[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-229784-113":53,"doc-detail-229784-id":131},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":124,"head_meta":126,"extra_data":128,"updated_unix":130},113,"id","relationship-between-assertiveness-and-psychological-wellbeing-among-nautical-cadets-at-maritime-higher-education-institute-stip-jakarta-impact-of-violence","Hubungan Antara Asertivitas dengan Psychological Wellbeing pada Taruna Jurusan Nautika Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta - Dampak Kekerasan","","Maraknya kasus kekerasan di lingkungan sekolah kedinasan menimbulkan kekecewaan serta berdampak buruk pada psychological well-being, baik bagi korban maupun bagi yang menyaksikan dan mendengar. Asertivitas dipandang mampu meningkatkan kebahagiaan hidup, mengurangi kecemasan, dan membantu individu mengekspresikan diri secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan asertivitas dan psychological well-being pada taruna jurusan Nautika STIP Jakarta. Populasi taruna tingkat II dengan sampel 54 menggunakan convenience sampling dan dianalisis dengan regresi sederhana.",{"@graph":63,"@context":123},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/relationship-between-assertiveness-and-psychological-wellbeing-among-nautical-cadets-at-maritime-higher-education-institute-stip-jakarta-impact-of-violence/229784/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/relationship-between-assertiveness-and-psychological-wellbeing-among-nautical-cadets-at-maritime-higher-education-institute-stip-jakarta-impact-of-violence/229784.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Mia  ","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-27","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115,119],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa?","Question",{"text":109,"@type":110},"Mengetahui hubungan antara asertivitas dan psychological well-being pada taruna jurusan Nautika STIP Jakarta.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Siapa yang menjadi populasi dan sampel penelitian?",{"text":114,"@type":110},"Populasi adalah taruna jurusan nautika tingkat II, dengan sampel 54 taruna menggunakan convenience sampling.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Bagaimana metode analisis data dan hasil utamanya?",{"text":118,"@type":110},"Data dianalisis dengan analisis regresi sederhana. Hasil menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara asertivitas dan psychological well-being dengan nilai rxy = 0,624 dan p = 0,000 (p \u003C 0,05).",{"name":120,"@type":107,"acceptedAnswer":121},"Bagaimana interpretasi hasil terkait tingkat asertivitas taruna?",{"text":122,"@type":110},"Semakin tinggi asertivitas taruna tingkat II jurusan nautika STIP, semakin tinggi pula psychological well-beingnya.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":125,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":127,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":129,"site_id":56},229784,1789043598,{"code":4,"msg":5,"data":132},{"doc_id":129,"user_id":133,"nickname":89,"user_avatar":134,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":135,"file_id":136,"file_url":137,"file_type":138,"file_size":139,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":140,"language":141,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":142,"faqs":143,"seo_title":144,"seo_description":61,"update_tm":130,"read_time":145},687207024478,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd","HUBUNGAN ANTARA ASERTIVITAS DENGAN PSYCHOLOGICAL WELLBEING PADA TARUNA JURUSAN NAUTIKA SEKOLAH TINGGI ILMU  \nPELAYARAN (STIP) JAKARTA  \nYuli Sarah, Dr. Yeniar Indriana, MS., Psikolog  \nFakultas Psikologi, Universitas Diponegoro,  \nJl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275  \n[yulisarahlumbangaol@gmail.com](yulisarahlumbangaol@gmail.com), [yeni_farhani@yahoo.co.id](yeni_farhani@yahoo.co.id)  \nAbstrak  \nMaraknya kasus kekerasan yang terjadi di lingkup sekolah kedinasan menimbulkan kekecewaan dari berbagai pihak. Kekerasanjuga diketahui dapat memberikan dampak yang burukbagi psychological well-being (kesejahteraan psikologis) individu bukan hanya bagi yang mengalami, melainkan juga yang menyaksikan dan mendengar. Asertivitas diketahuidapat meningkatkan kebahagiaan hidup, mengurangi kecemasan, dan membantu individu untuk dapat mengekspresikandirinya sehingga dapat berfungsi secara penuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asertivitas dengan psychological well-being pada taruna jurusan Nautika Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Hipotesispada penelitian ini adalah terdapat hubungan positif yang signifikan antara asertivitas terhadap psychological well-being pada taruna jurusan Nautika Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Populasi dalam penelitian ini merupakan taruna jurusan nautika tingkat II. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 54 taruna. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Psychological well-being (36 item, α = 0,927) dan Skala Asertivitas (29 item, α = 0,905) . Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresisederhana. Hasil analisis menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara asertivitas dengan psychological wellbeing pada taruna dengan nilai (rxy) = 0,624 dengan p=0,000 (p \u003C 0,05), artinya semakin tinggi asertivitas taruna tingkat II jurusan nautika STIP maka semakin tinggi pula psychological well-beingnya.  \nKata kunci: Psychological well-being; asertivitas; STIP Jakarta; dampak kekerasan  \nAbstract  \nThe rise of cases of violence that occurred in the scope of public schools caused disappointment from various parties. Violence is also known to have a negative impact on the psychological well-being, not only for those who experience, but also witness and hear. Assertiveness is known to increase the happiness of life, reduce anxiety, and help individuals to be able to express themselves so that it can function fully. This study aims to determine the relationship between assertiveness with psychological well-being in cadets of nautical studies in Maritime Higher Education Institute (Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran) Jakarta. The hypothesis in this study is that there is a positive relationship between assertiveness with psychological well-being in cadets of nautical studies in Maritime Higher Education Institute (Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran) Jakarta. The sample in this study consists of 54 cadets from nautical studies, level II, and the sampling technique used is convenience sampling. Data were measured using Psychological well-being scale (36 items, α = 0,927) and Assertiveness Scale (29 items, α = 0,905). Data was analyzed by using simple regression analysis. The result of analysis shows a significant positive relation between assertiveness and psychological well-being in cadet with value (rxy)= 0,624, with p = 0,000 (p \u003C0,05), meaning that the higher the assertiveness, the higher the  \nJurnalEmpati, Volume (Nomor), halaman  \npsychological well-being of nautical studies, level II in Maritime Higher Education Institute (Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran) Jakarta.  \nKeywords: Psychological Well-Being; Assertiveness; Maritime Higher Education Institute (Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran) Jakarta, Impact of Violence  \nPENDAHULUAN  \nMenurut Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2010, BAB I terkait Ketentuan Umum, Pasal 1 menyatakan bahwa pendidikan kedinasan adalah pendidikan","cbCail31q9MPoAbK","https://ap.wps.com/l/cbCail31q9MPoAbK","pdf",368842,8,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Konteks kekerasan di sekolah kedinasan\n## Kerangka regulasi pendidikan kedinasan\n## Tujuan pendidikan kedinasan dan isu pembiaran tradisi\n## Upaya pencegahan kekerasan di STIP","[{\"question\":\"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa?\",\"answer\":\"Mengetahui hubungan antara asertivitas dan psychological well-being pada taruna jurusan Nautika STIP Jakarta.\"},{\"question\":\"Siapa yang menjadi populasi dan sampel penelitian?\",\"answer\":\"Populasi adalah taruna jurusan nautika tingkat II, dengan sampel 54 taruna menggunakan convenience sampling.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode analisis data dan hasil utamanya?\",\"answer\":\"Data dianalisis dengan analisis regresi sederhana. Hasil menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara asertivitas dan psychological well-being dengan nilai rxy = 0,624 dan p = 0,000 (p \\u003c 0,05).\"},{\"question\":\"Bagaimana interpretasi hasil terkait tingkat asertivitas taruna?\",\"answer\":\"Semakin tinggi asertivitas taruna tingkat II jurusan nautika STIP, semakin tinggi pula psychological well-beingnya.\"}]","Hubungan Antara Asertivitas dengan Psychological Wellbeing pada Taruna Jurusan Nautika Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta - Dampak Kekerasan | PDF",12]