[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-228576-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-228576-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","policeai-accelerating-efforts-to-address-unprofessional-conduct-by-police-officers-in-public-services-empirical-research","POLICEAI - Upaya Akselerasi Penanggulangan Ketidakprofesionalan Aparat Kepolisian terhadap Pelayanan Masyarakat - Penelitian Empiris","","Penelitian ini berangkat dari data Komnas HAM yang menunjukkan meningkatnya keluhan masyarakat terhadap aparat kepolisian, terutama terkait ketidakprofesionalan dan ketidaksesuaian prosedur. Penelitian bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab ketidakprofesionalan aparat kepolisian serta merumuskan strategi dan solusi penanganannya. Metode yang digunakan adalah penelitian empiris. Hasil menemukan intervensi politik, kelemahan struktural akibat perkembangan teknologi dan munculnya jenis kejahatan baru, serta kendala penyidikan berupa kesulitan memperoleh bukti kuat. PoliceAI diharapkan membantu meningkatkan penegakan hukum di Indonesia.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/policeai-accelerating-efforts-to-address-unprofessional-conduct-by-police-officers-in-public-services-empirical-research/228576/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/policeai-accelerating-efforts-to-address-unprofessional-conduct-by-police-officers-in-public-services-empirical-research/228576.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Lute","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-18","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",5,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa latar belakang penelitian ini mengenai ketidakprofesionalan aparat kepolisian?","Question",{"text":63,"@type":64},"Penelitian ini didasarkan pada data Komnas HAM tentang meningkatnya keluhan masyarakat terhadap aparat kepolisian, khususnya terkait ketidakprofesionalan dan ketidaksesuaian prosedur.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Faktor apa saja yang menyebabkan aparat kepolisian dianggap tidak profesional dalam menjalankan tugas?",{"text":68,"@type":64},"Faktor yang ditemukan meliputi intervensi politik, kelemahan struktural yang diperparah perkembangan teknologi sehingga kejahatan semakin beragam, serta kendala penyidikan karena kesulitan memperoleh bukti kuat.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Bagaimana PoliceAI diharapkan berkontribusi dalam mengatasi kendala penegakan hukum?",{"text":72,"@type":64},"PoliceAI dirancang dengan berbagai fitur untuk membantu aparat kepolisian menanggulangi kendala dalam penyidikan dan meningkatkan kualitas penegakan hukum di Indonesia.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},228576,1789027287,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},137454149569,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","POLICEAI: UPAYA AKSELERASI PENANGGULANGAN KETIDAKPROFESIONALAN APARAT KEPOLISIAN TERHADAP PELAYANAN MASYARAKAT  \nIndarwati Hamriani1, Fauzia Tussaida2,  \n1Fakultas Hukum, Universitas Hasanuddin. E-mail: [indarwatihamriani04@gmail.com](indarwatihamriani04@gmail.com)  \n2Fakultas Hukum, [Universitas Hasanuddin. E-mail: fauziatussaidaa@gmail.com](Universitas Hasanuddin. E-mail: fauziatussaidaa@gmail.com)  \nAbstract  \nBased on data from Komnas HAM, a significant number of public complaints are directed at police officers, particularly concerning unprofessionalism and procedural inaccuracies by law enforcement officials. The data indicates that public concerns about the performance and quality of police officers increase every year. Therefore, the purpose of this research is to identify the factors contributing to the unprofessionalism of police officers and to explore strategies and solutions to address these issues. The research method used is empirical research. The results reveal various factors that cause police officers to be perceived as unprofessional in carrying out their duties and responsibilities, including political intervention, where law enforcement is influenced by political interests; structural weaknesses exacerbated by the era of technological advancements, leading to the emergence of new types of crimes that require police officers to adopt an adaptive approach; and investigative challenges, particularly difficulties in gathering strong evidence. Consequently, the introduction of PoliceAI, which is equipped with various features, is expected to assist police officers in overcoming these challenges and enhancing law enforcement in Indonesia. In conclusion, PoliceAI presents a practical and implementable solution to the challenges faced by police officers in law enforcement.  \nKeywords: Law Enforcement; PoliceAI; Police Officers.  \nAbstrak  \nBerdasarkan data dari Komnas HAM, banyak sekali aduan dari masyarakat yang ditujukan kepada aparat kepolisian dengan klasifikasi ketidakprofesionalan/ketidaksesuaian prosedur olehaparat penegak hukum. Data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kekhawatiran yang signifikan meningkat tiap tahun terhadap kinerja dan kualitas aparat kepolisian. Sehinggatujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa faktor yang memengaruhiketidakprofesionalan aparat kepolisian serta bagaimana strategi dan solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagaifaktor yang menyebabkan sehingga aparat kepolisian dianggap tidak profesional dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, diantaranya terdapat intervensi politik, dimana penegakan hukum bergantung pada kepentingan politik; Kelemahanstruktural yang terjadi karena era kemajuan teknologi sehingga semakin banyak jenis kejahatanyang terjadi dan aparat kepolisian harus memiliki sikap adaptif terhadap hal tersebut; Dan kendala penyidikan yang dialami karena kesulitan menemukan bukti yang kuat. Sehingga, kehadiran dari PoliceAI yang dirancang dengan berbagai fitur akan membantu aparat kepolisian dalam menanggulangi kendala serta membantu penegakan hukum yang ada di Indonesia.  \nBerdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa PoliceAImerupakan solusi yang solutif dan implementatif terhadap kendalapenegakan hukum oleh aparat kepolisian.  \nKata-Kata Kunci: Aparat kepolisian; Penegakan Hukum; PoliceAI  \n1. PENDAHULUAN  \nSalah satu amanat yang secara jelas termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 alinea keempat sebagai modus vivendi dikatakan bahwa salah satu tujuan negara adalah \"Melindungi segenap bangsa Indonesia\". Dalam konteks penegakan hukum, hal ini berarti bahwa negara memiliki kewajiban untukmelindungi Hak Asasi Manusia (HAM) dan keamanan warga negara. Untuk mencapai tujuan tersebut, negara harus menegakkan hukum yang adil dan berkeadilan, sertamengawasi aparat penegak hukum agar tidak melakukan kor","cbCaisFBtJJTjbgo","https://ap.wps.com/l/cbCaisFBtJJTjbgo","pdf",278164,10,"Indonesian","# PENDAHULUAN","[{\"question\":\"Apa latar belakang penelitian ini mengenai ketidakprofesionalan aparat kepolisian?\",\"answer\":\"Penelitian ini didasarkan pada data Komnas HAM tentang meningkatnya keluhan masyarakat terhadap aparat kepolisian, khususnya terkait ketidakprofesionalan dan ketidaksesuaian prosedur.\"},{\"question\":\"Faktor apa saja yang menyebabkan aparat kepolisian dianggap tidak profesional dalam menjalankan tugas?\",\"answer\":\"Faktor yang ditemukan meliputi intervensi politik, kelemahan struktural yang diperparah perkembangan teknologi sehingga kejahatan semakin beragam, serta kendala penyidikan karena kesulitan memperoleh bukti kuat.\"},{\"question\":\"Bagaimana PoliceAI diharapkan berkontribusi dalam mengatasi kendala penegakan hukum?\",\"answer\":\"PoliceAI dirancang dengan berbagai fitur untuk membantu aparat kepolisian menanggulangi kendala dalam penyidikan dan meningkatkan kualitas penegakan hukum di Indonesia.\"}]","POLICEAI - Upaya Akselerasi Penanggulangan Ketidakprofesionalan Aparat Kepolisian terhadap Pelayanan Masyarakat - Penelitian Empiris | PDF",15]