[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-40455-id":3,"doc-seo-40455-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},40455,1099514068035,"Ezra","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",49,"Sastra","Kekuasaan Politik dan Kebudayaan","Kumpulan wawancara “Kekuasaan, Politik dan Kebudayaan” menghimpun percakapan dengan Edward W. Said dalam rentang 1976–2000. Didominasi suasana tatap muka empat mata yang informal, saling tukar gagasan, klarifikasi, dan rekonstruksi atas argumen yang muncul saat diskusi. Prakata menekankan bahwa wawancara berfungsi sebagai respons terhadap gagasan Said dalam tulisan dan juga sebagai ruang penemuan yang terus berlangsung. Materinya meliputi lintas topik dari kritik sastra hingga politik dan isu kawasan.","KEKUASAAN,POLITIK,DANKEBUDAYAAN  \nWawancara denganEDWARD W.SAlD  \nKEKUASAAN,POLITIK,DANKEBUDAYAAN  \nKEKUASAAN,POLITIK,DANKEBUDAYAAN  \nWawancara dengan  \nEDWARD W.SAID  \nEditor:Gauri Viswanathan  \nKEKUASAAN,POLITIK,DAN KEBUDAYAAN  \nWawancara dengan Edward W.Said  \n(Editing dan Kata Pengantar oleh Gauri Viswanathan)Diterjemahkan dari buku Power,and Cultur:Intervieus witb Edvard W.Said,Pantheon Books,New York,2001  \nPP13.03.Cetakan Pertama,September 2003  \nPenerjemah:Hartono Hadikusumo,E.SetiyawatiAlkhatabPerancang Sampul:Buldanul KhuriGambar Sampul:Guernica karya PicassoPenyunting:Toni SetiawanPemeriksa Aksara:Y.RikaPenata Aksara:Sugeng DT.  \nPenerbit:PUSTAKA PROMETHEA  \nE-mail:pustakapromethea@yahoo.com  \nUntuk anakku,Najla dan Wadie,Kegembiraan bidpkeu  \nPrakata  \nKUMPULAN wawancara inimeliputi rentang waktu antara tahun1976 hingga 2000,dan mencakup berbagai macam pokok ba-hasan.Kecuali wawancara yang pertama,yang muncul dalam jurnalDiacritics terbitan Cornell University dan merupakan wawancaratertulis antara para penyunting dan saya sendiri,semua petikanini terjadi,katakanlah,dalam situasi empat mata.Dengan demi-kian,petikan-petikan ini mencerminkan betapa akrabnya perte-muan-pertemuan semacam itu;adanya saling tukar pikiran;baha-sa tanya jawab yang informal;obrolan ke sana kemari;membuatdan me-reka ulang pernyataan atau argumen,dan tantangan sertakontet-tantangan yang terjadi antara pewawancara dan terwawan-cara.Petikan-petikan ini sudah disunting,pertama-tama oleh jur-nal-jurnal,koran-koran,dan majalah-majalah yang melakukan wa-wancara-wawancara tersebut untuk pertama kalinya dan di manapetikan-petikan ini pertama kali muncul;kedua,oleh ProfesorGauri Viswanathan dan Shelley Wanger;dan ketiga,oleh saya sen-diri.Jadi,petikan-petikan ini merupakan kumpulan bermacam-macam wacana seketika dan klarifikasi kemudian.Tidak ada upayaapa pun yang dilakukan oleh siapa pun yang terlibat di dalamnyauntuk membuat wawancara-wawancara ini tampak “lebih layakditulis”.Oleh karenanya,wawancara-wawancara ini merupakantekaman-rekaman dari berbagai acara dan kesempatan,yang di-lakukan pada tempat dan waktu,dalam terbitan-terbitan,dan oleh  \nviii—EDWARDW.SAID  \npewawancara(orang-orang Amerika,Eropa,Timur Tengah,danIndia)yang berbeda-beda,dan dalam berbagai situasi,suasanadan keprihatinan dan keprihatinan yang berlainan.  \nWawancara memainkan peran yang tidak dimainkan oleh esaidan buku-buku.Yang paling sering terjadi dalam kasus saya,wa-wancara semacam itu muncul sebagai respons-respons terhadapapa yang telah saya tulis di buku-buku dan artikel-artikel saya,dan dengan demikian,mencerminkan minat dan kepentinganorang-orang yang melakukan wawancara yang bersangkutan.Se-kalipun demikian,harus saya katakan bahwa wawancara-wawan-cara tersebut telah menjadi fitur tetap dalam kehidupan guru-penulis dan kritikus publik yang satu ini.Ke mana pun saya pergiuntuk memberi kuliah atau menerbitkan buku,saya merasa ber-syukur bahwa orang-orang yang baik dan dermawan secara inte-lektual selalu memberi saya kesempatan untuk menjawab perta-nyaan-pertanyaan mereka,secara langsung dan tanpa persiapanapa-apa.  \nDalam banyak hal,wawancara merupakan tindak penemuanyang terus-menerus berlangsung,bukan hanya bagi orang yangdiwawancarai,tetapi terlebih lagi bagi pewawancara yang sudahmempersiapkan diri dengan baik.Jadi,yang dengan enaknya justrusering terjadi adalah bahwa orang dengan sebuah daftar panjangberisi pertanyaan-pertanyaan yang sudah ditulis dengan rapi dansaksama itu justru membuang daftar itu dan kemudian secara si-multan dan langsung terus berbincang-bincang dengan saya—mengikuti jalannya perbincangan,ketimbang berpatokan pada se-lembar kertas—dan selanjutnya,lebih banyak penemuan-pene-muan benar-benar terjadi dengan hasil-hasil yang biasanya tidakdapat diduga sebelumnya.Jadi,setiap situasi mencerminkan se-rangkaian keadaan tertentu,dan karena saya sudah lama berke-cimpung dalam ranah publik sebagai seorang pegiat politik mau-pun sebagai seorang intelektual d","cbCaidM4zUty0tSw","https://ap.wps.com/l/cbCaidM4zUty0tSw","pdf",14731962,4,1,695,"Indonesian","id",113,"# Prakata\n## Kumpulan wawancara 1976–2000\n## Peran wawancara dalam kehidupan penulis\n# Prawacana oleh Gauri Viswanathan","[{\"question\":\"Apa rentang waktu yang dicakup dalam kumpulan wawancara ini?\",\"answer\":\"Kumpulan wawancara memuat rentang 1976 hingga 2000.\"},{\"question\":\"Bagaimana bentuk situasi wawancara-wawancara tersebut?\",\"answer\":\"Sebagian besar berlangsung dalam situasi empat mata dengan diskusi yang informal, saling bertukar pikiran, dan proses klarifikasi.\"},{\"question\":\"Mengapa wawancara dianggap penting meski Said juga menulis buku dan artikel?\",\"answer\":\"Wawancara berperan sebagai respons terhadap tulisan Said dan mencerminkan minat serta kepentingan pewawancara, sekaligus menjadi ruang penemuan yang terus terjadi.\"}]",1783311766,1070,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"power-politics-and-culture","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/sastra/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/power-politics-and-culture/40455/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-20","2026-07-06",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa rentang waktu yang dicakup dalam kumpulan wawancara ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Kumpulan wawancara memuat rentang 1976 hingga 2000.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Bagaimana bentuk situasi wawancara-wawancara tersebut?",{"text":80,"@type":76},"Sebagian besar berlangsung dalam situasi empat mata dengan diskusi yang informal, saling bertukar pikiran, dan proses klarifikasi.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Mengapa wawancara dianggap penting meski Said juga menulis buku dan artikel?",{"text":84,"@type":76},"Wawancara berperan sebagai respons terhadap tulisan Said dan mencerminkan minat serta kepentingan pewawancara, sekaligus menjadi ruang penemuan yang terus terjadi.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,102,106,110,114,118,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":96,"slug":101},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":103,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":104,"show_sort_weight":96,"slug":105},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":107,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":108,"show_sort_weight":96,"slug":109},51,"Komik","comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":112,"show_sort_weight":96,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":116,"show_sort_weight":96,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":119},"literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]