[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-230016-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-230016-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","resensi-agenda-i-national-insight-values-of-national-defense-contemporary-issue-analysis-and-readiness-for-national-defense","RESENSI - Agenda I - Wawasan Kebangsaan, Nilai-Nilai Bela Negara, Analisis Isu Kontemporer, dan Kesiapsiagaan Bela Negara","","Materi resensi modul Agenda I membahas wawasan kebangsaan dan bela negara sebagai cara pandang serta dasar nilai yang bersumber dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Uraian menekankan konsensus dasar, langkah implementatif, serta nilai cinta tanah air, sadar berbangsa, setia ideologi, rela berkorban, dan kemampuan awal bela negara. Selanjutnya dibahas analisis isu kontemporer seperti korupsi, narkoba, terorisme, money laundering, proxy war, serta dampak kejahatan komunikasi massa (cyber crime, hate speech, hoax). Materi juga memaparkan kesiapsiagaan bela negara pada ASN melalui kesiapan fisik, mental, dan sosial untuk menghadapi ancaman multidimensional, termasuk faham kontra nilai Pancasila.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/","Layanan Kesehatan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/resensi-agenda-i-national-insight-values-of-national-defense-contemporary-issue-analysis-and-readiness-for-national-defense/230016/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/resensi-agenda-i-national-insight-values-of-national-defense-contemporary-issue-analysis-and-readiness-for-national-defense/230016.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Angel","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-01","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":30},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa yang dimaksud wawasan kebangsaan dan apa dasarnya?","Question",{"text":62,"@type":63},"Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi jati diri bangsa serta kesadaran terhadap sistem nasional bersumber dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Bagaimana bela negara dipahami beserta nilai dasarnya?",{"text":67,"@type":63},"Bela negara merupakan tekad, sikap, perilaku, dan tindakan warga negara dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa dan negara yang dijiwai kecintaan kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Nilai dasarnya meliputi cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila, rela berkorban, serta kemampuan awal bela negara.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Apa hubungan isu kontemporer dan kejahatan komunikasi massa dengan ketahanan nasional?",{"text":71,"@type":63},"Isu kontemporer adalah persoalan masa kini yang masih hangat dibicarakan. Kejahatan komunikasi massa, termasuk cyber crime, hate speech, dan hoax, dapat menimbulkan dampak negatif yang secara langsung maupun tidak langsung dapat melunturkan ketahanan nasional.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},230016,1789046124,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,103,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":102},53,"healthcare",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":101,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":30,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":33,"language":136,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":137,"faqs":138,"seo_title":139,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":140},687207412472,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","RESENSI (REVIEW) MATERI MODULAGENDA I  \nWAWASAN KEBANGSAAN, NILAI – NILAI BELA NEGARA, ANALISIS ISU KONTEMPORER, DAN KESIAPSIAGAAN BELA NEGARA  \nDisusun Oleh:  \nHusni Ramadika, S.H.  \nNIP. 199812212024051001  \nPengadilan Negeri Selayar  \nPelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan VI Tahun 2024  \nMahkamahAgung  \nMateri 1 (Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara)  \nWawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia dalam rangkamengelola kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi oleh jati diri bangsa dan kesadaran terhadap system nasional yang bersumber dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, guna memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi bangsa dan negara demi mencapai Masyarakat yang aman, adil, Makmur dan Sejahtera.  \n4 konsensus dasar berbangsa dan bernegara:  \n• Pancasila  \n• UUD 1945  \n• Bhinneka Tunggal Ika  \n• NKRI  \nSetelah kita mengetahui pengertian dan dasar kita dalam berbangsa dan bernegara, terdapat Langkah-langkah konkrit agar kepentingan bangsa dan negara selalu ditempatkandiatas kepentingan lainnya, yaitu:  \n• Memantapkan wawasan kebangsaan  \n• Menumbuhkembangkan kesadaran bela negara  \n• Mengimplementasikan sistem administrasi NKRI  \nBela negara ialah tekad, sikap dan perilaku serta tindakan warga negara , baik secara perorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa serta negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjami kelangsungan hidup bangsa Indonesia dan negara dari berbagai ancaman. Adapun nilai dasar bela negara, yaitu:  \n• Cinta tanah air  \n• Sadar berbangsa dan bernegara  \n• Setia pada Pancasila sebagai ideologi negara  \n• Rela berkorban untuk bangsa dan negara  \n• Kemampuan awal bela negara  \nWawasan kebangsaan dan bela negara diharapakan dapat dipahami serta diamalkandalam pelaksanaan kegiatan dari seorang ASN agar penerapan tugas seorang ASN tetap dalam koridor yang semestinya. Berdasarkan Pasal 11 UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN, tugas ASN sebagai berikut:  \n• Melaksanakan kebijakan public yang dibuat oleh pejabat Pembina kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan  \n• Memberikan pelayanan publik yang professional dan berkualitas  \n• Mempererat persatuan dan kesatuan NKRI  \nTantangan wawasan kebangsaan dan bela negara dapat berupa ancaman nontradisional, seperti kejahatan terorganisir yang dilakukan oleh aktor non-negara. Ancaman inidapat mengancam kedaulatan dan keutuhan wilayah negara. Maka dari itu pengamalanwawasan kebangsaan dan bela negara sangat berperan penting dalam menghadapitantangan dan ancaman yang bisa saja muncul diberbagai sektor bernegara.  \nMateri 2 (Analisis Isu Kontemporer)  \nIsu Kontemporer adalah suatu pokok persoalan yang terjadi pada masa sekarang dan menjadi permasalahan yang masih hangat dibicarakan. Banyak isu kontemporer yang tentunya perlu perhatian khusus terhadap penanganannya, seperti:  \n• Korupsi  \n• Narkoba  \n• Terorisme dan Radikalisme  \n• Money laundring  \n• Proxy war  \n• Mass communication (Cyber crime, Hate speech dan Hoax)  \nYang paling sering terjadi belakangan ini yaitu kejahatan mass communication. Pertukaran informasi yang cepat memiliki sisi positif yang membawa manfaat dalam sisi ilmu pengetahuan, ekonomi dan sosial. Namun disisi lain dapat menimbulkan dampak negatif yang secara langsung ataupun tidak langsung dalam penyebaran pornografi, cyber crime, organized crime, ideologi radikal, hate speech, dan hoax yang dapat melunturkan ketahanannasional.  \nASN tidak boleh membuat dan menyebarluaskan berita palsu (Hoax), fitnah, provokasi, radikalisme, terorisme, dan pornografi melalui media sosial atau media lainnya. Sebagai seorang ASN tentu saja kita harus memiliki sebuah etika dalam berkomunikasi dan bersosial media karena aparatur yang memiliki pengetahuan komunikasi akan selalumenciptakan suasana kondusif dan mampu beradaptasi pada lingkungan kerja atau kepadasiapapun dia berkomunikasi.  \nMateri 3 (Kesiaps","cbCaitIeZhf4dQav","https://ap.wps.com/l/cbCaitIeZhf4dQav","pdf",191857,"Indonesian","# Materi 1 (Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara)\n## Pengertian dan dasar wawasan kebangsaan\n## Konsensus dasar berbangsa dan bernegara\n## Langkah implementatif\n# Materi 2 (Analisis Isu Kontemporer)\n## Pengertian isu kontemporer\n## Contoh isu dan dampak\n## Peran ASN dalam media sosial dan etika komunikasi\n# Materi 3 (Kesiapsiagaan Bela Negara)\n## Pengertian kesiapsiagaan bela negara\n## Rumusan nilai bela negara\n## Tantangan era modern dan peran ASN","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud wawasan kebangsaan dan apa dasarnya?\",\"answer\":\"Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi jati diri bangsa serta kesadaran terhadap sistem nasional bersumber dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.\"},{\"question\":\"Bagaimana bela negara dipahami beserta nilai dasarnya?\",\"answer\":\"Bela negara merupakan tekad, sikap, perilaku, dan tindakan warga negara dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa dan negara yang dijiwai kecintaan kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Nilai dasarnya meliputi cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila, rela berkorban, serta kemampuan awal bela negara.\"},{\"question\":\"Apa hubungan isu kontemporer dan kejahatan komunikasi massa dengan ketahanan nasional?\",\"answer\":\"Isu kontemporer adalah persoalan masa kini yang masih hangat dibicarakan. Kejahatan komunikasi massa, termasuk cyber crime, hate speech, dan hoax, dapat menimbulkan dampak negatif yang secara langsung maupun tidak langsung dapat melunturkan ketahanan nasional.\"}]","RESENSI - Agenda I - Wawasan Kebangsaan, Nilai-Nilai Bela Negara, Analisis Isu Kontemporer, dan Kesiapsiagaan Bela Negara | PDF",6]