[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-294064-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-294064-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","queue-modeling-for-issuing-physical-mental-and-drug-free-health-certificates-at-rsud-dr-abdoer-rahem-situbondo-using-petri-net-and-max-plus-algebra","Model Antrian Pengurusan Surat Keterangan Sehat Jasmani, Rohani, dan Napza di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo menggunakan Petri Net dan Aljabar Max-Plus","","Antrian pelayanan kesehatan merupakan permasalahan event diskrit yang umum di rumah sakit, termasuk layanan pengurusan Surat Keterangan Sehat Jasmani, Rohani, dan Napza di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Penelitian ini memodelkan sistem antrian dengan pendekatan Petri Net dan Aljabar Max-Plus untuk memperoleh estimasi waktu pelayanan yang optimal. Data sekunder berasal dari alur proses pelayanan sesi 1 pukul 08.00 WIB, lalu dianalisis melalui studi literatur, pemodelan, pembentukan model, dan simulasi pada PIPE 4.3.0. Hasil menunjukkan total waktu 195 menit (11.15 WIB) dengan keluaran surat keterangan.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/queue-modeling-for-issuing-physical-mental-and-drug-free-health-certificates-at-rsud-dr-abdoer-rahem-situbondo-using-petri-net-and-max-plus-algebra/294064/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/queue-modeling-for-issuing-physical-mental-and-drug-free-health-certificates-at-rsud-dr-abdoer-rahem-situbondo-using-petri-net-and-max-plus-algebra/294064.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Mary Man","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-17",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":33},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":62,"@type":63},"Penelitian ini bertujuan memodelkan sistem antrian layanan Surat Keterangan Sehat Jasmani, Rohani, dan Napza menggunakan Petri Net dan Aljabar Max-Plus untuk memperoleh estimasi waktu pelayanan yang optimal.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Data apa yang digunakan untuk pemodelan dan simulasi?",{"text":67,"@type":63},"Data sekunder yang digunakan adalah alur proses pelayanan sesi 1 pukul 08.00 WIB yang diperoleh dari website resmi RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Berapa estimasi waktu total pelayanan jika pasien datang pukul 08.00 WIB?",{"text":71,"@type":63},"Jika pasien datang pukul 08.00 WIB, estimasi total waktu pelayanan hingga memperoleh surat keterangan adalah 195 menit atau 3 jam 15 menit, sehingga pasien selesai pada pukul 11.15 WIB.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},294064,1789674697,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,104,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":105,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":33,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":141},7421720224475,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","MODEL ANTRIAN PENGURUSAN SURAT KETERANGAN JASMANI, ROHANI, DAN NAPZA DI RSUD dr. ABDOER RAHEM SITUBONDOMENGGUNAKAN PETRI NET DAN ALJABAR MAX-PLUS  \nQUEUE FOR THE CERTIFICATE ISSUANCE PROCESS OF PHYSICAL, MENTAL, AND DRUG-FREE HEALTH STATEMENTS AT REGIONAL HOSPITAL OF dr. ABDOER RAHEM SITUBONDO USING PETRI NET  \nAND MAX-PLUS ALGEBRA  \nDesi Indriyani1), Santoso2), Lisma Dian Kartika Sari 3), Fatmawati Sri Wahyuni4)  \n1,2,4Prodi Matematika, Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi,  \nUniversitas Abdurachman Saleh Situbondo 3Prodi Pendidikan Matematika, STKIP PGRI Situbondo 1Email: [desi.indriyani@unars.ac.id](desi.indriyani@unars.ac.id)  \nABSTRAK  \nAntrian pelayanan kesehatan merupakan salah satu permasalahan event diskrit yang umum terjadi di rumah sakit, termasuk dalam layanan pengurusan Surat Keterangan Sehat Jasmani, Rohani, dan Napza di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan sistem antrian pada layanan tersebut menggunakan pendekatan Petri Net dan Aljabar Max-Plus guna memperoleh estimasi waktu pelayananyang optimal. Data sekunder yang digunakan berupa alur proses pelayanan sesi 1 pukul 08.00 WIB yang diperoleh dari website resmi RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Metode yang digunakan mencakup studi literatur, pemodelan Petri Net, pembentukan model Aljabar Max-Plus, serta simulasi dengan perangkat lunak PIPE 4.3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Petri Net berhasil merepresentasikan urutan layanan secara sistematis dan model Aljabar Max-Plus mampu mengestimasi waktu pelayanan. Jika pasien datang pukul 08.00 WIB, maka estimasi total waktu pelayanan hingga memperoleh surat keterangan adalah 195 menit atau 3 jam 15 menit sehingga pasien selesai memperoleh layanan pengurusan Surat Keterangan Sehat Jasmani, Rohani, dan Napza di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo pada pukul 11.15 WIB. Hasil penelitian ini dapat dijadikanacuan dalam peningkatan efisiensi layanan administrasi di rumah sakit, khususnya dalampengurusan Surat Keterangan Sehat Jasmani, Rohani, dan Napza di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo.  \nKata kunci: Sistem antrian; Petri Net; Aljabar Max-Plus; RSUD  \nABSTRACT  \nHealthcare service queues are one of the most common discrete event problems encountered in hospitals, including the service for obtaining the Physical, Mental, and Drug-Free Health Certificate at RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. This study aims to model the queuing system for that service using the Petri Net and Max-Plus Algebra approaches in order to estimate optimal service time. The secondary data used in this research is the service process flow of Session 1 at 08:00 AM, obtained from the official website of RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. The methods employed include literature review, Petri Net modeling, Max-Plus Algebra formulation, and simulation using PIPE 4.3.0 software. The results show that the Petri Net model successfully represents the service  \nsequence systematically, and the Max-Plus Algebra model can estimate the service time accurately. If a patient arrives at 08:00 AM, the estimated total time required to complete the entire process is 195 minutes or 3 hours and 15 minutes, indicating that the patient will complete the process at 11:15 AM. The findings of this research can serve as a reference for improving administrative service efficiency in hospitals, particularly in processing the Physical, Mental, and Drug-Free Health Certificate at RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo.  \nKeywords: queuing system; Petri Net; Max-Plus Algebra; RSUD  \nPENDAHULUAN  \nDalam kehidupan sehari-hari sering ditemui permasalahan antrian yang termasuk dalam event diskrit (Pertiwi, 2016) . Antrian muncul dikarenakan adanya kebutuhan layanan yang melebihi kapasitas atau fasilitas yang tersedia (Ekoanindiyo, 2011) . Masalah antrian yang paling sering ditemui adalah di rumahsakit, terutama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang melayani pasien dengansegala jenis kepesertaannya, seperti pasien BPJS, pasien umum, ataupun pasiendengan p","cbCaijgYgS0UZqWh","https://ap.wps.com/l/cbCaijgYgS0UZqWh","pdf",767962,12,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Konsep antrian sebagai event diskrit\n## Peran Petri Net pada pemodelan sistem\n# Metode Penelitian\n## Studi literatur\n## Pemodelan Petri Net\n## Aljabar Max-Plus dan simulasi PIPE\n# Hasil dan Pembahasan\n## Representasi urutan layanan\n## Estimasi waktu pelayanan total\n# Kesimpulan\n## Implikasi untuk efisiensi layanan administrasi","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini bertujuan memodelkan sistem antrian layanan Surat Keterangan Sehat Jasmani, Rohani, dan Napza menggunakan Petri Net dan Aljabar Max-Plus untuk memperoleh estimasi waktu pelayanan yang optimal.\"},{\"question\":\"Data apa yang digunakan untuk pemodelan dan simulasi?\",\"answer\":\"Data sekunder yang digunakan adalah alur proses pelayanan sesi 1 pukul 08.00 WIB yang diperoleh dari website resmi RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo.\"},{\"question\":\"Berapa estimasi waktu total pelayanan jika pasien datang pukul 08.00 WIB?\",\"answer\":\"Jika pasien datang pukul 08.00 WIB, estimasi total waktu pelayanan hingga memperoleh surat keterangan adalah 195 menit atau 3 jam 15 menit, sehingga pasien selesai pada pukul 11.15 WIB.\"}]","Model Antrian Pengurusan Surat Keterangan Sehat Jasmani, Rohani, dan Napza di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo menggunakan Petri Net dan Aljabar Max-Plus | PDF",18]