[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-232583-113":53,"doc-detail-232583-id":131},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":124,"head_meta":126,"extra_data":128,"updated_unix":130},113,"id","relationship-between-perceptions-of-the-physiotherapy-profession-and-learning-motivation-of-students-at-the-uki-physiotherapy-academy-maksimus-bisa","Hubungan Persepsi tentang Profesi Fisioterapi dengan Motivasi Belajar Mahasiswa Akademi Fisioterapi UKI - Maksimus Bisa","","Penelitian deskriptif analitik ini mengkaji hubungan persepsi tentang profesi fisioterapi dengan motivasi belajar mahasiswa Akademi Fisioterapi UKI. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pada mahasiswa tingkat 1, 2, dan 3 dengan sampel 53 siswa, disertai pemberian skor untuk tiap pernyataan. Analisis korelasi menunjukkan nilai p=0,584>α(0,05), sehingga tidak terdapat hubungan signifikan. Koefisien korelasi r=-0,077 mengindikasikan hubungan sangat lemah. Regresi linier sederhana menghasilkan Y=73,52+(-0,088)X yang menegaskan arah pengaruh negatif dan tidak kuat.",{"@graph":63,"@context":123},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/relationship-between-perceptions-of-the-physiotherapy-profession-and-learning-motivation-of-students-at-the-uki-physiotherapy-academy-maksimus-bisa/232583/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/relationship-between-perceptions-of-the-physiotherapy-profession-and-learning-motivation-of-students-at-the-uki-physiotherapy-academy-maksimus-bisa/232583.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Ezra","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-19","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115,119],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":109,"@type":110},"Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hubungan persepsi tentang profesi fisioterapi dengan motivasi belajar mahasiswa Akademi Fisioterapi UKI.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Bagaimana metode pengumpulan data dan sampelnya?",{"text":114,"@type":110},"Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepada mahasiswa tingkat 1, 2, dan 3 dengan sampel 53 siswa, lalu setiap pernyataan diberi skor.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Apakah persepsi tentang profesi fisioterapi berhubungan signifikan dengan motivasi belajar?",{"text":118,"@type":110},"Tidak. Hasil analisis korelasi menunjukkan p=0,584>α(0,05) dengan koefisien korelasi r=-0,077 yang berada pada kategori sangat lemah.",{"name":120,"@type":107,"acceptedAnswer":121},"Apa hasil regresi linier sederhana yang diperoleh?",{"text":122,"@type":110},"Persamaan regresi adalah Y=73,52+(-0,088)X, yang berarti setiap penurunan 1 poin nilai persepsi mempengaruhi nilai motivasi sebesar 0,088 kali dengan arah negatif.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":125,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":127,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":129,"site_id":56},232583,1789072637,{"code":4,"msg":5,"data":132},{"doc_id":129,"user_id":133,"nickname":89,"user_avatar":134,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":135,"file_id":136,"file_url":137,"file_type":138,"file_size":139,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":140,"language":141,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":142,"faqs":143,"seo_title":144,"seo_description":61,"update_tm":130,"read_time":145},1099514068035,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG PROFESI FISIOTERAPI DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA AKADEMI FISIOTERAPI UKI  \nMaksimus Bisa  \n[maxi.lado@yahoo.com](maxi.lado@yahoo.com)  \nAkademi Fisioterapi, Universitas Kristen Indonesia  \nABSTRACT  \nThis study is descriptive analitik, aims to describe the relationship of perceptions about the physiotherapy profession with the motivation to learn students of the Academy of Physiotherapy UKI. Data collection through questionnaires to students of Physiotherapy Academy UKI level 1, 2, and 3 with a sample of 53 students, then give a score of each statement of questionnaire. The result of correlation analysis shows that p = 0,584> α(0,05) ho is accepted, so there is no significant relationship between the two variables. To measure the closeness and intensity of the relationship between the two variables, test of correlation coefficient and simple linear regression. The result of correlation coefficient test (r) obtained by-0,077, lies below the value of-0.30 (very weak) thus can be said there is no relation between perception about physiotherapy profession with motivation learn student Akfis UKI. Result of linear regression analysis obtained equation: Y = 73,52 + (-0,088) X. This means that every 1 point decrease of perception value will influence motivation value equal to 0,088 times.  \nKeywords: Perception, motivation, physiotherapy profession, and learning achievement.  \nABSTRAK  \nPenelitian ini bersifat deskriptif analitik, bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan persepsi tentang profesi fisioterapi dengan motivasi belajar siswa Akademi Fisioterapi UKI. Pengumpulan data melalui kuesioner kepada siswa Fisioterapi Academy UKItingkat 1, 2, dan 3 dengan sampel sebanyak 53 siswa, kemudian memberikan skor masing-masing kuesioner pernyataan. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa p = 0,584> α (0,05) ho diterima, sehingga tidak ada hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Untuk mengukur kedekatan dan intensitas hubungan antara kedua variabel tersebut, uji koefisien korelasi dan regresi linier sederhana. Hasil uji koefisien korelasi (r) diperoleh sebesar -0,077, berada di bawah nilai -0,30 (sangat lemah) sehingga dapat dikatakan tidak ada hubungan antara persepsi tentang profesifisioterapi dengan motivasi belajar siswa Akfis UKI. Hasil analisis regresi linier diperoleh persamaan: Y = 73,52 + (-0,088) X. Artinya setiap 1 titik penurunan nilai persepsi akan mempengaruhi nilai motivasi sebesar 0,088 kali.  \nKata kunci: Persepsi, motivasi, profesi fisioterapi, dan prestasi belajar.  \nPENDAHULUAN  \nAkademi Fisioterapi Universitas Kristen Indonesia merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menghasilkan tenaga fisioterapi (fisioterapis) . Lembaga ini hendaknyamampu menghasilkan fisioterapis yang sesuai dengan tuntutan jaman dankebutuhan masyarakat baik secara kuantitas maupun kualitas. Salah satu faktor yang dapat memberikan harapan itu adalah pencapaian hasil belajar para mahasiswa.  \nPencapaian prestasi belajar dipengaruhi banyak faktor, antara lain inteligensia, bakat, minat dan motivasi serta faktor lingkungan yang meliputilingkungan fisik dan status sosialekonomi, materi belajar yang dipelajari, metode mengajar yang dilakukan oleh pengajar, karakteristik pengajar, pergedungan, perlengkapan belajar, kurikulum, program pendidikan, pedoman belajar, kebiasaan belajar dan cara belajar yang dilakukan olehindividu yang belajar (Slameto, 2003; Sobur, 2003; Subini, 2012) .  \nGuna menghasilkan fisioterapis bermutu dan profesional melalui prosespembelajaran di Akademi Fisioterapi  \nUKI diperlukan peran dan kerjasama yang baik dari tenaga pendidik (dosen) , peserta didik (mahasiswa), tenaga kependidikan dan didukung oleh sarana prasarana yang memadai. Selain hal-hal tersebut, motivasi belajar dan persepsi terhadap profesifisioterapi mempunyai hubungan timbal balik terhadap hasil belajar pesertadidik selama proses pendidikan maupun dalam menjalankan profesinya sebagai fisioterapis.  \nTINJAUAN TEORI","cbCaipspjsZxBnS1","https://ap.wps.com/l/cbCaipspjsZxBnS1","pdf",267089,22,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang pendidikan fisioterapi\n# Tinjauan Teoritis\n## Motivasi (pengertian)\n## Teori-teori motivasi\n### Teori Maslow\n### Teori McClelland\n### Teori Vroom","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hubungan persepsi tentang profesi fisioterapi dengan motivasi belajar mahasiswa Akademi Fisioterapi UKI.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode pengumpulan data dan sampelnya?\",\"answer\":\"Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepada mahasiswa tingkat 1, 2, dan 3 dengan sampel 53 siswa, lalu setiap pernyataan diberi skor.\"},{\"question\":\"Apakah persepsi tentang profesi fisioterapi berhubungan signifikan dengan motivasi belajar?\",\"answer\":\"Tidak. Hasil analisis korelasi menunjukkan p=0,584\\u003eα(0,05) dengan koefisien korelasi r=-0,077 yang berada pada kategori sangat lemah.\"},{\"question\":\"Apa hasil regresi linier sederhana yang diperoleh?\",\"answer\":\"Persamaan regresi adalah Y=73,52+(-0,088)X, yang berarti setiap penurunan 1 poin nilai persepsi mempengaruhi nilai motivasi sebesar 0,088 kali dengan arah negatif.\"}]","Hubungan Persepsi tentang Profesi Fisioterapi dengan Motivasi Belajar Mahasiswa Akademi Fisioterapi UKI - Maksimus Bisa | PDF",34]