran yang berkualitas dari berbagai sumber. Menjelang dekade kedua abad 21, “pasar” pendidikan mulai dibanjiri oleh beragam platform pembelajaran digital (selanjutnya disingkat PPD). Dalam ranah global telah dikenal nama-nama seperti Khan Academy, Byju’s, Geeky, Brainly, hingga Quipper, sedangkan di Indonesia sendiri terjadi pertumbuhan PPD sejak 2007 denganjumlah pengguna yang terus bertumbuh hingga menjadi yang tertinggi diASEAN (Kompas, 2019) . Nama-namalokal seperti Rumah Belajar, Ruangguru, Zenius, Mejakita, hingga Harukaedu telah akrab dalam kesehariansiswa dan guru di Indonesia. Berbagai PPD tersebut menyediakan materi pelajaran, bimbingan belajar interaktif, tutor kunjung, hingga aplikasi sistem manajemen belajar.  \nGambar 1 Perkembangan Platform Pembelajaran Digital di Indonesia  \n2014  \n2011  \n2013  \n2017  \n2007  \n2016  \n2015  \nSumber: Diolah Puslitjakdikbud dari berbagaisumber, 2019  \nNaskah risalah kebijakan ini didasarkan pada studi Puslitjakdikbud pada 2019 yang berjudul “Digitalisasi dan Pembelajaran Berkualitas yang Inklusif.” Studi tersebut bertujuan untuk memperoleh rekomendasikebijakan terkait dengan perbaikan pada platform pembelajaran Rumah Belajar milik Pemerintah, agar menjadi lebih bermutu. Studi kualitatif ini dilakukan dengan teknik FGD, wawancara, dan survei daring yang melibatkan informan serta responden dari tim manajemen platform pembelajaran digital di Jakarta serta guru, orangtua, dan siswa SMP dan SMA di 5 kota/kabupaten: Banyumas, Trenggalek, Palembang, Badung, dan Bantaeng. Kelimanya merupakan wilayah yang Pemerintah Daerahnya pernah memiliki kerja sama dengan berbagai platform belajar digital, baik milik pemerintah maupun swasta.  \nPENGELOLAAN PPD  \nDari sisi institusi pengelola, PPD dapat dikelompokkan menjadi dua: yang dikelola pemerintah danyang dikelolaswasta. Satu-satunya PPD yang dikelola oleh pemerintah, dalam hal ini Kemendikbud, adalah Rumah Belajar. Sedangkan PPD yang dikelola oleh swasta sangat banyak, yang paling populer di antaranya adalah Ruangguru dan Quipper. Terdapat perbedaan penetapan strategi dari kedua kelompok platform tersebut terkait target pengguna, produksi materi belajar, riset dan pengembangan, dan promosi.  \n Target Pengguna  \nPada PPD swasta, target pengguna utama adalah siswa. Hampir semua video pembelajaran yang disajikandisesuaikan dengan kebutuhan siswa menurut tingkat pendidikan atau target capaian spesiﬁk mereka. Namun, sebagian juga memiliki beberapa ﬁtur yang diperuntukkan untuk guru, misalnya ﬁtur sistem manajemen belajar (learning management system/LMS) .  \nBerbeda dari PPD swasta, prinsip pengembangan Rumah Belajar adalah pemberdayaan guru. Guru menjadi fasilitator yang dapat menjembatani siswa dan layanan Rumah Belajar. Namun, penargetan pada guru inicenderung ambigu karena sebagian besar konten Rumah Belajar dibuat untuk dapat diakses oleh siswa secara mandiri.  \n Produksi Materi Belajar  \nPengelola swasta melakukan seleksi yang ketat terhadap materi yang diunggah dalam aplikasi. Quipper ","cbCaifCbKcedID2v","https://ap.wps.com/l/cbCaifCbKcedID2v","pdf",2353934,8,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Perkembangan Platform Pembelajaran Digital\n# Pengelolaan PPD\n## Target Pengguna\n## Produksi Materi Belajar\n## Riset dan Pengembangan","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan PPD dan bagaimana perannya dalam pendidikan?\",\"answer\":\"PPD adalah platform pembelajaran digital yang membantu perluasan akses pendidikan, termasuk lewat pembelajaran jarak jauh, sekaligus menyediakan materi berkualitas dari berbagai sumber.\"},{\"question\":\"Apa perbedaan pengelolaan PPD pemerintah dan swasta?\",\"answer\":\"PPD pemerintah yang disebut dalam naskah adalah Rumah Belajar, sedangkan PPD swasta dikelola oleh pihak privat seperti Ruangguru dan Quipper. Perbedaannya tampak pada strategi target pengguna, produksi materi, riset dan pengembangan, serta promosi.\"},{\"question\":\"Bagaimana pendekatan produksi materi belajar berbeda antara Rumah Belajar dan aplikasi swasta?\",\"answer\":\"Aplikasi swasta melakukan seleksi ketat dan memiliki tim pengembang konten serta produksi video secara profesional dan terjadwal. Rumah Belajar tidak memproduksi secara terpusat; pengelola mengundang pembuat konten, lalu materi dinilai oleh tim untuk menentukan kelayakan tampil.\"}]","Peran Platform Pembelajaran Digital dalam Mendukung Pembelajaran Berkualitas yang Inklusif | PDF",12]