[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-40168-id":3,"doc-seo-40168-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},40168,34359740700684,"Finn","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/1f400023980c374ae676?_k=1777273430885731487",49,"Sastra","Antologi Puisi 100 Karya Terbaik Lomba Menulis Puisi Nasional 2020","Antologi Puisi 100 Karya Terbaik Lomba Menulis Puisi Nasional 2020 memuat kumpulan puisi karya peserta lomba dengan tema bebas yang diselenggarakan oleh Catatan Pena. Bagian prakatanya menyampaikan rasa syukur, tujuan penerbitan sebagai apresiasi bagi peserta, serta penjelasan tentang hakikat puisi: pengungkapan pikiran dan perasaan melalui irama, rima, bait, dan baris, termasuk perbedaan puisi lama dan puisi modern. Teks juga menekankan pentingnya bunyi, bentuk, dan makna dalam penyusunan puisi, serta proses penjurian bersama seniman, sastrawan senior, dan profesional.","Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta  \nLingkup Hak Cipta  \nPasal 2  \n1. Hak Cipta merupakan hak eksklusif bagi Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya, yang timbul secara otomatis setelah suatu ciptaandilahirkan tanpa mengurangi pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.  \nKetentuan pidana  \nPasal 72  \n1. Barangsiapa dengan sengaja atau tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjaramasing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. [5.000.000.000](5.000.000.000),00 (lima miliar rupiah) .  \n2. Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu Ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkaitsebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) .  \nAntologi Puisi  \n100 Karya Terbaik Lomba Menulis PuisiNasional 2020  \n@catatanpenaofficial  \nPenulis:  \nA.Julianor Abdillah, Abdulloh Ulil Albab, Achmad Hanif Muslim, dkk  \nDesain Cover:  \nArikh Wijaya  \nTata Letak:  \nArikh Wijaya  \nUkuran:  \nxii, 232 hlm, Uk: 14,8 cm x 21 cm ISBN : 978-623-6584-39-2  \nCetakan Pertama:  \nAgustus 2020  \nHak Cipta 2020, Pada Penulis  \nIsi diluar tanggung jawab percetakan  \nCopyright © 2020 by Elmarkazi Publisher  \nAll Rights Reserved  \nHak cipta dilindungi undang-undang Dilarang keras menerjemahkan, memfotokopi, ataumemperbanyak sebagian atau seluruh isi buku initanpa izin tertulis dari Penerbit.  \nPENERBIT ELMARKAZI  \nAnggota IKAPI  \nJl.RE.Martadinata RT.26/05 No.43 Pagar Dewa, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu 38211 Website: [www.elmarkazi.com](www.elmarkazi.com) dan [www.elmarkazistore.com](www.elmarkazistore.com)  \nE-mail: [elmarkazipublisher@gmail.com](elmarkazipublisher@gmail.com)  \nPRAKATA  \nP  \nuji syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan karunia dan rahmat-Nyakepada kita semua, sehingga telah berjalan lancar  \nproses pembukuan karya kami berupa 100 Karya Puisi Terbaik dari Peserta Lomba Menulis Puisi Nasional dengantema bebas yang diadakan oleh Catatan Pena. Kami jugasampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan terlibat dalam proses pembukuan karyaini, sehingga dapat terbit dan diterima oleh para pembaca. Buku 100 Karya Puisi Terbaik ini kami buat sebagai persembahan khusus serta bentuk apresiasi kami kepada Peserta Lomba Menulis Puisi Nasional dengan tema bebas yang memiliki semangat dan antusiasme yang tinggi dalamberkarya dan mengikuti lomba ini.  \nPuisi adalah bentuk karya sastra yang terikat olehirama, rima, dan penyusun bait dan baris yang bahasanya terlihat indah dan penuh makna. Puisi terbagi menjadi dua, yaitu puisi lama dan puisi modern. Puisi lama masih terikat dengan jumlah baris, bait, ataupun rima (sajak) . Puisi lama adalah pantun dan syair. Puisi modern tidak terikat pada bait, jumlah baris, atau sajak dalam penulisannya, sehinggapuisi modern disebut puisi bebas. Puisi mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusundalam mengonsentrasikan kekuatan bahasa dengan struktur  \nfisik dan struktur batinnya.  \nv  \nPuisi mengutamakan bunyi, bentuk, dan juga makna  \nyang disampaikan yang mana makna sebagai bukti puisi baik jika terdapat makna yang mendalam dengan memadatkansegala unsur bahasa. Melalui puisi kita dapat menyampaikan berbagai perasaan, doa, ide, gagasan, atau bahkan curahan hati sekalipun. Oleh karena itu, Catatan Pena mengajakkepada insan cendekia dan sastrawan, baik muda maupun para profesional, untuk dapat mengungkapkan banyak pengalaman, perasaan, harapan, dan pikiran dalam sebuah puisi untuk diikutsertakan dalam Lomba Menulis Puisi Nasional.  \nAlhamd","cbCaimlDn6ob9x14","https://ap.wps.com/l/cbCaimlDn6ob9x14","pdf",2773159,5,1,245,"Indonesian","id",113,"# PRAKATA\n## Latar penerbitan dan apresiasi lomba\n## Pengertian puisi dan jenisnya\n## Penekanan bunyi, bentuk, dan makna\n## Proses penjurian dan harapan penerbitan","[{\"question\":\"Apa tujuan penerbitan antologi puisi ini?\",\"answer\":\"Antologi ini diterbitkan sebagai persembahan dan apresiasi khusus kepada peserta Lomba Menulis Puisi Nasional dengan tema bebas yang diselenggarakan oleh Catatan Pena.\"},{\"question\":\"Bagaimana perbedaan puisi lama dan puisi modern menurut prakatanya?\",\"answer\":\"Puisi lama masih terikat jumlah baris, bait, dan rima (sajak), sedangkan puisi modern tidak terikat pola tersebut sehingga sering disebut puisi bebas.\"},{\"question\":\"Faktor apa yang ditekankan dalam penyusunan puisi?\",\"answer\":\"Puisi mengutamakan bunyi, bentuk, serta makna yang mendalam dengan memadatkan unsur bahasa untuk menyampaikan perasaan, doa, ide, atau curahan hati.\"}]",1783305342,377,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"poetry-anthology-100-best-works-from-the-national-poetry-writing-competition-2020","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/sastra/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/poetry-anthology-100-best-works-from-the-national-poetry-writing-competition-2020/40168/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-20","2026-07-06",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa tujuan penerbitan antologi puisi ini?","Question",{"text":76,"@type":77},"Antologi ini diterbitkan sebagai persembahan dan apresiasi khusus kepada peserta Lomba Menulis Puisi Nasional dengan tema bebas yang diselenggarakan oleh Catatan Pena.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Bagaimana perbedaan puisi lama dan puisi modern menurut prakatanya?",{"text":81,"@type":77},"Puisi lama masih terikat jumlah baris, bait, dan rima (sajak), sedangkan puisi modern tidak terikat pola tersebut sehingga sering disebut puisi bebas.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Faktor apa yang ditekankan dalam penyusunan puisi?",{"text":85,"@type":77},"Puisi mengutamakan bunyi, bentuk, serta makna yang mendalam dengan memadatkan unsur bahasa untuk menyampaikan perasaan, doa, ide, atau curahan hati.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,103,107,111,115,119,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":101,"show_sort_weight":97,"slug":102},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":105,"show_sort_weight":97,"slug":106},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":109,"show_sort_weight":97,"slug":110},51,"Komik","comic",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":113,"show_sort_weight":97,"slug":114},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":117,"show_sort_weight":97,"slug":118},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":120},"literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]