[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-316859-113":53,"doc-detail-316859-id":131},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":124,"head_meta":126,"extra_data":128,"updated_unix":130},113,"id","research-article-comparison-of-comprehensive-objective-structured-clinical-examination-osce-scores-before-and-during-the-covid-19-pandemic","Artikel Penelitian - Perbandingan Skor Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Komprehensif Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19","","Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) mengubah pembelajaran dan penilaian mahasiswa kedokteran dari tatap muka menjadi daring, termasuk modifikasi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) pada tahap preklinik. Studi potong lintang ini membandingkan skor OSCE komprehensif mahasiswa tahun akhir preklinik pada angkatan 2019, 2021, dan 2022, meliputi tujuh area kompetensi klinis. Hasil menunjukkan perbedaan bermakna pada beberapa aspek, sedangkan beberapa kompetensi dapat dilatihkan melalui pembelajaran dan penilaian daring.",{"@graph":63,"@context":123},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/research-article-comparison-of-comprehensive-objective-structured-clinical-examination-osce-scores-before-and-during-the-covid-19-pandemic/316859/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/research-article-comparison-of-comprehensive-objective-structured-clinical-examination-osce-scores-before-and-during-the-covid-19-pandemic/316859.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Genevieve","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-03","2026-09-20",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":74},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115,119],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":109,"@type":110},"Membandingkan skor OSCE komprehensif sebelum dan saat pandemi COVID-19 pada mahasiswa tahun akhir tahap preklinik.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Bagaimana desain penelitian dan sampelnya?",{"text":114,"@type":110},"Studi potong lintang menggunakan data mahasiswa preklinik tahap akhir yang menjalani OSCE pada tahun 2019, 2021, dan 2022, serta dibandingkan antar-angkatan.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Area kompetensi apa saja yang menunjukkan perbedaan bermakna?",{"text":118,"@type":110},"Perbedaan bermakna ditemukan pada aspek anamnesis, pemeriksaan penunjang dan interpretasi data, penegakan diagnosis, serta profesionalisme.",{"name":120,"@type":107,"acceptedAnswer":121},"Kompetensi mana yang dapat diterapkan melalui pembelajaran dan penilaian daring?",{"text":122,"@type":110},"Pembelajaran dan penilaian daring dapat diterapkan pada keterampilan anamnesis, komunikasi, dan tata laksana non farmakologi, sementara area lain memerlukan praktik langsung.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":125,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":127,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":129,"site_id":56},316859,1790987632,{"code":4,"msg":5,"data":132},{"doc_id":129,"user_id":133,"nickname":89,"user_avatar":134,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":135,"file_id":136,"file_url":137,"file_type":138,"file_size":139,"view_count":74,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":140,"language":141,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":142,"faqs":143,"seo_title":144,"seo_description":61,"update_tm":145,"read_time":146},1374391974585,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","Artikel Penelitian  \nPerbandingan Skor Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Komprehensif Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19  \nMarita Fadhilah,* Nurul Hiedayati,** Erfira,*** Ika Alifa,**** Ratu Nadia Cahyaningtyas****  \n*Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia  \n**Bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia  \n***Bagian Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia  \n****Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia  \nAbstrak  \nPendahuluan: Pandemi Coronavirus disease 2019 (COVID-19) telah menyebabkan perubahan metodepembelajaran dan penilaian mahasiswa kedokteran dari tatapmuka menjadi daring. Beberapa modifikasi pun telah dilakukan dalam metode pembelajaran dan penilaian objective structured clinical examination (OSCE) gunapencapaian kompetensi mahasiswa tahap preklinik. Namun, pengaruh dari metode pembelajaran danpenilaian selama pandemi tersebut belum banyak dilaporkan. Studi ini bertujuan untuk membandingkan skor OSCE komprehensif sebelum dan saat pandemi COVID-19 pada mahasiswa tahun akhir tahap preklinik.  \nMetode: Studipotong lintang ini melibatkan data mahasiswa preklinik tahap akhirdi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (FKUINSHJ) yang menjalani OSCE pada tahun 2019, 2021, dan 2022. Data OSCE yang diambil meliputi tujuh area kompetensi klinis. Data kemudian dianalisis untuk membandingkan rerata skor OSCE antara tiga angkatan mahasiswa.  \nHasil: Dari tiga angkatan mahasiswa (masing-masing Nuntuk tahun 2019, 2021, dan 2022: 82, 91, dan 88), rerata skor tertinggi diperoleh oleh mahasiswa yang OSCE tahun 2021 (skor 63,75), sementara skor paling rendahdijumpaipada OSCE tahun 2022 (skor 60,20). Di antara tujuh area kompetensi, terdapat perbedaanyang bermakna secara statistik dalam aspek kemampuan anamnesis, pemeriksaan penunjang dan interpretasi data, penegakan diagnosis, serta profesionalisme. Kesimpulan: Terdapat perbedaan skor OSCE padamahasiswaprekliniktahapakhir sebelum danselama pandemi COVID-19. Dari tujuh area kompetensi, pembelajaran dan penilaian secara daring dapat diterapkan pada keterampilan anamnesis, komunikasi, tata laksana non farmakologi, sementara area lainnya memerlukanpengalamanpraktik langsung.  \nKata kunci: Pembelajaran daring, Penilaian daring, OSCE, Pandemi COVID-19.  \nKorespondensi: Marita Fadhillah  \nE-mail: [maritafadhilah@uinjkt.ac.id](maritafadhilah@uinjkt.ac.id)  \nJ Indon Med Assoc, Volum: 73, Nomor: 5, Oktober-November 2023 225  \nThe Comparison of Comprehensive Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Scores Before and During COVID-19 Pandemic  \nMarita Fadhilah,* Nurul Hiedayati,** Erfira,***  \nIka Alifa,**** Ratu Nadia Cahyaningtyas****  \n*Community of Medicine Department, Faculty of Medicine Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia  \n**Pharmacology Department, Faculty of Medicine Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia  \n***Ophthalmology Department, Faculty of Medicine Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia  \n****Physician Profession Study Program, Faculty of Medicine Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia  \nAbstract  \nIntroduction: The Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) pandemic has led to changes in the methods of teaching and assessing medical students, shifting from face-to-face to online interactions. Various modifications have been made to the Objective Structured Clinical Examination (OSCE) for achieving competency in preclinical students. However, the impact of these teaching and assessment methods during the pandemic has not been widely reported. This study aims to compare comprehensive OSCE scores before and during the COVID-19 pandemic in finalyear preclinic","cbCaioOQfzLOMUAU","https://ap.wps.com/l/cbCaioOQfzLOMUAU","pdf",388071,9,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Metode\n## Hasil\n## Kesimpulan\n## Kata kunci","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Membandingkan skor OSCE komprehensif sebelum dan saat pandemi COVID-19 pada mahasiswa tahun akhir tahap preklinik.\"},{\"question\":\"Bagaimana desain penelitian dan sampelnya?\",\"answer\":\"Studi potong lintang menggunakan data mahasiswa preklinik tahap akhir yang menjalani OSCE pada tahun 2019, 2021, dan 2022, serta dibandingkan antar-angkatan.\"},{\"question\":\"Area kompetensi apa saja yang menunjukkan perbedaan bermakna?\",\"answer\":\"Perbedaan bermakna ditemukan pada aspek anamnesis, pemeriksaan penunjang dan interpretasi data, penegakan diagnosis, serta profesionalisme.\"},{\"question\":\"Kompetensi mana yang dapat diterapkan melalui pembelajaran dan penilaian daring?\",\"answer\":\"Pembelajaran dan penilaian daring dapat diterapkan pada keterampilan anamnesis, komunikasi, dan tata laksana non farmakologi, sementara area lain memerlukan praktik langsung.\"}]","Artikel Penelitian - Perbandingan Skor Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Komprehensif Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 | PDF",1789925695,14]