[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-40735-id":3,"doc-seo-40735-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},40735,687197207057,"Sage","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0",49,"Sastra","Rich Dad Poor Dad","Buku ini berangkat dari pengalaman penulis bersama dua figur ayah: ayah kaya yang menekankan cara berpikir finansial dan ayah miskin yang mewakili pola kerja untuk mendapatkan gaji. Isi pengantarnya mengkritisi pendidikan konvensional yang mengejar nilai dan ranking, tetapi tidak menyiapkan anak menghadapi dunia nyata. Rasa kecewa anak pada pelajaran yang tak terpakai menjadi pemantik utama untuk memperkenalkan kebutuhan melek finansial, pengelolaan bisnis sendiri, serta pemahaman pajak dan cara orang kaya menciptakan uang.","Robert T. Kiyosaki  \nBersama SHARON L. LECHTER C.P.A.  \nBuku ini dipersembahkan kepadasemua orangtua di mana pun mereka berada, guru-guru yang paling penting bagi anak mereka.  \nUcapan TerimaKasih  \nBagaimana seseorang mengucapkan \"terima kasih\" bila ada begitu banyak orang yang harus diberi ucapan itu? Buku ini jelas-jelas merupakan ucapan terima kasih kepada dua ayah saya yang merupakan model peran yang amat kuat, dan kepada ibu saya yang mengajarkan cinta dan kebaikan kepada saya.  \nAkan tetapi, orang yang paling langsung berperan hingga buku ini menjadi kenyataan adalah istri saya, Kim, yang membuat hidup sayasempurna. Kim adalah partner saya dalam pernikahan, bisnis, dan hidup. Tanpa dia saya akan tersesat. Terima kasih kepada orangtua Kim, Winnie dan Bill Meyer yang telah membesarkan seorang putri yang luar biasa. Saya berterima kasih kepada Sharon Lechter yang mengumpulkan lembaran-Iembaran buku ini dalam komputer saya dan merangkainya menjadi satu. Terima kasih kepada suami Sharon, Mike, yang telah menjadi pengacara kekayaan intelektual, dan anakanak mereka Phillip, Shelly, dan Rick atas partisipasi dan kerja sama mereka. Saya juga berterima kasih kepada Keith Cunningham atas kebijakan dan inspirasi finansialnya ; Larry dan Lisa Clark atas anugerahpersahabatan dan dukungan mereka ; Rolf Parta atas kejeniusan teknisnya ; Anne Nevin, Bobbi DePorter, dan Joe Chapon ataswawasan-wawasan mereka dalam pembelajaran ; DC dan John Harrison,  \nJannie Tay, Sandy Khoo, Richard dan Veronica Tan, Peter Johnston dan Suzi Dafnis, Jacqueline Seow, Nyhl Henson, Michael dan Monette Hamlin, Edwin dan Camilla Khoo, K. C. See dan Jessica See atas dukungan profesional mereka ; Kevin dan Sara dari InSync atas grafikgrafik brilian mereka ; John dan Shari Burley, Bill dan Cindy Shopoff, Van Tharp, Diane Kennedy, C.W. Allen, Marilu Deignan, Kim Arries, dan Tom Weisenborn atas intelegensi finansial mereka. Sam Georges, Anthony Robbins, Enid Vien, Lawrence dan Jayne Taylor-West, Alan Wright, Zig Ziglar, atas kejelasan mental mereka ; J.W. Wilson, Marty Weber, Randy Craft, Don Mueller, Brad Walker, Blair dan Eileen Singer, Wayne dan Lynn Morgan, Mimi Brennan, Jerome Summers, Dr. Peter Powers, Will Hepburn , Dr. Enrique Teuscher, Dr. Robert Marin, Betty Oyster, Julie Belden, Jamie Danforth, Cherie Clark, Rick Merica, Joia Jitahide, Jeff Bassett, Dr. Tom Burns, dan Bill Galvin yang telah menjadi teman dan pendukung hebat dalam proyekini ; kepada Center Managers dan puluhan ribu lulusan Money and You and The Business School for Entrepreneurs; dan kepada Frank Crerie, Clint Miller, Thomas Allen, dan Norman Long karena telah menjadi partner hebat dalam bisnis.  \nDaftar Isi  \nAda Suatu Kebutuhan X I  \nPELAJARAN  \nBab Satu Ayah yang Kaya, Ayah yang Miskin 1  \nBab Dua Pelajaran Satu—  \nOrang Kaya Tidak Bekerja untuk Uang 13  \nBab Tiga Pelajaran Dua—  \nMengapa Mengajarkan Melek Finansial? 57  \nBab Empat Pelajaran Tiga—  \nUruslah Bisnis Anda Sendiri 93  \nBab Lima Pelajaran Empat—  \nSejarah Pajak dan Kekuatan Korporasi 105  \nBab Enam Pelajaran Lima—  \nOrang Kaya Menciptakan Uang 121  \nBab Tujuh Pelajaran Enam—  \nBekerja untuk Belajar—Jangan Bekerja  \nuntuk Uang 149  \nPERMULAAN  \nBab Delapan Mengatasi Berbagai Hambatan 167  \nBab Sembilan Memulai 191  \nBab Sepuluh Masih Ingin Lagi? 221  \nEpilog Bagaimana Membayar Biaya Kuliah Anak Kita yang Kian Mahal 229  \nTentang Penulis 235  \nPENGANTAR  \nAdaSuatu Kebutuhan  \nApakah sekolah menyiapkan anak-anak kita untuk menghadapi  \ndunia yang riil? \"Belajarlah yang giat dan raihlah angka yang baik, dankamu akan mendapat pekerjaan yang berupah tinggi dengan tunjangandan keuntungan yang besar,\" begitu kata orangtua saya dulu. Tujuan hidup mereka adalah agar kakak perempuan saya dan saya bisa kuliahdi perguruan tinggi, sehingga kami akan mempunyai peluang yang sangat besar untuk berhasil dalam hidup kami. Ketika akhirnya saya meraih gelar diploma saya pada 1976—lulus dengan predikat tinggi, dan nyaris yang teratas di kelas say","cbCaijERdKtNwXjW","https://ap.wps.com/l/cbCaijERdKtNwXjW","pdf",1608885,3,1,244,"Indonesian","id",113,"# Daftar Isi\n## Pelajaran\n## Permulaan\n## Pengantar","[{\"question\":\"Apa kritik utama buku terhadap sistem sekolah atau pendidikan?\",\"answer\":\"Buku menyoroti bahwa sekolah berfokus pada belajar giat, angka, dan ranking, tetapi tidak menyiapkan anak untuk menghadapi dunia riil.\"},{\"question\":\"Mengapa anak dalam cerita merasa keberatan dengan pelajaran yang diberikan?\",\"answer\":\"Anak merasa bosan dan capai karena menganggap materi yang dipelajari tidak akan pernah digunakan dalam kehidupan nyata.\"},{\"question\":\"Apa tujuan besar penulis terkait pendidikan dan pemikiran finansial?\",\"answer\":\"Penulis menekankan kebutuhan akan melek finansial agar anak memiliki kemampuan menghadapi realitas dunia, bukan sekadar mengejar pekerjaan bergaji dan prestasi akademik semata.\"}]",1783314679,376,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"rich-dad-poor-dad","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/sastra/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/rich-dad-poor-dad/40735/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-14","2026-07-06",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa kritik utama buku terhadap sistem sekolah atau pendidikan?","Question",{"text":75,"@type":76},"Buku menyoroti bahwa sekolah berfokus pada belajar giat, angka, dan ranking, tetapi tidak menyiapkan anak untuk menghadapi dunia riil.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Mengapa anak dalam cerita merasa keberatan dengan pelajaran yang diberikan?",{"text":80,"@type":76},"Anak merasa bosan dan capai karena menganggap materi yang dipelajari tidak akan pernah digunakan dalam kehidupan nyata.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa tujuan besar penulis terkait pendidikan dan pemikiran finansial?",{"text":84,"@type":76},"Penulis menekankan kebutuhan akan melek finansial agar anak memiliki kemampuan menghadapi realitas dunia, bukan sekadar mengejar pekerjaan bergaji dan prestasi akademik semata.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,102,106,110,114,118,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":96,"slug":101},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":103,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":104,"show_sort_weight":96,"slug":105},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":107,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":108,"show_sort_weight":96,"slug":109},51,"Komik","comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":112,"show_sort_weight":96,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":116,"show_sort_weight":96,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":119},"literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]