[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-231901-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-231901-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","press-release-03-universitas-nusa-cendana","SIARAN PERS - 03 - Universitas Nusa Cendana","","Siaran pers Universitas Nusa Cendana (Undana) memuat dua agenda penting. Pertama, Undana mengukuhkan dua Guru Besar baru melalui Rapat Senat Terbu ka Luar Biasa, menekankan penguatan “Benteng Akademik” serta riset berdampak bagi masyarakat NTT. Kedua, Undana resmi membuka dua program studi spesialis kedokteran—Anestesiologi dan Terapi Intensif serta Obstetri dan Ginekologi—sejalan arahan Presiden untuk percepatan layanan kesehatan, termasuk kerja sama dengan universitas pembina dan pengembangan RS PTN.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/press-release-03-universitas-nusa-cendana/231901/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/press-release-03-universitas-nusa-cendana/231901.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Liam","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-24","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":33},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa agenda utama yang dibahas dalam siaran pers Undana?","Question",{"text":62,"@type":63},"Siaran pers memuat pengukuhan dua Guru Besar baru serta pembukaan dua program studi spesialis kedokteran, termasuk rencana penerimaan mahasiswa dan dukungan pengembangan RS PTN.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Siapa dua Guru Besar yang dikukuhkan dan bidangnya apa?",{"text":67,"@type":63},"Prof. Dr. Drs. Andreas Ande dikukuhkan sebagai Guru Besar Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Daerah (FKIP), sedangkan Prof. Dr. Ir. Thomas Mata Hine dikukuhkan sebagai Guru Besar Bioteknologi Reproduksi Ternak (FPKP).",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Kapan dan melalui keputusan apa Undana membuka program studi spesialis kedokteran?",{"text":71,"@type":63},"Pembukaan program studi spesialis didasarkan pada Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 78/B/O/2026, dan dijadwalkan mulai menerima mahasiswa baru pada Semester Genap TA 2026/2027.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},231901,1789067719,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,104,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":105,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":33,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":30,"language":136,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":137,"faqs":138,"seo_title":139,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":140},8796095461564,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","Sipers 01-Nomor : 15/UN15.11/PP/2026  \nKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS NUSA CENDANA  \nBIRO PERENCANAAN & KERJASAMA  \nRabu, 14 Januari 2026  \nS I A R A N P E R S  \nUndana Kukuhkan 2 Guru Besar Baru: Solusi Budaya & Teknologi Ternak untuk NTT  \nKUPANG, 14 Januari 2026 – Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi mengukuhkan dua Guru Besar baru dalam Rapat Senat Terbu ka Luar Biasa yang digelar di Grha Undana, Rabu (14/1). Pengukuhan i ni menjadi momentum strategis bagi universitas tertua di NTT tersebut dalam memperkuat \"Benteng Akademik\" sekaligus merespons tantangan Asta Cita Pemerintah RI melalui riset yang berdampak langsung pada masyarakat.  \nDua Guru Besar yang dikukuhkan ada lah Prof. Dr. Drs. Andreas Ande, M. Si sebagai Guru Besar Bidang Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Daerah pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( FKIP), dan Prof. Dr. Ir. Thomas Mata Hi ne, M. Si sebagai Guru Besar Bidang Bioteknologi Reproduksi Ternak pada Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan ( FPKP).  \nRektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jef ri S. Bale, S.T., M. Eng, dalam sambutannya menegaskan bahwa pencapaianjabatan akademik tertinggi ini bu kanlah terminal akhir, melain kan garis start baru untuk kont ribusi yangle bih luas.  \n“Hari ini Undana mendapat tambahan amunisi SDM unggul. Saya berpesan kepada para Guru Besar baru, jadilah harapan yang berjalan. Ilmu yang Saudara miliki harus hidup dan berdampak nyata, bukan hanya tersimpan di perpustakaan, tetapi menjadi solusi bagi masyarakat NTT dan bangsa,” ujar Rektor Jef ri.  \nDukungan Pemerintah Provinsi NTT Gubernur Nusa Tenggara Timur yang diwakili ole h P lt. Asisten I Setda Provinsi NTT, Drs. Kanisius H. M. Mau, M. Si, menyampaikan apresiasi tinggi atas dikukuhkannya dua pakarini. Menurut nya, kepakaran kedua profesor tersebut sangat relevan dengan dua sektor prioritaspembangunan NTT: Pariwisata dan Peternakan.  \n“Provinsi kita membutuhkan narasi sejarah yang kuat untuk mendukung pariwisata berbasis budaya, dan itu ada pada keahlian Prof. Ande. Di sisi lain, sebagai lumbung ternak nasional, NTT butuh teknologi sains untuk menghadapi perubahan iklim, yang dijawab oleh riset Prof. Thomas. Ini adalah kolaborasi akademisi dan pemerintah yang kita butuhkan,” tegas Kanisius.  \nMenjawab Krisis Identitas dan Keta hanan Pangan Dalam orasi ilmiahnya berjudul “Manusia dan Sejarah Kebudayaan Daerah Nusa Tenggara Timur dalam Kuriku lum Pendidikan Merdeka Belajar”, Prof. Andreas Ande menyoroti fenomena \"amnesia sejarah\" yang mengancam generasi muda. Ia menawarkan solusi integrasi nilai kearifan loka l ke dalam kurikulum Merdeka Belajar untuk membangun karakter bangsayang kokoh.  \nSementara itu, Prof. Thomas Mata Hi ne menyampaikan orasi ilmia h bertajuk “I novasi Aditif Berbasis Ekstrak Daun Kelor untuk Preservasi dan Kriopreservasi Sperma”. Inovasi i ni memanfaatkan tanaman Kelor ( Moringa o leifera)—ke kayaan hayati NTT—sebagai bahan pengencer sperma ternak yang murahnamun berteknologi tinggi. Riset ini diharapkan mampu mengakselerasi populasi ternak sapi untuk mendu kung swasembada pangan nasional.  \nAcara pengukuhan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini berlangsung khidmat, dihadiri oleh jajaran Senat Universitas, Forkopimda NTT, pimpinan OPD, serta ke luarga besar kedua Guru Besar.  \nNarahubung Media:  \nOllien Manggol, S. KM., MPA.,CRASub Koordinator Humas  \nGedung ICT Center-Lt.1, J l. Adisucipto Penfui, Kupang [Email : humasundana@undana.ac.id](Email : humasundana@undana.ac.id)  \nPhone : 0813-8590-5757  \nSipers 02-Nomor : 23/UN15.11/PP/2026  \nKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS NUSA CENDANA  \nBIRO PERENCANAAN & KERJASAMA  \nSelasa, 20 Januari 2026  \nS I A R A N P E R S  \nPerkuat Transformasi Kesehatan Nasional, Undana Resmi Buka Dua Prodi  \nSpesialis dan Kembangkan RS PTN  \nKUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) secara resmi memulai babak baru dalampengembangan pendidikan kedo kteran di Nusa Tenggara Timur ( NTT). Hal ini ditandai denganterb","cbCaihoFwnBzhemT","https://ap.wps.com/l/cbCaihoFwnBzhemT","pdf",10383006,"Indonesian","# Undana Kukuhkan Dua Guru Besar Baru\n## Bidang pembelajaran sejarah kebudayaan daerah\n## Bidang bioteknologi reproduksi ternak\n# Undana Resmi Buka Dua Prodi Spesialis Kedokteran\n## Izin pembukaan program studi\n## Kolaborasi dengan universitas pembina\n## Pengembangan RS PTN","[{\"question\":\"Apa agenda utama yang dibahas dalam siaran pers Undana?\",\"answer\":\"Siaran pers memuat pengukuhan dua Guru Besar baru serta pembukaan dua program studi spesialis kedokteran, termasuk rencana penerimaan mahasiswa dan dukungan pengembangan RS PTN.\"},{\"question\":\"Siapa dua Guru Besar yang dikukuhkan dan bidangnya apa?\",\"answer\":\"Prof. Dr. Drs. Andreas Ande dikukuhkan sebagai Guru Besar Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Daerah (FKIP), sedangkan Prof. Dr. Ir. Thomas Mata Hine dikukuhkan sebagai Guru Besar Bioteknologi Reproduksi Ternak (FPKP).\"},{\"question\":\"Kapan dan melalui keputusan apa Undana membuka program studi spesialis kedokteran?\",\"answer\":\"Pembukaan program studi spesialis didasarkan pada Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 78/B/O/2026, dan dijadwalkan mulai menerima mahasiswa baru pada Semester Genap TA 2026/2027.\"}]","SIARAN PERS - 03 - Universitas Nusa Cendana | PDF",5]