[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-46063-id":3,"doc-seo-46063-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":96},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},46063,1099514067438,"River Wang","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/100002539ee87300030?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1780474512215547542",54,"Penelitian & Laporan","Peristiwa Sultan Hamid II","Buku ini menghimpun dan merangkaikan keterangan, bahan, dan gambar dari berbagai surat kabar, instansi, serta perseorangan untuk memberi penerangan objektif mengenai rangkaian proses dua peristiwa yang dikenal luas sebagai “Peristiwa Westerling” dan “Peristiwa Sultan Hamid II”. Bagian awal memuat kata pengantar dan landasan penyusunan risalah, disusul riwayat Sultan Hamid Algadrie II serta penjelasan keterlibatannya dalam jabatan-jabatan kenegaraan dan peristiwa politik-militer. Dokumen menutup dengan kronologi peradilan hingga tuntutan dan putusan Mahkamah Agung pada 1953.","tistiwaKAANJM U.I.91  \nPENERBITDJAKARTA  \nDtoces  \nSULTAN HAMID II  \nDisusun oleh:  \nPERSADJA  \n(Persatuan Djaksa2seluruh Indonesia)Tjetalan kedua(diperbaiki)  \nFA CO D〕AKARTA  \n# KATA PENGANTAR\n\nTjetakan populair  \nBerhubung buku ini belum dapat menembus chalajak ramai,maka tjetakan ini drerbitkan dalam bentuk kerakjatandengan tidak mengurangi isinja,bahkan dengan adanjaperubahan disana-sini dan penjempurnaan sedapat mungkinpenerbitan sekarang ini diduga akan dapat lebih memuaskandan dapat merata-meluas sampai diseluruh kepulauanIndonesia.  \nSidang penjusun,  \nFAK.HIJKBM dan PENG.MASJ.Tangga …330Ns.Siisilah:……3818年  \n2  \n# Kata Dendahuluan\n\nOleh karena umum menghendaki penerangan jang lengkapmengenai„Peristiwa Sultan Hamid II”dan P.B.Persadjaberpendapat,bahwa proces tersebut patut diketahui olehpara Djaksa diseluruh Indonesia,maka P.B.Persadja mem-beranikan diri dengan bantuan penuh dari beberapa instansidan perseorangan untuk mengeluarkan sebuah buku mengenai,Proces Peristiwa Sultan Hamid ”jang disusun dariketerangan²|bahan²/gambar²dari beberapa surat kabar,in-stansi dan perseorangan jang kesemuanja itu dirangkaikankedalam suatu risalah jang diharapkan oleh P.B.Persadjadapat memberikan penerangan objectief terhadap djalannjakedua peristiwa jang dikenal oleh chalajak ramai sebagai„Peristiwa Westerling”dan ,„Peristiwa Sultan Hamid II”.  \nSemoga buku ini dapat memberikan sumbangsihnja sebagalsalah suatu sumber penerangan atas adanja godaan²danpertjobaan²jang harus dihadapi oleh Negara RepublikIndonesia jang masih muda remadja ini.  \nAchirul kalam P.B.Persadja mendoa kehadlirat TuhanSeru Sekalian Alam mudah-mudahan Negara RepublikIndonesia beserta alat2 kekuasaan dan masjarakatnja dapatmengambil „lering\"jang berguna dan berman[aat bagi Nusadan Bangsanja.  \nDjakarta,Nopember 1953.  \nP.B.Persadja.  \n体  \nSultan Hamid II.  \nRiwajat  \nSULTAN HAMID ALGADRIE II.  \nSjarif Hamid Algadrie adalah putera sulung dari SultanPontianak,dan dilahirkan di Pontianak pada tanggal 12Djuli 1913.!  \nDalam tubuhnja mengalir darah bangsa Indonesia,danArab,sedang pengasuhnja adalah wanita Inggeris,  \nDia beristerikan seorang perempuan bangsa Belanda danmempunjai 2 orang anak,seorang putera umur 14 tahundan seorang puteri umur 11 tahun,jang kedua-duanja se-karang berada di Negeri Belanda.  \nPendidikan sekolahan jang diikutinja_ialah E.L.S.diSukabumi,Pontianak,Jogjakarta dan Bandung,H.B.S.di Bandung,1 tahun di T.H.S.Bandung lalu masuk K.M.A.di Breda,Negeri Belanda sampai tamat.  \nSetelah lulus dari K.M.A.Breda lalu diangkat djadiLetnan pada Tentara Hindia Belanda dan ditempatkan diMalang,Balikpapan dan lain²tempat dipulau Djawa.  \nPada waktu tentara Hindia Belanda menekuk lutut ter-hadap Tentara Djepang pada tanggal 10 Maret 1942,makadia lalu ditawan oleh Tentara Djepang sampai pada bulanAgustus 1945,dalam waktu mana Tentara Djepang bergantiharus menekuk lutut terhadap Tentara Serikat.  \nSekeluarnja_dari tawanan dia diangkat kembali dalamketentaraan Hindia Belanda dengan pangkat Kolonel.  \nPada tanggal 29 Oktober 1945 dia diangkat djadi SultanPontianak menggantikan ajahnja dengan gelaran SultanHamid II.  \nDalam perdjoangan federalisme jang diselenggarakan olehBelanda sebagai imbangan perdjoangan kemerdekaan 100%dari bangsa Indonesia,maka Sultan Hamid II mendapatkedudukan jang amat baik sebagai wakil dari Negara Kali-mantan Barat dan selalu turut serta dalam perundingan²Malino,Den Pasar,B.F.O.,B.F.C.,I.J.C.dan K.M.B.diIndonesia dan Negeri Belanda.  \nDalam ketentaraan Hindia Belanda dia mengikuti sampaitingkatan Generaal Majoor dan sebagai Sultan Pontianakdia telah diangkat djuga mendjadi Adjudant in buitengewoneDienst bij H.M.Koningin der Nederlanden.  \nDengan surat Keputusan Presiden Rep.Ind.Serikat No.1tahun 1949 tanggal 18 Des.1949,maka dia ditundjuk sebagaisalah seorang kabinetsformateur bersama-sama denganDrs.Moh.Hatta,Ide Anak Agung Gde Agung dan SultanHamengku Buwono IX.  \nDengan surat Keputusan Presiden Rep.Ind.Serikat No.2tahun 1949 tanggal 20 Des.","cbCaioZWqQX3U3Nl","https://ap.wps.com/l/cbCaioZWqQX3U3Nl","pdf",3981312,11,1,244,"Indonesian","id",113,"# Kata Pengantar\n# Kata Pendahuluan\n# Riwajat Sultan Hamid II","[{\"question\":\"Apa tujuan penyusunan buku mengenai “Peristiwa Sultan Hamid II”?\",\"answer\":\"Penyusun bertujuan memenuhi permintaan publik agar proses kedua peristiwa dapat diketahui secara lengkap oleh para jaksa di seluruh Indonesia, melalui rangkuman keterangan, bahan, dan gambar dari berbagai sumber.\"},{\"question\":\"Siapa Sultan Hamid Algadrie II dan bagaimana latar pendidikannya?\",\"answer\":\"Sultan Hamid Algadrie II merupakan putera sulung Sultan Pontianak dan menempuh pendidikan sekolah mulai dari E.L.S. hingga K.M.A. di Breda, Negeri Belanda, lalu menamatkannya dan masuk dinas militer.\"},{\"question\":\"Apa hubungan Sultan Hamid II dengan perundingan-perundingan federalisme?\",\"answer\":\"Dalam perjuangan federalisme yang diselenggarakan Belanda, Sultan Hamid II diposisikan sebagai wakil Negara Kalimantan Barat dan turut serta dalam perundingan-perundingan yang disebut dalam buku, termasuk Malino dan Den Pasar serta forum lain.\"},{\"question\":\"Bagaimana kronologi penanganan perkara Sultan Hamid II pada 1950–1953?\",\"answer\":\"Setelah serangkaian peristiwa termasuk ketegangan terkait penyerbuan Bandung dan penugasan/dinamika militer, Sultan Hamid II disebut ditangkap pada 5 April 1950, perkara mulai diperiksa pada 25 Februari 1953, jaksa menuntut 18 tahun pada 25 Maret 1953, dan Mahkamah Agung menjatuhkan hukuman 10 tahun pada 8 April 1953.\"}]",1783470229,376,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":91,"head_meta":93,"extra_data":95,"updated_unix":28},"peristiwa-sultan-hamid-ii","",{"@graph":36,"@context":90},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/peristiwa-sultan-hamid-ii/46063/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-20","2026-07-08",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82,86],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa tujuan penyusunan buku mengenai “Peristiwa Sultan Hamid II”?","Question",{"text":76,"@type":77},"Penyusun bertujuan memenuhi permintaan publik agar proses kedua peristiwa dapat diketahui secara lengkap oleh para jaksa di seluruh Indonesia, melalui rangkuman keterangan, bahan, dan gambar dari berbagai sumber.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Siapa Sultan Hamid Algadrie II dan bagaimana latar pendidikannya?",{"text":81,"@type":77},"Sultan Hamid Algadrie II merupakan putera sulung Sultan Pontianak dan menempuh pendidikan sekolah mulai dari E.L.S. hingga K.M.A. di Breda, Negeri Belanda, lalu menamatkannya dan masuk dinas militer.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Apa hubungan Sultan Hamid II dengan perundingan-perundingan federalisme?",{"text":85,"@type":77},"Dalam perjuangan federalisme yang diselenggarakan Belanda, Sultan Hamid II diposisikan sebagai wakil Negara Kalimantan Barat dan turut serta dalam perundingan-perundingan yang disebut dalam buku, termasuk Malino dan Den Pasar serta forum lain.",{"name":87,"@type":74,"acceptedAnswer":88},"Bagaimana kronologi penanganan perkara Sultan Hamid II pada 1950–1953?",{"text":89,"@type":77},"Setelah serangkaian peristiwa termasuk ketegangan terkait penyerbuan Bandung dan penugasan/dinamika militer, Sultan Hamid II disebut ditangkap pada 5 April 1950, perkara mulai diperiksa pada 25 Februari 1953, jaksa menuntut 18 tahun pada 25 Maret 1953, dan Mahkamah Agung menjatuhkan hukuman 10 tahun pada 8 April 1953.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":92,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":94,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":97},[98,103,107,111,115,119,121,125,129,133],{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":101,"slug":102},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":105,"show_sort_weight":101,"slug":106},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":109,"show_sort_weight":101,"slug":110},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":113,"show_sort_weight":101,"slug":114},51,"Komik","comic",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":117,"show_sort_weight":101,"slug":118},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":101,"slug":120},"research-report",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":101,"slug":124},49,"Sastra","literature",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":101,"slug":128},52,"Teknologi","technology",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":101,"slug":132},50,"Ujian","exam",{"id":134,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":135,"show_sort_weight":101,"slug":136},57,"Umum","general"]