[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-47865-id":3,"doc-seo-47865-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":97},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},47865,687197100911,"Himbo","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/a000239b6f1da00475?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1785132997149421697",51,"Komik","Bermain Pasir","Cerita ini mengisahkan dua anak, Wini dan Bang Azka, yang bermain pasir di luar ruangan, ditemani oleh seekor ayam dan seekor kucing. Awalnya, mereka membangun istana pasir yang terdiri dari tiga tingkat. Namun, kesenangan mereka terganggu ketika ayam dan kucing merobohkan istana tersebut. Setelah itu, mereka mencoba membuat kue dari pasir, namun adonan kuenya terlalu banyak air. Meskipun demikian, Wini akhirnya berhasil membuat kue pasirnya. Permainan berlanjut dengan Bang Azka membuat terowongan pasir, yang kemudian dirusak oleh kedua hewan peliharaan itu. Adegan terakhir menunjukkan Bang Azka berbaring di pasir, menyerupai kupu-kupu, sementara Wini sibuk dengan truk mainannya. Cerita ini menggambarkan imajinasi anak-anak dalam bermain pasir dan interaksi mereka dengan lingkungan serta hewan peliharaan, diwarnai elemen kejutan dan kegembiraan dalam setiap aktivitasnya, menciptakan narasi yang ringan dan menghibur tentang petualangan masa kecil.","Bermain Pasir Khairani  \nRasadika Khansa  \nAda pasir!  \nWini suka main pasir. Bang Azka juga suka. Ayo gali pasirnya.  \nTambahkan air agar pasirnya padat. Apa yang Wini buat?  \nHore, istananya sudah jadi. Ada berapa tingkat? Satu, dua, tiga tingkat.  \nHei!  \nAyam dan Kucing merobohkan istana.  \nBuat kue saja.  \nAduh, kuenya kebanyakan air. Namun, akhirnya Wini berhasil!  \nMain apa lagi, ya?  \nBang Azka membuat terowongan. Truk Wini mau lewat terowongan.  \n\u003Ci>Krakkk!\u003C/i>  \nHei, Pus!  \nYah, terowongannya rusak.  \nBang Azka sedang apa? Bang Azka tiduran di pasir. Bang Azka seperti kupu-kupu.","cbCaiu0z2J24c6yr","https://ap.wps.com/l/cbCaiu0z2J24c6yr","pdf",1807272,6,1,20,"Indonesian","id",113,"# Bermain Pasir\n## Membuat Istana Pasir\n## Membuat Kue Pasir\n## Membuat Terowongan Pasir\n## Bang Azka Berbaring","[{\"question\":\"Siapa saja tokoh dalam cerita bermain pasir?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Wini dan Bang Azka, yang bermain bersama ditemani seekor ayam dan seekor kucing.\"},{\"question\":\"Apa yang pertama kali mereka bangun dari pasir?\",\"answer\":\"Awalnya, Wini dan Bang Azka membangun sebuah istana pasir yang terdiri dari tiga tingkat.\"},{\"question\":\"Bagaimana akhir dari aktivitas membuat kue pasir?\",\"answer\":\"Meskipun awalnya kue pasir Wini terlalu banyak air, akhirnya ia berhasil menyelesaikannya dengan baik.\"},{\"question\":\"Apa yang terjadi saat Bang Azka membuat terowongan pasir?\",\"answer\":\"Ketika Bang Azka membuat terowongan pasir, ayam dan kucing merusaknya, menyebabkan terowongan tersebut hancur.\"}]","Bermain Pasir | PDF",1783566254,31,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":92,"head_meta":94,"extra_data":96,"updated_unix":29},"playing-with-sand","",{"@graph":37,"@context":91},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/komik/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/playing-with-sand/47865/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-09",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83,87],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Siapa saja tokoh dalam cerita bermain pasir?","Question",{"text":77,"@type":78},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Wini dan Bang Azka, yang bermain bersama ditemani seekor ayam dan seekor kucing.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Apa yang pertama kali mereka bangun dari pasir?",{"text":82,"@type":78},"Awalnya, Wini dan Bang Azka membangun sebuah istana pasir yang terdiri dari tiga tingkat.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Bagaimana akhir dari aktivitas membuat kue pasir?",{"text":86,"@type":78},"Meskipun awalnya kue pasir Wini terlalu banyak air, akhirnya ia berhasil menyelesaikannya dengan baik.",{"name":88,"@type":75,"acceptedAnswer":89},"Apa yang terjadi saat Bang Azka membuat terowongan pasir?",{"text":90,"@type":78},"Ketika Bang Azka membuat terowongan pasir, ayam dan kucing merusaknya, menyebabkan terowongan tersebut hancur.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":93,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":95,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":98},[99,104,108,112,114,118,122,126,130,134,138],{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":101,"show_sort_weight":102,"slug":103},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":102,"slug":107},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":110,"show_sort_weight":102,"slug":111},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":102,"slug":113},"comic",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":116,"show_sort_weight":102,"slug":117},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":102,"slug":121},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":102,"slug":125},49,"Sastra","literature",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":102,"slug":129},52,"Teknologi","technology",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":102,"slug":133},50,"Ujian","exam",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":102,"slug":137},57,"Umum","general",{"id":139,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":140,"show_sort_weight":4,"slug":141},181,"Formulir","formulir"]