[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39551-id":3,"doc-seo-39551-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39551,34359740700684,"Finn","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/1f400023980c374ae676?_k=1777273430885731487",54,"Penelitian & Laporan","Filsafat Ilmu Fisis - Arthur S. Eddington","Filsafat Ilmu Fisis memaparkan perubahan relasi antara filsafat dan ilmu sejak masa “filsuf alam” hingga munculnya “filsafat ilmu”. Pembahasan menekankan fondasi, metode, dan implikasi pengetahuan ilmiah, dengan menempatkan Arthur Eddington (1882–1944) sebagai figur penting generasi awal. Uraian juga menjelaskan bahwa karya ini merupakan terjemahan dari Philosophy of Physical Science yang berfokus pada ilmu fisis—fisika, astronomi, kimia, dan ilmu bumi—serta problem khas yang menyertainya.","Arthur S. Eddington  \nAlih Bahasa: Eko Firmansah  \nArthur S. Eddington  \nSir Arthur Stanley Eddington (1882-1944) merupakan seorang fisikawan, astronom, dan matematikawan asal Inggris. Ia jugadikenal sebagai seorang filsuf melaluikarya-karya sains populer yang ia argumentasikan secara filosofis  \nE\"1&. C1+.\"?\"@ A=\"9\"  \n9%&=-$\"1 >\"& 9%+\"9:\"-1 ;\u003C&@$\">1;.1  \nArthur S.  \nEddington  \nAlih Bahasa: Eko Firmansah  \nFilsafat Ilmu Fisis  \nArthur S. Eddington  \nDiterjemahkan dari:  \nThe Philosophy of Physical Science  \nCopyright © 1939 Cambridge at The University Press  \nTerbitan pertama , September 2019  \nTerbitan kedua, Juni 2025 (e-book)  \nAlih Bahasa: Eko Firmansah  \nEditor: Taufiqurrahman  \nTata Letak: Rée  \nDesain Sampul: Rée  \nHak Cipta dilindungi Undang-undang  \nPenerbit Antinomi  \nJl. Kaliurang km 5,3 No. 12 Sleman 55281 Yogyakarta  \nEmail: [antinomi.inst@gmail.com](antinomi.inst@gmail.com)  \n[https://antinomi.org](https://antinomi.org)  \n12,5 x 19 cm, ix + 309 halaman  \nISBN 978-602-51908-2-7  \nISBN 978-623-90111-6-1 (PDF)  \nDARI PENERBIT  \nSEBELUM abad XIX, orang yang biasa kita kenal sebagai ﬁlsuf juga punya pekerjaan sampingan sebagai ilmuwan. Mereka tidak hanya melahirkan tesis-tesis ﬁlosoﬁs tetapi juga membuat klaim-klaim saintiﬁk. Aristoteles, misalnya, selain melahirkan tesis metaﬁsis hilomorﬁsme, juga banyak menulis tentang ilmu alam, mulai dari ﬁsika, astronomi, geologi, biologi, hingga psikologi. René Descartes, selainmerumuskan tesis epistemologis tentang pengetahuan yang pasti dan terpilah-pilah, juga memformulasikan geometrianalitis yang dalam semesta matematis dikenal sebagai sistem koordinat Cartesian. Demikian juga Immanuel Kant, selain membuat tesis-tesis ﬁlosoﬁs tentang epistemologi, etika, dan estetika, juga berusaha menjelaskan asal-usul dan perkembangan sistem tata surya melalui apa yang disebutsebagai “the Kant-Laplace nebula hypothesis”.  \nOleh karena itu, ada satu istilah yang—karena pembelahan ilmu dan ﬁlsafat—saat ini sudah jarang, atau bahkantidak sama sekali, digunakan, yaitu “ﬁlsuf alam” (natural philosopher) . Istilah itu dulu digunakan untuk menyebut para ﬁlsuf yang nyambi jadi ilmuwan. Sejak abad XIX, ada semacam tembok besar yang memisahkan ﬁlsafat dan  \nE D D I N G T O N  \ni  \nF I L S A F A T I L M U F I S I S  \nilmu. Tidak ada lagi sosok yang disebut sebagai ﬁlsuf alam. Kecenderungan ini terutama terjadi pada para ﬁlsuf dalamtradisi kontinental—yang bahkan terjadi sampai sekarang. Namun, dalam tradisi ﬁlsafat Anglo-Amerika, sejak abad XX, mulai ada ﬁlsuf yang memikirkan ilmu atau ilmuwanyang beranjak berpikir ﬁlosoﬁs tentang bidang yang digelutinya. Sejak saat itulah muncul cabang ﬁlsafat yang disebutsebagai “ﬁlsafat ilmu” (philosophy of science) .  \nPokok soal yang dibahas dalam ﬁlsafat ilmu itu terkait banyak hal tentang ilmu, mulai dari fondasinya, metodenya, hingga implikasinya. Arthur Eddington (1882-1944), penulis buku ini, termasuk generasi awal ﬁlsafat ilmu. Ia sebenarnya adalah seorang astronom, ﬁsikawan, dan matematikawan yang kemudian beranjak lebih jauh untuk tidakhanya menciptakan teori ilmiah tetapi juga memikirkan bagaimana teori-teori ilmiah dalam berbagai bidang ilmu itu diciptakan. Setidaknya ada dua buku Eddington yang membahas pokok soal ﬁlsafat ilmu, yaitu The Nature of the Physical World dan Philosophy of Physical Science. Buku yang pertama membahas pokok soal metaﬁsika ilmu, yaitu tentang hakikat alam semesta ﬁsis; sedangkan buku yang kedua membahas pokok soal epistemologi ilmu, yaitu tentanghakikat pengetahuan ﬁsis.  \nBuku ini adalah terjemahan atas Philosophy of Physical Science. Sebagaimana tampak pada judulnya, buku ini tidak membahas problem ﬁlosoﬁs dalam bidang ilmu secaraumum, melainkan dalam bidang ilmu tertentu, yaitu ilmu ﬁsis (physical sciences) . Secara umum, ilmu ﬁsis ini adalah cabang ilmu alam yang menelaah objek-objek tak-hidup. Ia  \nii  \nE D D I N G T O N  \nterdiri dari ﬁsika, astronomi, kimia, dan ilmu bumi. Masingmasing ilmu itu masih memiliki banyak s","cbCaievkM9SB6pfD","https://ap.wps.com/l/cbCaievkM9SB6pfD","pdf",2641802,4,1,326,"Indonesian","id",113,"# Dari Penerbit\n## Peran ilmuwan-filsuf sebelum abad XIX\n## Pemisahan filsafat dan ilmu sejak abad XIX\n## Kebangkitan filsafat ilmu abad XX\n## Gagasan Eddington tentang fondasi dan pengetahuan ilmiah\n## Fokus buku: ilmu fisis dan ruang lingkupnya","[{\"question\":\"Mengapa istilah “filsuf alam” menjadi jarang dipakai?\",\"answer\":\"Karena sejak abad XIX muncul “tembok besar” yang memisahkan filsafat dan ilmu, sehingga sosok yang nyambi ilmuwan-ilmuwan filsafat tidak lagi dipandang sebagai satu peran yang sama.\"},{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan “filsafat ilmu” dan kapan cabang ini muncul?\",\"answer\":\"“Filsafat ilmu” adalah cabang yang memikirkan ilmu secara filosofis, terutama terkait fondasi, metode, dan implikasi. Dalam tradisi Anglo-Amerika, cabang ini mulai muncul sejak abad XX.\"},{\"question\":\"Apa fokus utama karya yang berjudul Filsafat Ilmu Fisis?\",\"answer\":\"Fokusnya bukan problem filsafat ilmu secara umum, melainkan filsafat dalam bidang ilmu tertentu, yaitu ilmu fisis (physical sciences) yang mencakup fisika, astronomi, kimia, dan ilmu bumi.\"}]",1783084246,502,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"philosophy-of-physical-science-arthur-s-eddington","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/philosophy-of-physical-science-arthur-s-eddington/39551/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-24","2026-07-03",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa istilah “filsuf alam” menjadi jarang dipakai?","Question",{"text":75,"@type":76},"Karena sejak abad XIX muncul “tembok besar” yang memisahkan filsafat dan ilmu, sehingga sosok yang nyambi ilmuwan-ilmuwan filsafat tidak lagi dipandang sebagai satu peran yang sama.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa yang dimaksud dengan “filsafat ilmu” dan kapan cabang ini muncul?",{"text":80,"@type":76},"“Filsafat ilmu” adalah cabang yang memikirkan ilmu secara filosofis, terutama terkait fondasi, metode, dan implikasi. Dalam tradisi Anglo-Amerika, cabang ini mulai muncul sejak abad XX.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa fokus utama karya yang berjudul Filsafat Ilmu Fisis?",{"text":84,"@type":76},"Fokusnya bukan problem filsafat ilmu secara umum, melainkan filsafat dalam bidang ilmu tertentu, yaitu ilmu fisis (physical sciences) yang mencakup fisika, astronomi, kimia, dan ilmu bumi.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,102,106,110,114,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":96,"slug":101},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":103,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":104,"show_sort_weight":96,"slug":105},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":107,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":108,"show_sort_weight":96,"slug":109},51,"Komik","comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":112,"show_sort_weight":96,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":115},"research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]