[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-127166-id":3,"doc-seo-127166-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":98},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},127166,3985741905716,"Rowan","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_994ba38a5ba835b3df7d355c54d3ed8d",54,"Penelitian & Laporan","Review - Identifikasi Tanaman Ganja (Cannabis sativa L.) Menggunakan Pencitraan Spektral dan Machine Learning","Review ini membahas tanaman Cannabis sativa L. yang dikenal sebagai ganja dan mariyuana, termasuk kandungan lebih dari 100 senyawa cannabinoid seperti THC dan CBD serta dampak biologisnya. Artikel menyoroti larangan ganja di Indonesia berdasarkan UU No. 35 Tahun 2009 dan tantangan penegakan hukum akibat penyalahgunaan yang meluas. Fokus kajian diarahkan pada alternatif identifikasi ladang ganja melalui pencitraan spektral non-destruktif berbasis penginderaan jauh yang murah, dipadukan dengan machine learning untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi. Literatur ini bertujuan merangkum metode teknis untuk optimalisasi penegakan hukum.","|  |  |  |\n| --- | --- | --- |\n|  | ISSN: 2623-0321\u003Cbr>Doi: 10.56013/bio.v14i1.3865\u003Cbr>[http://ejurnal.uij.ac.id/index.php/BIO](http://ejurnal.uij.ac.id/index.php/BIO)[https://read.bookcreator.com/5vq6S5MLeqa4j9EC0u9Z](https://read.bookcreator.com/5vq6S5MLeqa4j9EC0u9Z)[ ](https://read.bookcreator.com/5vq6S5MLeqa4j9EC0u9Z)fHHKTAU2/EYtGQIu9RYaQ0sbo-lARkQ |  |\n\nReview: Identifikasi Tanaman Ganja (Cannabis sativa L.) Menggunakan Pencitraan Spektral dan Machine Learning  \nDyan Vicky Sandhi1, Sonny Kristianto2  \n*Coresponding Author: Dyan Vicky Sandhi  \n[Email Coresponding Author:](Email Coresponding Author: dyan.vicky.sandhi-2023@pasca.unair.ac.id)[ ](Email Coresponding Author: dyan.vicky.sandhi-2023@pasca.unair.ac.id)[dyan.vicky.sandhi-2023@pasca.unair.ac.id](Email Coresponding Author: dyan.vicky.sandhi-2023@pasca.unair.ac.id)[ ](Email Coresponding Author: dyan.vicky.sandhi-2023@pasca.unair.ac.id)Universitas Airlangga, Indonesia  \nArticle History  \nReceived: February 21, 2025  \nAccepted: February 26, 2025  \nPublished: February 27, 2025 Dyan Vicky Sandhi *  \nE-mail: dyan.vicky.sandhi- [2023@pasca.unair.ac.id](2023@pasca.unair.ac.id)  \n[No. HP/WA: 081326674661](No. HP/WA: 081326674661)  \nABSTRAK  \nCannabis sativa L. dikenal sebagai ganja atau mariyuana mengacu kepadatanaman, kuncup, bunga, daun, biji kering, batang dan akar. Tanaman ini mengandung lebih dari 100 senyawa turunan (cannabinoid), meliputi tetrahydrocannabinol (THC) dan cannabidiol (CBD) serta senyawa lain. Secara hukum ganja dilarang di Indonesia berdasarkan UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika serta diklasifikasikan sebagai narkotika golongan I. Penyalahgunaanganja di Indonesia menyebar masif dan tidak terkendali hal ini menjadi tantangan dalam penegakan hukum. Alternatif untuk identifikasi ladang ganja dengan memanfaatkan teknologi pencitraan spektral yang dipadukan dengan machine learning. Pencitraan spektral merupakan metode non-destruktif dengancakupan luas, yang dilakukan secara penginderaan jauh serta berbiaya murahdibandingkan survei langsung ke lapangan. Pengolahan data serta analisis dengan machine learning akan meningkatkan akurasi serta efisiensi waktu. Perpaduan pencitraan spektral dan machine learning telah terbukti didalamberbagai penelitian untuk identifikasi serta pemantauan perkembangankultivasi ganja, serta andal untuk diterapkan. Studi literatur dalam penelitian ini bertujuan memberikan gambaran metode danteknis dalamidentifikasi ganja, sehingga dapat dioptimalkan untuk penegakan hukum di Indonesia.  \nKata Kunci: Ganja, Tetrahydrocannabinol, Cannabidiol, Citra spektral, Machine learning.  \nABSTRACT  \nCannabis sativa L., commonly known as ganja or marijuana, refers to the plant, its buds, flowers, leaves, dried seeds, stems, and roots. This plant contains more than 100 cannabinoid compounds, including tetrahydrocannabinol (THC) and cannabidiol (CBD), along with other substances. Legally, cannabis is prohibited in Indonesia under Law No. 35 of 2009 on Narcotics and is classified as a class I narcotics. The widespread and uncontrolled misuse of cannabis in Indonesia presents a significant challenge for law enforcement. An alternative method for identifying cannabis fields involves using spectral imaging technology combined with machine learning. Spectral imaging is a nondestructive, wide-coverage method that utilizes remote sensing and is more cost-effective compared to direct field surveys. Data processing and analysis with machine learning enhance accuracy and efficiency. The combination of spectral imaging and machine learning has been proven in various studies for identifying and monitoring cannabis cultivation, making it a reliable approach. This literature review aims to provide insights into methods and techniques for cannabis identification, which can be optimized for law enforcement in Indonesia.  \nKeywords: Cannabis, Cannabis sativa L, Spectral Imaging, Remote Sensing, Machine Learning.  \nI. PENDAHULUAN  \nCannabis sativa L. merupakan salah s","cbCaieUNQ61r1hcz","https://ap.wps.com/l/cbCaieUNQ61r1hcz","pdf",474099,8,1,16,"Indonesian","id",113,"# Abstrak\n# Kata Kunci\n# Pendahuluan\n## Latar belakang Cannabis sativa L.\n## Landasan hukum di Indonesia\n## Data dan konteks penegakan hukum","[{\"question\":\"Apa tujuan utama review tentang identifikasi Cannabis sativa L.?\",\"answer\":\"Memberikan gambaran metode dan teknis identifikasi ganja melalui pencitraan spektral dan machine learning agar dapat dioptimalkan untuk penegakan hukum di Indonesia.\"},{\"question\":\"Mengapa pencitraan spektral relevan untuk identifikasi ladang ganja?\",\"answer\":\"Pencitraan spektral merupakan metode non-destruktif, cakupan luas, berbasis penginderaan jauh, dan lebih biaya efektif dibanding survei langsung ke lapangan.\"},{\"question\":\"Bagaimana machine learning berkontribusi terhadap hasil identifikasi?\",\"answer\":\"Pengolahan data dan analisis dengan machine learning meningkatkan akurasi sekaligus efisiensi waktu, serta mendukung identifikasi dan pemantauan perkembangan kultivasi ganja.\"}]","Review - Identifikasi Tanaman Ganja (Cannabis sativa L.) Menggunakan Pencitraan Spektral dan Machine Learning | PDF",1785937296,25,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":93,"head_meta":95,"extra_data":97,"updated_unix":29},"review-cannabis-identification-cannabis-sativa-l-using-spectral-imaging-and-machine-learning","",{"@graph":37,"@context":92},[38,55,75],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/review-cannabis-identification-cannabis-sativa-l-using-spectral-imaging-and-machine-learning/127166/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"image":57,"author":62,"headline":13,"publisher":64,"fileFormat":67,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":68,"datePublished":69,"encodingFormat":67,"isAccessibleForFree":70,"interactionStatistic":71},"DigitalDocument",{"url":58,"@type":59,"width":60,"height":61},"https://docshare.wps.com/thumbnails/review-cannabis-identification-cannabis-sativa-l-using-spectral-imaging-and-machine-learning/127166.png","ImageObject",300,407,{"name":9,"@type":63},"Person",{"url":42,"name":65,"@type":66},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-19","2026-08-05",true,{"@type":72,"interactionType":73,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":74},"ViewAction",{"@type":76,"mainEntity":77},"FAQPage",[78,84,88],{"name":79,"@type":80,"acceptedAnswer":81},"Apa tujuan utama review tentang identifikasi Cannabis sativa L.?","Question",{"text":82,"@type":83},"Memberikan gambaran metode dan teknis identifikasi ganja melalui pencitraan spektral dan machine learning agar dapat dioptimalkan untuk penegakan hukum di Indonesia.","Answer",{"name":85,"@type":80,"acceptedAnswer":86},"Mengapa pencitraan spektral relevan untuk identifikasi ladang ganja?",{"text":87,"@type":83},"Pencitraan spektral merupakan metode non-destruktif, cakupan luas, berbasis penginderaan jauh, dan lebih biaya efektif dibanding survei langsung ke lapangan.",{"name":89,"@type":80,"acceptedAnswer":90},"Bagaimana machine learning berkontribusi terhadap hasil identifikasi?",{"text":91,"@type":83},"Pengolahan data dan analisis dengan machine learning meningkatkan akurasi sekaligus efisiensi waktu, serta mendukung identifikasi dan pemantauan perkembangan kultivasi ganja.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":94,"og:title":13,"og:site_name":65,"og:description":14},"article",{"robots":96,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":99},[100,105,109,113,117,121,123,127,131,135,139],{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":103,"slug":104},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":107,"show_sort_weight":103,"slug":108},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":111,"show_sort_weight":103,"slug":112},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":115,"show_sort_weight":103,"slug":116},51,"Komik","comic",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":119,"show_sort_weight":103,"slug":120},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":103,"slug":122},"research-report",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":125,"show_sort_weight":103,"slug":126},49,"Sastra","literature",{"id":128,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":129,"show_sort_weight":103,"slug":130},52,"Teknologi","technology",{"id":132,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":133,"show_sort_weight":103,"slug":134},50,"Ujian","exam",{"id":136,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":137,"show_sort_weight":103,"slug":138},57,"Umum","general",{"id":140,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":141,"show_sort_weight":4,"slug":142},181,"Formulir","formulir"]