[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-46440-id":3,"doc-seo-46440-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":20,"language":22,"language_code":23,"site_id":24,"html_lang":23,"table_of_contents":25,"faqs":26,"seo_title":27,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},46440,7971461741311,"Ophelia","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/74000253aff267980c6?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779345379180704826",54,"Penelitian & Laporan","Hubungan Antara Regulasi Diri dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro","Internet kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana mencari informasi, tetapi juga memungkinkan individu memantau aktivitas orang lain yang dianggap lebih berharga sehingga memicu kecemasan yang disebut Fear of Missing Out (FoMO). Mahasiswa tahun pertama memerlukan regulasi diri agar tidak mengganggu aktivitas perkuliahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan regulasi diri dengan FoMO pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Populasi 246 mahasiswa dengan sampel 191 menggunakan simple random sampling, instrumen Skala Regulasi Diri dan Skala FoMO. Hasil regresi sederhana menunjukkan hubungan negatif signifikan (rxy=-0.169, p=0.010) dengan kontribusi efektif 2.9%.","HUBUNGAN ANTARA REGULASI DIRI DENGAN FEAR OF MISSING OUT (FoMO) PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO  \nNicho Alinton Sianipar, Dian Veronika Sakti Kaloeti  \nFakultas Psikologi, Universitas Diponegoro  \nJl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275  \n[nichoal.sianipar@gmail.com](nichoal.sianipar@gmail.com)  \nAbstrak  \nInternet kini tidak lagi sekedar menjadi alat pencari informasi, namun juga memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk melihat aktivitas orang lain yang dianggap lebih berharga dibandingkan dengan pengalaman yang dimilikinya sehingga menimbulkan kecemasan bagi dirinya sendiri yang disebut Fear of Missing Out (FoMO) . Mahasiswa tahun pertama saat ini, yakni Generasi Z, memerlukan kemampuan mengatur diri, atau yang disebutregulasi diri yang baik agar tidak mengganggu aktivitas di perkuliahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan FoMO pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang. Populasi berjumlah 246 mahasiswa, sebanyak 191 mahasiswa tahun pertama diambil untuk sampel penelitian dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian terdiri dari duaskala yaitu Skala Regulasi Diri (24 aitem dengan α = .895) dan Skala FoMO (19 aitem dengan α = .814) . Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara regulasi diri dengan FoMO (rxy =-.169 dengan p = .010), yang berarti semakin tinggi regulasi diri maka semakin rendah FoMO yang dialami. Sebaliknya, semakin rendah regulasi diri maka semakin tinggi FoMO pada mahasiswa. Sumbangan efektif yang diberikan regulasi diri kepada FoMO adalah 2.9% . Kecilnya sumbangan tersebut disebabkan karena Generasi Z merupakan generasi yang introspektif dan sadar dengan kesehatan mental, Sehingga memiliki kesadaran akan dampak dan konsekuensi penggunaan media sosial yang berlebihan. Hal tersebut juga berkaitan dengankemampuan regulasi diri yang tinggi.  \nKata Kunci : regulasi diri, Fear of Missing Out (FoMO), mahasiswa tahun pertama, generasi Z  \nAbstract  \nAt this time, the internet is no longer just an information search tool, but also provides an opportunity for everyone to see other people's activities that are considered more valuable than the experience they have , so as to cause anxiety than the self-experiences. The phenomenon produced anxiety called Fear of Missing Out (FoMO) . Current first-year students, namely Z Generation, need a good self-regulating abilities as not to interfere with academic activity. The purpose of this study was to determine the relationship between self-regulation and FoMO in the first-year college students of the Faculty of Psychology, Diponegoro University, Semarang. The population amounted to 246 students, as many as 191 first year students were taken for research samples with simple random sampling technique. The research instrument consisted of two scales namely the Self Regulation Scale (24 items with α = .895) and FoMO Scale (19 items with α = .814) . Simple regression analysis showed negative and significant relationship between self regulation and FoMO (rxy = -.169 with p = .010), which means that the higher the self regulation, the lower the FoMO is experienced. Conversely, the lower the self regulation, the higher the FoMO for students. The effective contribution given by self regulation to FoMO was 2.9% . The small contribution is due to Generation Z being a generation that is introspective and aware of mental health, so they have an awareness of the impact and consequences of their excessive use of social media. It is also related to high selfregulation ability.  \nKeywords: self-regulation, Fear of Missing Out (FoMO), first-year student, Z generation  \nPENDAHULUAN  \nGenerasi Z (Gen Z) merupakan generasi pertama yang sejak lahir mengenal internet dantelah akrab dalam kesehariannya (Adam, 2017). Gen Z, yang juga dikenal dengan sebutan postmillenial, ialah individu ","cbCaikmAoZkruEvv","https://ap.wps.com/l/cbCaikmAoZkruEvv","pdf",261517,8,1,"Indonesian","id",113,"# Pendahuluan\n## Generasi Z dan penggunaan internet\n## Konsep Fear of Missing Out (FoMO)\n## Kerangka Self-Determination Theory (SDT)\n## Penelitian terdahulu","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang.\"},{\"question\":\"Bagaimana rancangan pengambilan sampel dan populasi penelitian?\",\"answer\":\"Populasi berjumlah 246 mahasiswa, dengan 191 mahasiswa tahun pertama diambil sebagai sampel menggunakan teknik simple random sampling.\"},{\"question\":\"Apa hasil utama hubungan regulasi diri dan FoMO?\",\"answer\":\"Analisis regresi sederhana menunjukkan hubungan negatif dan signifikan antara regulasi diri dan FoMO (rxy=-0.169, p=0.010), sehingga regulasi diri yang lebih tinggi berkaitan dengan FoMO yang lebih rendah.\"}]","Hubungan Antara Regulasi Diri dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro | PDF",1783518129,12,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":24,"language":23,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"relationship-between-self-regulation-and-fear-of-missing-out-fomo-in-first-year-students-of-the-faculty-of-psychology-diponegoro-university","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/relationship-between-self-regulation-and-fear-of-missing-out-fomo-in-first-year-students-of-the-faculty-of-psychology-diponegoro-university/46440/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":23,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-08",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":76,"@type":77},"Mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Bagaimana rancangan pengambilan sampel dan populasi penelitian?",{"text":81,"@type":77},"Populasi berjumlah 246 mahasiswa, dengan 191 mahasiswa tahun pertama diambil sebagai sampel menggunakan teknik simple random sampling.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Apa hasil utama hubungan regulasi diri dan FoMO?",{"text":85,"@type":77},"Analisis regresi sederhana menunjukkan hubungan negatif dan signifikan antara regulasi diri dan FoMO (rxy=-0.169, p=0.010), sehingga regulasi diri yang lebih tinggi berkaitan dengan FoMO yang lebih rendah.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":24},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,103,107,111,115,117,121,125,129,133],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":101,"show_sort_weight":97,"slug":102},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":105,"show_sort_weight":97,"slug":106},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":109,"show_sort_weight":97,"slug":110},51,"Komik","comic",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":113,"show_sort_weight":97,"slug":114},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":116},"research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general",{"id":134,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":135,"show_sort_weight":4,"slug":136},181,"Formulir","formulir"]