[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-228849-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-228849-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","red-and-white-village-cooperative-kdmp-as-a-strengthener-of-village-economic-resilience-amid-national-and-global-economic-turmoil","Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai Penguat Ketahanan Ekonomi Desa di Tengah Gejolak Ekonomi Nasional dan Global","","Gejolak ekonomi nasional dan global meningkatkan ketidakpastian melalui fluktuasi harga energi, ketegangan geopolitik, inflasi, perubahan kebijakan perdagangan, serta perlambatan pertumbuhan dunia. Bagi Indonesia, dampaknya terasa hingga biaya produksi petani, harga kebutuhan pokok, dan daya beli rumah tangga. Desa menjadi pihak paling rentan karena rantai distribusi panjang, keterbatasan akses permodalan, serta nilai tambah terserap perantara. KDMP hadir sebagai pusat layanan ekonomi desa terpadu, menelaah peran strategis, tantangan, dan strategi agar koperasi tumbuh berkelanjutan.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/red-and-white-village-cooperative-kdmp-as-a-strengthener-of-village-economic-resilience-amid-national-and-global-economic-turmoil/228849/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/red-and-white-village-cooperative-kdmp-as-a-strengthener-of-village-economic-resilience-amid-national-and-global-economic-turmoil/228849.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Quinn","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",6,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Mengapa gejolak ekonomi global berdampak langsung pada ekonomi desa?","Question",{"text":63,"@type":64},"Guncangan global merambat melalui nilai tukar, harga energi, dan gangguan rantai pasok. Dampaknya terlihat pada kenaikan harga input seperti pupuk dan pakan, serta volatilitas pendapatan petani dan nelayan yang sulit diprediksi.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Apa kelemahan struktural ekonomi desa yang membuatnya rentan?",{"text":68,"@type":64},"Ekonomi desa menghadapi ketergantungan pada komoditas tertentu, posisi tawar produsen yang lemah terhadap perantara, dan minimnya kelembagaan ekonomi lokal untuk menghimpun serta mengelola sumber daya warga secara kolektif.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Bagaimana KDMP dirancang untuk memperkuat ketahanan ekonomi desa?",{"text":72,"@type":64},"KDMP tidak hanya sebagai koperasi simpan pinjam, tetapi sebagai pusat layanan ekonomi desa terpadu. Program ini menggabungkan kebutuhan pokok, pergudangan, layanan logistik, dan fasilitas kesehatan dalam satu kawasan untuk membantu mengurangi tekanan eksternal pada desa.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},228849,1789029504,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},962075114765,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd","KOPERASI DESA MERAH PUTIH (KDMP) SEBAGAI PENGUATKETAHANAN EKONOMI DESA DI TENGAH GEJOLAK EKONOMINASIONAL DAN GLOBAL  \nRosti Setiawati  \nPendahuluan  \nDalam beberapa tahun terakhir perubahan ekonomi global menunjukkan tingkat ketidakpastian yang semakin tinggi. Fluktuasi harga energi, ketegangan geopolitik, inflasi, perubahan kebijakan perdagangan internasional serta perlambatan pertumbuhan ekonomidunia menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas ekonomi berbagai negara. Dana Moneter Internasional bahkan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia tertahan padakisaran tiga persen, sebuah angka yang mencerminkan pemulihan yang rapuh dan tidak merata antarkawasan. Bagi negara berkembang yang terbuka terhadap perdagangan danarus modal seperti Indonesia, gejolak semacam ini bukan sekadar persoalan statistik makro, melainkan tekanan nyata yang berimbas hingga ke harga kebutuhan pokok, biaya produksi petani, dan daya beli rumah tangga di tingkat paling bawah.  \nDi tengah tekanan eksternal tersebut, perekonomian Indonesia memang menunjukkan ketahanan yang relatif baik, dengan pertumbuhan yang masih bertumpu pada konsumsi domestik dan inflasi yang terjaga dalam rentang sasaran. Desa, yang menjadi tempat tinggal sebagian besar penduduk dan sumber utama produksi pangan, justru kerap menjadi pihak yang paling rentan ketika harga berfluktuasi. Rantai distribusi yang panjang, keterbatasanakses permodalan, serta dominasi tengkulak dan pelepas uang membuat nilai tambah darikegiatan ekonomi desa banyak terserap oleh perantara, bukan oleh produsen di hulu.  \nMerespons kondisi tersebut, pemerintah meluncurkan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang selanjutnya disingkat KDMP, sebagai salah satu agenda prioritaspembangunan. Program ini dilandasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan ditargetkan menjangkau seluruh desa dan kelurahan di Indonesia, lebih dari delapan puluh ribu unit yang kelembagaannya diresmikan pada pertengahan 2025 (Sekretariat Presiden Republik Indonesia, 2025) . KDMP dirancang bukan sekadar sebagai badan usaha simpan pinjam, melainkan sebagai pusat layanan ekonomi desa terpadu yang menggabungkan geraikebutuhan pokok, pergudangan, layanan logistik, hingga fasilitas kesehatan dalam satu kawasan.  \nDalam perspektif pembangunan ekonomi, KDMP tidak hanya berfungsi sebagai badanusaha, tetapi juga sebagai institusi sosial ekonomi yang mampu membangun ketahananekonomi masyarakat lokal  \nPemilihan desa sebagai pusat perhatian bukan tanpa alasan. Desa bukan sekadar wilayah administratif, melainkan basis produksi pangan, ruang hidup mayoritas penduduk, sekaligus titik temu antara ekonomi rakyat dan kebijakan negara. Ketika guncanganekonomi datang, kemampuan desa untuk bertahan turut menentukan stabilitas ekonominasional secara keseluruhan. Karena itu, memperkuat ekonomi desa bukan agenda yang terpisah dari pengelolaan ketahanan ekonomi nasional, melainkan bagian yang menyatu dengannya. Inisiatif menempatkan koperasi sebagai motor ekonomi desa perlu dilihat  \ndalam bingkai yang lebih luas, yaitu sebagai upaya membangun fondasi ekonomi yang dimulai dari unit terkecil masyarakat.  \nPengembangan KDMP dengan menempatkannya dalam konteks gejolak ekonomi nasional dan global, pertanyaan yang menjadi pijakan adalah sejauh mana koperasi desa dapat berfungsi sebagai penyangga ketahanan ekonomi ketika tekanan datang dari luar yang sulit dikendalikan. Pembahasan diarahkan untuk tidak berhenti pada deskripsi program, melainkan menelaah secara kritis posisi strategis KDMP, tantangan yang membayanginya, serta strategi pengembangan yang diperlukan agar koperasi ini tidak berhenti sebagaiproyek administratif, tetapi tumbuh menjadi institusi ekonomi yang hidup dan berkelanjutan.  \nGejolak Ekonomi Nasional dan Global serta Tekanannya terhadap Ekonomi Desa  \nMemahami urgensi KDMP menuntut pemikiran yang jernih atas sumber gejolak ekonomiyang sedang berlangsung. Pada tataran global, ","cbCaihFf7ZmTKwoQ","https://ap.wps.com/l/cbCaihFf7ZmTKwoQ","pdf",398917,10,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Konteks gejolak ekonomi global dan nasional\n## Kerentanan ekonomi desa\n## Program KDMP sebagai respon kebijakan\n# Gejolak Ekonomi Nasional dan Global serta Tekanannya terhadap Ekonomi Desa\n## Sumber ketidakpastian global\n## Dampak pada rantai pasok dan pendapatan produsen kecil\n## Langkah kebijakan nasional dan tantangan pemerataan hingga desa","[{\"question\":\"Mengapa gejolak ekonomi global berdampak langsung pada ekonomi desa?\",\"answer\":\"Guncangan global merambat melalui nilai tukar, harga energi, dan gangguan rantai pasok. Dampaknya terlihat pada kenaikan harga input seperti pupuk dan pakan, serta volatilitas pendapatan petani dan nelayan yang sulit diprediksi.\"},{\"question\":\"Apa kelemahan struktural ekonomi desa yang membuatnya rentan?\",\"answer\":\"Ekonomi desa menghadapi ketergantungan pada komoditas tertentu, posisi tawar produsen yang lemah terhadap perantara, dan minimnya kelembagaan ekonomi lokal untuk menghimpun serta mengelola sumber daya warga secara kolektif.\"},{\"question\":\"Bagaimana KDMP dirancang untuk memperkuat ketahanan ekonomi desa?\",\"answer\":\"KDMP tidak hanya sebagai koperasi simpan pinjam, tetapi sebagai pusat layanan ekonomi desa terpadu. Program ini menggabungkan kebutuhan pokok, pergudangan, layanan logistik, dan fasilitas kesehatan dalam satu kawasan untuk membantu mengurangi tekanan eksternal pada desa.\"}]","Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai Penguat Ketahanan Ekonomi Desa di Tengah Gejolak Ekonomi Nasional dan Global | PDF",15]