[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39745-id":3,"doc-seo-39745-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39745,4398048949847,"Eliana","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/400002536579ef2da7f?_k=1778318612642679267",49,"Sastra","Hubungan Agama dan Marxisme Sebuah Cerita Lengkap","Hubungan Agama dan Marxisme Sebuah Cerita Lengkap membahas pertautan sekaligus pertentangan antara gagasan keagamaan dan teori-teori Marxis dalam konteks Indonesia. Buku ini menempatkan marxisme sebagai lensa untuk membaca fenomena seperti Islamofobia dan bangkitnya New Atheism, serta menilai respons yang berakar pada filsafat idealis. Melalui materialisme historis, agama dipahami terkait dengan kekuatan sosial-ekonomi, termasuk dinamika imperialisme dan konstelasi material di balik narasi publik.","HubunganAgama dan Marxisme  \nSebuah Cerita Lengkap  \nJohn Molyneux Roland Boer  \nKata Pengantar: Daniel Sihombing  \nHUBUNGANAGAMA DAN MARXISMESEBUAH CERITA LENGKAP  \nJohn Molyneux Roland Boer  \nKata Pengantar: Daniel Sihombing  \nHubungan Agama dan Marxisme Sebuah Cerita Lengkap  \nJohn Molyneux Roland Boer  \nKata Pengantar  \nDaniel Sihombing  \n---------  \nJudul buku: Hubungan Agama dan Marxisme Sebuah Cerita Lengkap  \nPenerjemah: Fransisco Hugo & Coen Husain Pontoh  \nEditor: Coen Husain Pontoh  \nDesain Sampul: Alit Ambara  \nPenerbit: IndoPROGRESS, 2019  \nBuku Saku IndoPROGRESS No. 21  \nDaftar Buku Saku terbitan Pustaka IndoPROGRESS  \nMembedah Tantangan Jokowi-JK  \nEditor dan Kata Pengantar: Coen Husain Pontoh  \nIdeologi danAparatus Ideologi Negara  \n(Catatan-catatan Investigasi)  \nLouis Althusser Kata Pengantar: Martin Suryajaya  \nAnalisa Marx Atas Produksi Kapitalis  \nGerard Dumenil dan Duncan Foley Kata Pengantar: Mohamad Zaki Hussein  \nPenghematan Melawan Demokrasi Fase Otoriter Neoliberalisme?  \nGreg Albo dan Carlo Fanelli Kata Pengantar: Anto Sangadji  \nIslam Politik SebuahAnalisis Marxis  \nDeepa Kumar Kata Pengantar: Coen Husain Pontoh  \nRadikalisme Islam di Indonesia MenujuSuatu PemahamanSosiologis  \nVedi R. Hadiz Kata Pengantar: Airlangga Pribadi  \nTakAda PenyiksaanTerhadap 6 Jenderal Wawancara Dengan DR. Liaw Yan Siang  \nAlfred D. Ticoalu Kata Pengantar: Made Supriatma  \nSejarah Teori KrisisSebuah PengantarAnalisa Marxis  \nAnwar Shaikh Kata Pengantar: Intan Suwandi  \nSukarno, Marxisme, dan Bahaya Pemfosilan  \nEditor: Coen Husain Pontoh Kata Pengantar: Bonnie Triyana  \nMarxisme dan KetuhananYang Maha Esa  \nEditor: Coen Husain Pontoh Kata Pengantar: Muhammad Al-Fayyadl  \nKapitalisme dan PenindasanTerhadap Perempuan: Kembali ke Marx  \nMartha A. Gimenez Kata Pengantar: Ruth Indiah Rahayu  \nMengajarkan Modernitas: PKISebagaiSebuah Lembaga Pendidikan  \nRuth T. McVey Kata Pengantar: John Roosa  \nMarxisme dan Evolusi Manusia  \nDede Mulyanto Kata Pengantar: Sylvia Tiwon  \nSosialisme Abad Keduapuluh Satu: Pengalaman Amerika Latin  \nMartha Harnecker Kata Pengantar: Coen Husain Pontoh  \nDaftar Isi:  \nKata Pengantar 1  \nI. John Molyneux: Lebih Dari Candu: Marxisme danAgama 11  \nII. Roland Boer: Cerita Lengkap Tentang Marxisme danAgama 41  \nBiodata Penulis 69  \nKata Pengantar  \nDaniel Sihombing  \nDUA tulisan dari John Molyneux dan Roland Boer yang terjemahannyadisajikan dalam buku saku ini, menyentuh tema yang hingga kini masih sangat relevan untuk dipergumulkan di Indonesia: Marxisme dan agama. Bagaimana tidak? Pertautan maupun pertentangan gagasan-gagasan keagamaan dengan teori-teori Marxis sama-sama punya cerita yang panjang di negeri ini. Nama-nama figur maupun organisasi seperti Sarekat Islam (SI) Merah, Haji Misbach, Amir Sjarifuddin, Soekarno, hingga Soeharto dan segenap pranata Orde Baru-nya adalah saksi dari sejarah panjang tersebut. Upaya membangun kembali gerakan sosial yang menimba inspirasi dari tradisi Marxis dalam konteks masyarakat seperti di Indonesia, dimana agama memegang peranan penting, jugatidak mungkin meluputkan pembahasan tentang pokok ini.  \nJohn Molyneux dan Roland Boer dalambuku ini mengetengahkan dua fenomena global sebagai konteks pembahasannya, yaitu merebaknya Islamofobia serta bangkitnya New Atheism1. Keduanya meyakini bahwa keduafenomena ini membuat desakan untuk memunculkan perspektif-perspektif tentang agama yang dibangun dengan analisis Marxis semakin kuat.  \nUrgensi pembacaan Marxis atasfenomena keagamaanitunampak jelasketika kita membaca sorotan Molyneux tentang problematisnya respon-respon yang dibangun di atas asumsi filsafat idealis. Molyneux, seorang Trotskyis asal Inggris yang cukup lama mengajar di bidang seni, menunjukkan bagaimana sikap Islamofobia yang menjamur di mana-mana hari ini justru menjadi pelapis ideologis dari gerak-gerik imperialisme. Di balik slogan-slogan yang beredar seperti ‘agama itu jahat’, ‘agama adalah sumber konflik dan peperangan’, hingga‘Islam adalah agama kekeras","cbCaiueYBdU1gK9K","https://ap.wps.com/l/cbCaiueYBdU1gK9K","pdf",806767,4,1,80,"Indonesian","id",113,"# Kata Pengantar\n## Konteks Indonesia dan relevansi tema\n## Islamofobia dan New Atheism sebagai konteks\n## Pembacaan materialisme historis atas agama","[{\"question\":\"Mengapa hubungan agama dan Marxisme dianggap tema yang masih sangat relevan di Indonesia?\",\"answer\":\"Karena sejarah panjang pertalian maupun pertentangan gagasan keagamaan dan teori Marxis dapat dilihat lewat figur serta organisasi di Indonesia. Upaya membangun gerakan sosial yang terinspirasi tradisi Marxis juga tidak bisa lepas dari peran agama dalam masyarakat.\"},{\"question\":\"Apa dua fenomena global yang dijadikan konteks pembahasan dalam buku ini?\",\"answer\":\"Buku ini memakai konteks merebaknya Islamofobia dan bangkitnya New Atheism. Keduanya dipandang mendorong kebutuhan perspektif tentang agama yang dibangun dengan analisis Marxis.\"},{\"question\":\"Bagaimana perbedaan pendekatan Marxis dalam membaca agama dibanding kritik New Atheists?\",\"answer\":\"Pendekatan materialisme historis membaca fenomena keagamaan dalam keterkaitannya dengan kekuatan sosial-ekonomi. Kritik New Atheists dinilai tajam, tetapi luput dari pembacaan yang berakar pada kenyataan material serta keterkaitan tersembunyi di ranah material.\"}]",1783086449,123,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"relationship-between-religion-and-marxism-a-complete-story","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/sastra/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/relationship-between-religion-and-marxism-a-complete-story/39745/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-12","2026-07-03",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa hubungan agama dan Marxisme dianggap tema yang masih sangat relevan di Indonesia?","Question",{"text":75,"@type":76},"Karena sejarah panjang pertalian maupun pertentangan gagasan keagamaan dan teori Marxis dapat dilihat lewat figur serta organisasi di Indonesia. Upaya membangun gerakan sosial yang terinspirasi tradisi Marxis juga tidak bisa lepas dari peran agama dalam masyarakat.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa dua fenomena global yang dijadikan konteks pembahasan dalam buku ini?",{"text":80,"@type":76},"Buku ini memakai konteks merebaknya Islamofobia dan bangkitnya New Atheism. Keduanya dipandang mendorong kebutuhan perspektif tentang agama yang dibangun dengan analisis Marxis.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana perbedaan pendekatan Marxis dalam membaca agama dibanding kritik New Atheists?",{"text":84,"@type":76},"Pendekatan materialisme historis membaca fenomena keagamaan dalam keterkaitannya dengan kekuatan sosial-ekonomi. Kritik New Atheists dinilai tajam, tetapi luput dari pembacaan yang berakar pada kenyataan material serta keterkaitan tersembunyi di ranah material.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,102,106,110,114,118,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":96,"slug":101},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":103,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":104,"show_sort_weight":96,"slug":105},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":107,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":108,"show_sort_weight":96,"slug":109},51,"Komik","comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":112,"show_sort_weight":96,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":116,"show_sort_weight":96,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":119},"literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]