[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-51245-id":3,"doc-seo-51245-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},51245,8796095461564,"Liam","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",48,"Cerita & Novel","Rain, Rain","Kisah ini berpusat pada awan yang sedang bahagia melayang di langit. Sesosok burung merak bertanya mengapa awan itu tidak menurunkan hujan, karena burung merak ingin menari untuknya. Seekor ikan memohon agar awan segera menurunkan hujan karena membutuhkan lebih banyak air. Seorang petani dengan penuh harap meminta awan untuk segera membuat hujan karena sudah waktunya untuk menanam. Raju menambahkan bahwa jika awan menurunkan hujan, ia akan mengapungkan perahu kertasnya. Akhirnya, awan menurunkan tetesan hujan yang berkilauan. Burung merak memamerkan bulu ekornya yang indah lalu menari. Kolam menjadi penuh air lagi, membuat ikan merasa senang. Petani pun pergi menanam bibit. Cerita ini menggambarkan pentingnya hujan bagi berbagai makhluk hidup dan aktivitas manusia, serta menunjukkan bagaimana awan dapat merespons kebutuhan mereka dengan menurunkan hujan yang membawa kebahagiaan dan kehidupan. Visual dalam cerita ini menampilkan interaksi antara awan yang ceria, karakter-karakter yang membutuhkan hujan, dan pemandangan alam yang diwakilinya.","Udan, Udan SanjivJaiswal ’Sanjay’  \nAjit Narayan  \nAna mega sing mlaku-mlaku ing langit kanthi bungah atine.  \nManuk Merak takon,”Geneya kowe orangudhunake udan? Aku arep njoged kanggo kowe .”  \nIwak sambat,”Tulung udane enggal  \ndidhunake . Aku butuh banyu luwih akeh iki.”  \nPak Tani ngarep-arep,”Tulung enggal gaweudan. Iki wis wayahe tandur.”  \nRaju kandha,”Yen kowe gawe udan, aku arepngentirake prau kertasku.”  \nMega banjur ngedhunake tetes-tetes udan sing sumunar .  \nManuk Merak megarake wulu buntute singendah banjur njoged.  \nBlumbang kebak banyu maneh. Iwake ngrasa seneng.  \nPak Tani budhal nandur winih.","cbCaijGBnrAET1SN","https://ap.wps.com/l/cbCaijGBnrAET1SN","pdf",1119884,3,1,13,"Indonesian","id",113,"# Rain, Rain\n## A happy cloud\n## Needs for rain\n## Rain is here","[{\"question\":\"Siapa saja yang menanyakan awan untuk menurunkan hujan dan mengapa?\",\"answer\":\"Burung merak menanyakan awan untuk menurunkan hujan karena ingin menari. Ikan memohon hujan karena membutuhkan lebih banyak air. Petani mengharapkan hujan karena sudah waktunya untuk menanam. Raju ingin mengapungkan perahu kertasnya jika hujan turun.\"},{\"question\":\"Apa yang terjadi setelah awan menurunkan hujan?\",\"answer\":\"Burung merak memamerkan bulu ekornya yang indah dan menari. Kolam terisi kembali dengan air, membuat ikan merasa senang. Petani kemudian pergi menanam bibit.\"},{\"question\":\"Karakter utama dalam cerita ini adalah?\",\"answer\":\"Karakter utama dalam cerita ini adalah awan yang sedang bahagia.\"}]",1783589800,20,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"rain-rain","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/rain-rain/51245/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-19","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa saja yang menanyakan awan untuk menurunkan hujan dan mengapa?","Question",{"text":75,"@type":76},"Burung merak menanyakan awan untuk menurunkan hujan karena ingin menari. Ikan memohon hujan karena membutuhkan lebih banyak air. Petani mengharapkan hujan karena sudah waktunya untuk menanam. Raju ingin mengapungkan perahu kertasnya jika hujan turun.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa yang terjadi setelah awan menurunkan hujan?",{"text":80,"@type":76},"Burung merak memamerkan bulu ekornya yang indah dan menari. Kolam terisi kembali dengan air, membuat ikan merasa senang. Petani kemudian pergi menanam bibit.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Karakter utama dalam cerita ini adalah?",{"text":84,"@type":76},"Karakter utama dalam cerita ini adalah awan yang sedang bahagia.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]