[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-118163-id":3,"doc-seo-118163-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},118163,137451207643,"Noah","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_3d24733baf745e90a7e4bdd5f77d97b2",54,"Penelitian & Laporan","PREDIKSI VISIBILITAS HILAL - MODUS PENGAMATAN MATA TELANJANG DI WILAYAH TROPIS - MODEL KASTNER BERBANTUAN MACHINE LEARNING","Prediksi visibilitas hilal diperlukan untuk menentukan awal bulan pada kalender lunar seperti kalender Hijriah. Model Kastner terbukti efektif untuk wilayah tropis, namun perhitungannya panjang sehingga kurang efisien. Penelitian ini mengintegrasikan model Kastner dan machine learning guna menemukan algoritme yang mampu memprediksi visibilitas hilal pada modus pengamatan mata telanjang, sekaligus mensimulasikan serta mengidentifikasi variabel berpengaruh terhadap kinerja model. Tiga algoritme (LM, GLM, SVR) diuji pada empat skenario menggunakan dataset berbasis Kastner dari laporan Kemenag RI, komunitas RHI, dan kompilasi internasional oleh Muhammad Odeh.","PREDIKSI VISIBILITAS HILAL MODUS PENGAMATAN MATA TELANJANG DI WILAYAH TROPIS BERDASARKAN MODEL KASTNER BERBANTUAN MACHINE LEARNING  \nSKRIPSI  \ndiajukan untuk memenuhi sebagian syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Sains Program Studi Fisika Konsentrasi Fisika Antariksa dan Energi Tinggi  \nOleh  \nMala Amanda  \n2008144  \nPROGRAM STUDI FISIKA  \nFAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM  \nUNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA  \nPREDIKSI VISIBILITAS HILAL MODUS PENGAMATAN MATA TELANJANG DI WILAYAH TROPIS BERDASARKAN MODEL KASTNER  \nBERBANTUAN MACHINE LEARNING  \nOleh :  \nMala Amanda  \nSkripsi ini diajukan untuk memenuhi sebagian syarat memperoleh gelar Sarjana Sains  \nProgram Studi Fisika  \nFPMIPA UPI  \n©Mala Amanda  \nUniversitas Pendidikan Indonesia  \n2024  \nHak Cipta dilindungi undang-undang  \nSkripsi ini tidak boleh diperbanyak seluruhnya atau sebagian, dengan dicetak ulang, difoto kopi, atau cara lainnya tanpa izin dari penulis.  \nPREDIKSI VISIBILITAS HILAL MODUS PENGAMATAN MATA TELANJANG DI WILAYAH TROPIS BERDASARKAN MODEL KASTNER BERBANTUAN MACHINE LEARNING  \nMALA AMANDA  \nPembimbing I : Dr. Judhistira Aria Utama, M. Si.  \nPembimbing II : Prof. Lala Septem Riza, M. T., Ph. D.  \nABSTRAK  \nPrediksi visibilitas hilal sangat penting untuk menentukan awal bulan (month) padakalender lunar (seperti kalender hijriah) yang digunakan oleh umat Islam. Model Kastner telah terbukti efektif dalam memprediksi visibilitas hilal di wilayah tropis, tetapi prosedur perhitungan visibilitas hilal dengan model Kastner sangat panjang, sehingga kurang efisien. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengintegrasikan model Kastner dan Machine learning untuk menemukan algoritme Machine learning yang mampu memprediksi visibilitas hilal modus pengamatan mata telanjang di wilayah tropis dengan baik, serta mensimulasikan dan mengidentifikasivariabel yang memengaruhi kinerja Machine learning tersebut. Tiga algoritme Machine learning, yaitu Linear Regression/Linear Model (LM), Generalized Linear Model (GLM), dan Support Vector Regression (SVR), masing-masing di uji dengan empat skenario eksperimen. Data yang digunakan pada penelitian ini, merupakan laporan pengamatan hilal yang bersumber dari KEMENAG RI (Kementerian Agama Republik Indonesia), komunitas RHI (Rukyatul Hilal Indonesia), dan laporan pengamatan hilal Internasional yang dikompilasi oleh Muhammad Odeh. Penelitian ini berhasil melakukan uji coba terhadap algoritme Machine learning (LM, GLM, dan SVR) menggunakan dataset yang dibangunberdasarkan model Kastner. Berdasarkan eksperimen yang dilakukan, lintang geografis, bujur geografis, waktu visibilitas hilal dihitung, z, h, θ, elongasi, magnitudo visual, r, k, dan elevasi memengaruhi kinerja algoritme SVR yang merupakan model terbaik untuk memprediksi visibilitas hilal, dengan nilai RMSE 0,207, R-squared 0,992, dan MAE 0,158 . Algoritme SVR dapat memprediksi visibilitas hilal dengan akurat dan efisien sehingga mampu bersaing denganalgoritme Machine learning lainnya.  \nKata Kunci: Visibilitas Hilal, Model Kastner, Linear Regression, Generalized Linear Model, Support Vector Regression  \nPREDICTION OF YOUNG LUNAR CRESCENT VISIBILITY MODE  \nNAKED EYE OBSERVATIONS IN THE TROPICS BASED ON  \nTHE KASTNER MODEL ASSISTED MACHINE LEARNING  \nMALA AMANDA  \nAdvisor I : Dr. Judhistira Aria Utama, M. Si.  \nAdvisor II : Prof. Lala Septem Riza, M. T., Ph. D.  \nABSTRACT  \nPrediction of hilal visibility is very important to determine the beginning of the month in the lunar calendar (such as the Hijri calendar) used by Muslims. The Kastner model has been proven effective in predicting hilal visibility in the tropics, but the procedure for calculating hilal visibility with the Kastner model is very long, making it less efficient. Therefore, this study aims to integrate the Kastner model and machine learning to find a machine learning algorithm that is able to predict the visibility of the new moon naked-eye observation mode in the tropics well, as well as simula","cbCairuBC3uLF8Zc","https://ap.wps.com/l/cbCairuBC3uLF8Zc","pdf",1773099,4,1,21,"Indonesian","id",113,"# Abstrak\n## Tujuan dan integrasi model\n## Metode dan algoritme machine learning\n## Data penelitian\n## Hasil dan variabel berpengaruh\n# Kata Kunci\n# Daftar Isi\n## Lembar Pengesahan\n## Lembar Pernyataan\n## Kata Pengantar\n## Ucapan Terima Kasih\n## Abstrak - Abstract","[{\"question\":\"Mengapa prediksi visibilitas hilal penting dalam kalender lunar?\",\"answer\":\"Prediksi visibilitas hilal digunakan untuk menentukan awal bulan dalam kalender lunar seperti kalender Hijriah.\"},{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini terkait model Kastner dan machine learning?\",\"answer\":\"Menemukan algoritme machine learning yang mampu memprediksi visibilitas hilal pada modus pengamatan mata telanjang di wilayah tropis, sekaligus mensimulasikan dan mengidentifikasi variabel yang memengaruhi kinerjanya.\"},{\"question\":\"Algoritme machine learning apa yang menunjukkan kinerja terbaik dan metriknya apa?\",\"answer\":\"Support Vector Regression (SVR) menjadi model terbaik dengan RMSE 0,207, R-squared 0,992, dan MAE 0,158.\"}]","PREDIKSI VISIBILITAS HILAL - MODUS PENGAMATAN MATA TELANJANG DI WILAYAH TROPIS - MODEL KASTNER BERBANTUAN MACHINE LEARNING | PDF",1785681957,32,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":29},"prediction-of-hilal-visibility-naked-eye-observation-mode-in-the-tropics-kastner-model-assisted-by-machine-learning","",{"@graph":37,"@context":86},[38,54,69],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/prediction-of-hilal-visibility-naked-eye-observation-mode-in-the-tropics-kastner-model-assisted-by-machine-learning/118163/",{"url":53,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":42,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-16","2026-08-02",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Mengapa prediksi visibilitas hilal penting dalam kalender lunar?","Question",{"text":76,"@type":77},"Prediksi visibilitas hilal digunakan untuk menentukan awal bulan dalam kalender lunar seperti kalender Hijriah.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Apa tujuan penelitian ini terkait model Kastner dan machine learning?",{"text":81,"@type":77},"Menemukan algoritme machine learning yang mampu memprediksi visibilitas hilal pada modus pengamatan mata telanjang di wilayah tropis, sekaligus mensimulasikan dan mengidentifikasi variabel yang memengaruhi kinerjanya.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Algoritme machine learning apa yang menunjukkan kinerja terbaik dan metriknya apa?",{"text":85,"@type":77},"Support Vector Regression (SVR) menjadi model terbaik dengan RMSE 0,207, R-squared 0,992, dan MAE 0,158.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,103,107,111,115,117,121,125,129,133],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":101,"show_sort_weight":97,"slug":102},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":105,"show_sort_weight":97,"slug":106},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":109,"show_sort_weight":97,"slug":110},51,"Komik","comic",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":113,"show_sort_weight":97,"slug":114},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":116},"research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general",{"id":134,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":135,"show_sort_weight":4,"slug":136},181,"Formulir","formulir"]