[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-231259-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-231259-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","regulation-of-the-minister-of-religion-of-the-republic-of-indonesia-number-741-of-2015-concerning-admission-of-new-undergraduate-students-to-state-islamic-religious-higher-education-institutions","PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA - NOMOR 741 TAHUN 2015 - TENTANG PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM SARJANA PADA PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI","","Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 741 Tahun 2015 mengatur penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Ruang lingkup meliputi jalur penerimaan, alokasi daya tampung, kepanitiaan, persyaratan, penerimaan warga negara asing, pembiayaan, penjaminan mutu, serta monitoring dan evaluasi. Ketentuan menegaskan prinsip adil, akuntabel, dan transparan, serta menjelaskan jalur SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, dan penerimaan mandiri beserta waktu pelaksanaannya.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/regulation-of-the-minister-of-religion-of-the-republic-of-indonesia-number-741-of-2015-concerning-admission-of-new-undergraduate-students-to-state-islamic-religious-higher-education-institutions/231259/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/regulation-of-the-minister-of-religion-of-the-republic-of-indonesia-number-741-of-2015-concerning-admission-of-new-undergraduate-students-to-state-islamic-religious-higher-education-institutions/231259.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Margaret","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-08","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",5,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa saja jalur penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada PTKIN?","Question",{"text":63,"@type":64},"Penerimaan dilakukan melalui SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, dan penerimaan mahasiswa baru secara mandiri yang dilaksanakan oleh masing-masing PTKIN.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Jalur SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN dilaksanakan pada waktu kapan?",{"text":68,"@type":64},"SPAN-PTKIN dapat dilakukan sebelum pelaksanaan ujian akhir sekolah atau ujian nasional, sedangkan UM-PTKIN dilakukan setelah pelaksanaan ujian akhir sekolah atau ujian nasional.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Apa prinsip utama penyelenggaraan penerimaan mahasiswa baru pada PTKIN?",{"text":72,"@type":64},"Penyelenggaraan dilakukan secara adil, akuntabel, dan transparan, termasuk tidak membedakan agama, suku, ras, jenis kelamin, umur, kedudukan sosial, kondisi fisik, serta tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},231259,1789061178,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},137451207643,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_3d24733baf745e90a7e4bdd5f77d97b2","# PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIANOMOR 741 TAHUN 2015TENTANG\n\n## PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM SARJANAPADA PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI\n\nDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA  \nMENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA,  \nMenimbang :bahwa dalam rangka standardisasi dan transparansipenerimaan mahasiswa baru program sarjana padaPerguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri,perlumenetapkan Peraturan Menteri Agama tentangPenerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana padaPerguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri;  \nMengingat  :1.Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentangSistem Pendidikan Nasional (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78,TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);  \n2.  Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentangPendidikan Tinggi (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2012 Nomor 158,TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336);  \n3.Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentangPenyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan PengelolaanPerguruan Tinggi (Lembaran Negara Republik  \n—2—  \nIndonesia Tahun 2014 Nomor 16,TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5500);  \n4.  Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentangOrganisasi Kementerian Negara (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2015 Nomor 8);  \n5.Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2015 tentangKementerian Agama (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2015 Nomor 168);  \n6.Peraturan Menteri Pendidikan dan KebudayaanNomor 49 tahun 2014 tentang Standar NasionalPendidikan Tinggi(Berita Negara Republik IndonesiaTahun 2014 Nomor 769);  \n7.  Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010tentang Organisasi dan Tata Kerja KementerianAgama sebagaimana telah beberapa diubah terakhirdengan Peraturan Menteri Agama Nomor 16 tahun2015 perubahan keempat tentang Peraturan MenteriAgama Nomor 10 Tahun 2010 tentang Organisasi danTata Kerja Kementerian Agama (Berita NegaraRepublik Indonesia Tahun 2015 Nomor 348);  \nMEMUTUSKAN:  \nMenetapkan :PERATURAN MENTERI AGAMA TENTANG PENERIMAANMAHASISWABARUPROGRAMSARJANA PADAPERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI.  \n## BAB IKETENTUAN UMUM\n\n### Pasal 1\n\nDalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:  \n1.Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yangselanjutnya disingkat PTKIN adalah perguruan tinggiyang didirikan dan/atau diselenggarakan olehpemerintah dibawah koordinasi Kementerian Agama.  \n2.Program sarjana adalah jenjang pendidikan akademiksetelah pendidikan menengah yang diselenggarakanoleh perguruan tinggi.  \n3.Mahasiswa adalah peserta didik pada jenjangpendidikan tinggi.  \n4.Forum Pimpinan PTKIN adalah forum komunikasi dankoordinasi para Rektor/Ketua Perguruan TinggiKeagamaan Negeri.  \n5.Panitia Nasional adalah panitia yang melaksanakankoordinasi penerimaan mahasiswa baru secaranasional  \n6.Panitia Lokal/Daerahadalahpanitia yangmelaksanakan koordinasi penerimaan mahasiswa barusecara nasional,secara bersama,dan atau secaramandiri pada tingkat PTKIN.  \n7.Kementerian adalah Kementerian Agama RepublikIndonesia.  \n8.  Direktur Jenderal adalah Direktur Jenderal PendidikanIslam.  \n9.Menteri adalah Menteri Agama.  \n### Pasal 2\n\nRuang lingkup Peraturan Menteri meliputi:  \na.  penerimaan mahasiswa baru;  \nb.alokasi daya tampung dalam penerimaan mahasiswabaru;  \nc.  kepanitiaan pelaksana;  \nd.persyaratan penerimaan mahasiswa baru;  \ne.  penerimaan mahasiswa baru warga negara asing;  \nf.  pembiayaan dan pertanggung jawaban keuangan;  \ng.penjaminan mutu;dan  \nh.monitoring dan evaluasi.  \n又  \n## BAB IIIPENERIMAAN MAHASISWA BARU\n\n### Pasal 3\n\nPenerimaan mahasiswa baru Program sarjana pada PTKINdilakukan melalui beberapa jalur:  \na.  Seleksi Prestasi Akademik Nasional PTKIN(SPAN-PTKIN)yang dilakukan oleh masing-masing PTKINberdasarkan hasil penelusuran prestasi akademikcalon mahasiswa;  \nb.Ujian Masuk PTKIN(UM-PTKIN)yang dilakukan olehmasing-masing PTKIN secara bersama-sama denganseleksi yang ditetapkan berdasarkan hasil ujiantertulis atau kombinasi hasil ujian tertulis dan jugakompetensi keagamaan;dan  \nc.  Penerimaan mahas","cbCaidWo4HTBzqgi","https://ap.wps.com/l/cbCaidWo4HTBzqgi","pdf",282128,12,"Indonesian","# PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA\n## PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM SARJANA PADA PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI\n# BAB I KETENTUAN UMUM\n## Pasal 1\n## Pasal 2\n# BAB II PENERIMAAN MAHASISWA BARU\n## Pasal 3\n## Pasal 4\n## Pasal 5\n# BAB III ALOKASI DAYA TAMPUNG DALAM PENERIMAAN MAHASISWA BARU\n## Pasal 6\n## Pasal 7","[{\"question\":\"Apa saja jalur penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada PTKIN?\",\"answer\":\"Penerimaan dilakukan melalui SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, dan penerimaan mahasiswa baru secara mandiri yang dilaksanakan oleh masing-masing PTKIN.\"},{\"question\":\"Jalur SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN dilaksanakan pada waktu kapan?\",\"answer\":\"SPAN-PTKIN dapat dilakukan sebelum pelaksanaan ujian akhir sekolah atau ujian nasional, sedangkan UM-PTKIN dilakukan setelah pelaksanaan ujian akhir sekolah atau ujian nasional.\"},{\"question\":\"Apa prinsip utama penyelenggaraan penerimaan mahasiswa baru pada PTKIN?\",\"answer\":\"Penyelenggaraan dilakukan secara adil, akuntabel, dan transparan, termasuk tidak membedakan agama, suku, ras, jenis kelamin, umur, kedudukan sosial, kondisi fisik, serta tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa.\"}]","PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA - NOMOR 741 TAHUN 2015 - TENTANG PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM SARJANA PADA PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI | PDF",18]