[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-40704-id":3,"doc-seo-40704-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},40704,687197207057,"Sage","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0",54,"Penelitian & Laporan","Perspektif Teori Postmodern terhadap Problema Sosial-Politik Kontemporer","Buku ini menyajikan perspektif teori postmodern untuk membaca dan mengurai problema sosial-politik kontemporer di Indonesia. Melalui proses dekonstruksi dan rekonstruksi terhadap beragam gagasan posmodern, karya ini menyoroti subordinasi “powerless” oleh “strong power” yang terwujud dalam kapitalisme, pasar, sistem global impersonal, demokrasi, dan tata kehidupan modern. Teori posmo diposisikan sebagai visi pencerah yang menagih agar ilmu pengetahuan kembali membebaskan manusia, mendorong otonomi subyek, serta menolak industrialisasi ilmu yang mengaburkan sisi humanitas.","PERSPEKTIF TEORI POSTMODERN TERHADAP PROBLEMA SOSIAL POLITIKKONTEMPORER  \nPenulis :  \nUmi Salamah  \nPengantar:  \n1. Prof. Dr. Wahyudi Winaryo, M.Si  \n2. Prof. Dr. Wahyudi Siswanto, M.Pd  \nIlustrasi Gambar dan Sampul :  \nWibisono  \nDiterbitkan oleh :  \nPenerbit KAFNUN  \nAnggota IKAPI No.……….................  \nAlamat : ………………………………………  \n……………………………………….  \n……………………………………….  \nCetakan Pertama, November 2015  \nUkuran : 15 x 21 cm  \nJumlah : xvii + 175 halaman  \nISBN :    \nKetentuan Sanksi Pelanggaran Pasal 72:  \nUndang-Undang Nomer 19 Tahun 2002  \ntentang Perubahan Undang-Undang Nomer 12 Tahun 1997 tentang Hak Cipta  \nMoto:  \nBukan ilmu pengetahuan yang membuat kerusakan dan kemiskinan, tetapiketidakseimbangan akal budi dalam menerapkannya.  \nUntuk mencapai perdamaian dan kemakmuran akal budi harus seimbang. Jangan mendidik dengan akal saja, nantihanya bisa akal-akalan, bekali juga budipekerti yang sesuai agar menjadi pribadi arif, pencerah peradaban.  \nKuwariskan buku ini kepada:  \nGenerasiku, mahasiswaku, dan pembaca yang mencintai ilmu dan kebenaran.  \nSEKAPUR SIRIH  \nPromotor  \nPuji syukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa dan Mahakasih, yang telah memberikan spirit bagiditerbitkannya buku yang berjudul: Perspektif Teori Posmodern terhadap Problema Sosial-Politik Kontemporer. Perasaan bangga dan bahagia tercurahkankepada Ibu Umi, yang dalam kesibukan penulisan penelitian disertasi, masih mampu menuangkan hasrat akademiknya ke dalam karya tulisan ilmiah ini. Meskipun harus diakui masihterdapat beberapa kelemahan dalam penjelasan epistemologis, namun karya ini tetap saja mempunyai makna akademik yang signifikan. Lebih baik pernah menuliskan gagasannya ke dalam karya tulisan meski belum sempurna, daripada tidak pernah berbuat sama sekali. Tidakada sesuatu yang sempurna di dunia ini, no one perfect, termasuk di dalamnya karya buku ini.  \nBuku yang bergenre posmo ini merupakan hasil dekonstruksi dan rekonstruksi Sang Penulis terhadap beberapa perspektif posmodern yang dikontekstualisasikandengan realita di Indonesia. Meskipun buku ini tidak mewakili seluruh gagasan posmodern, namun karya ilmiah  \nini patut menjadi dukungan bacaan bagi siapa saja yang bermaksud mendalami pemikiran-pemikiran posmodernism, khususnya yang ditautkan dengan dinamika persoalan sosial politik kontemporer di Indonesia.  \nMempelajari, mengkaji, mendalami, dan merenungi teori posmodern adalah sesuaatu yang menggairahkana. Kita akan terbuai mimpi, terbawa obsesi, dan terdorong untuk bersikap dan/atau berperilaku yang praksis-emansipatorissebagaimana digagas oleh Karl Marx ataupun kaum Marxian umumnya. Namun lacur apa yang mau dikata, arena kehidupan modern seperti yang kita alami bersama ini, telah menggurita habis-habis-an sisi humanitas kita. Seolah tiada lagi lubang sekecil apapun untuk kita bisakeluar dari jebakan modernitas si biang persoalan kehidupanitu. Sang Powerless tidak pernah bisa menjadi aktor bagidirinya. Mereka tersubordinasi, terkooptasi, tereksploitasi, terhegemoni, terkomodifikasi, teralienasi, dan terjajah oleh Sang Strong Power, yang bisa mengejawantah dalam wujud kapitalisme dengan segala derivasinya yang embeded pada market, global impersonal system, demokrasi, serta tata sistem kehidupan lainnya.  \nMemperhatikan nasib Sang Powerless yang terpuruk sebagaimana digambarkan di atas, teori posmodern  \nbermaksud membangkitkan kembali visi-misi pencerahanyang semula diembankan amanahnya pada peran fungsionalilmu pengetahuan. Teori-teori posmo bergandengan tanganuntuk menagih ikrar suci ilmu pengetahuan yang dulunyahendak menjadi bagian dari cara manusia dalam memecahkan persoalan nyata kehidupannya. Teori-teoriposmo ingin membawa kembali agar rasio benar-benardapat membebaskan manusia, bukan malah menghambapada ‘kekuasaan’ yang senantiasa menghisap darah Sang Powerless. Teori-teori posmo bertekad mendorong setiap subyek menjadi otonom, independen atas dirinya sendiri, serta atas keyakinan dan perspektif sendiri. Teori-teoriposmo menggugah kesadaran hu","cbCaijmBZWK5Sdsz","https://ap.wps.com/l/cbCaijmBZWK5Sdsz","pdf",2314825,3,1,191,"Indonesian","id",113,"# Sekapur Sirih\n## Latar belakang pemikiran postmodern dan konteks sosial-politik","[{\"question\":\"Apa tujuan utama penggunaan teori posmodern dalam buku ini?\",\"answer\":\"Buku ini menempatkan teori postmodern untuk membangkitkan visi pencerah agar ilmu pengetahuan kembali membebaskan manusia dari kekuasaan yang menghisap “powerless”.\"},{\"question\":\"Bagaimana buku ini menjelaskan hubungan “powerless” dan “strong power”?\",\"answer\":\"“Powerless” digambarkan terhubung dengan kondisi tersubordinasi, terkooptasi, tereksploitasi, terhegemoni, terkomodifikasi, teralienasi, dan terjajah oleh “strong power” yang berwujud dalam kapitalisme serta sistem modern lainnya.\"},{\"question\":\"Apa kritik buku terhadap industrialisasi ilmu pengetahuan?\",\"answer\":\"Buku menolak industrialisasi ilmu pengetahuan karena cenderung mencampakkan sisi humanitas manusia dan membuat ilmu terkontaminasi oleh vested interest penyampainya.\"}]",1783314367,294,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"postmodern-theory-perspective-on-contemporary-socio-political-problems","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/postmodern-theory-perspective-on-contemporary-socio-political-problems/40704/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-25","2026-07-06",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa tujuan utama penggunaan teori posmodern dalam buku ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Buku ini menempatkan teori postmodern untuk membangkitkan visi pencerah agar ilmu pengetahuan kembali membebaskan manusia dari kekuasaan yang menghisap “powerless”.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Bagaimana buku ini menjelaskan hubungan “powerless” dan “strong power”?",{"text":80,"@type":76},"“Powerless” digambarkan terhubung dengan kondisi tersubordinasi, terkooptasi, tereksploitasi, terhegemoni, terkomodifikasi, teralienasi, dan terjajah oleh “strong power” yang berwujud dalam kapitalisme serta sistem modern lainnya.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa kritik buku terhadap industrialisasi ilmu pengetahuan?",{"text":84,"@type":76},"Buku menolak industrialisasi ilmu pengetahuan karena cenderung mencampakkan sisi humanitas manusia dan membuat ilmu terkontaminasi oleh vested interest penyampainya.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,102,106,110,114,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":96,"slug":101},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":103,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":104,"show_sort_weight":96,"slug":105},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":107,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":108,"show_sort_weight":96,"slug":109},51,"Komik","comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":112,"show_sort_weight":96,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":115},"research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]