[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-228936-113":53,"doc-detail-228936-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","performance-assessment-of-the-institutional-performance-of-merah-putih-village-cooperative-based-on-multi-dimensions-to-realize-modern-cooperative-governance","Penilaian Kinerja Kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih Berbasis Multi-Dimensi untuk Mewujudkan Tata Kelola Koperasi Modern","","Penelitian ini menganalisis kinerja kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), mengidentifikasi faktor yang memengaruhi kinerja, serta menyusun implikasi penguatan kelembagaan menuju tata kelola koperasi modern. Studi menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif dengan survei berbasis multi-dimensi enam aspek kelembagaan, dipadukan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan deskriptif kuantitatif serta kualitatif tematik. Temuan menunjukkan fondasi formal kuat, namun layanan, sarana prasarana, kapasitas SDM, dan dampak ekonomi anggota masih perlu perbaikan.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/performance-assessment-of-the-institutional-performance-of-merah-putih-village-cooperative-based-on-multi-dimensions-to-realize-modern-cooperative-governance/228936/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/performance-assessment-of-the-institutional-performance-of-merah-putih-village-cooperative-based-on-multi-dimensions-to-realize-modern-cooperative-governance/228936.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Emma Wilson","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-09","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":77},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa tujuan utama penelitian terhadap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)?","Question",{"text":109,"@type":110},"Penelitian bertujuan menganalisis kinerja kelembagaan KDMP, menemukan faktor yang memengaruhinya, serta merumuskan implikasi penguatan kelembagaan agar selaras dengan tata kelola koperasi modern.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Bagaimana metode pengumpulan dan analisis data digunakan dalam penelitian ini?",{"text":114,"@type":110},"Data dikumpulkan melalui survei multi-dimensi pada enam aspek kelembagaan, ditambah wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif tematik.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Apa temuan utama terkait kekuatan dan kelemahan kelembagaan KDMP?",{"text":118,"@type":110},"KDMP memiliki fondasi kelembagaan formal yang kuat, seperti legalitas, struktur organisasi, dan SOP. Namun masih terdapat kelemahan pada layanan, sarana prasarana, kapasitas SDM, serta dampak ekonomi bagi anggota.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},228936,1789031156,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":77,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":126,"read_time":141},3848291630094,"https://eur-avatar.wpscdn.com/davatar_085a072bc5b1113ac321206ff7593b45","Penilaian Kinerja Kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih berbasis Multi-Dimensi untuk Mewujudkan Tata Kelola Koperasi Modern  \nSukaris1*, Suwandi2, Hernum Daya Wati3, Suwarno4, Endah Mulyani5  \n[sukaris21@umg.ac.id](sukaris21@umg.ac.id1)[1](sukaris21@umg.ac.id1)*  \n1,3Program Studi Manajemen  \n2,4Program Studi Akuntansi  \n5Program Studi Ilmu Gizi  \n1,2,3,4,5Universitas Muhammadiyah Gresik  \nReceived: 24 02 2026. Revised: 08 03 2026. Accepted: 19 03 2926.  \nAbstract : This study aims to analyze the institutional performance of the Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), identify factors influencing its performance, and formulate implications for institutional strengthening towards modern cooperative governance. The study uses a descriptiveevaluative approach. Data were collected through a multi-dimensional survey of six institutional aspects supplemented by in-depth interviews, observations, and documentation studies, then analyzed descriptively using quantitative and thematic qualitative methods. The results indicate that KDMP has a strong formal institutional foundation, including legality, organizational structure, and standard operating procedures. However, weaknesses remain in the aspects of services, infrastructure, human resource capacity, and economic impact on members. The novelty of this study lies in the multi-dimensional approach to institutional performance assessment integrated with the principles of modern cooperative governance.  \nTheoretically, this study shows that formal institutional readiness is not necessarily directly proportional to the operational performance and economic impact of the cooperative.  \nKeywords : Merah putih, Cooperative, Performance.  \nAbstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerjanya, serta merumuskan implikasi penguatankelembagaan menuju tata kelola koperasi modern. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif. Data dikumpulkan melalui survei berbasis multi dimensi enam aspek kelembagaan yang dilengkapi dengan wawancaramendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan tematik kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KDMP memiliki fondasi kelembagaan formal yang kuat, meliputilegalitas, struktur organisasi, dan standar operasional prosedur. Namundemikian, masih terdapat kelemahan pada aspek layanan, sarana prasarana, kapasitas sumber daya manusia, serta dampak ekonomi bagi anggota.  \nKebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan penilaian kinerjakelembagaan berbasis multi-dimensi yang terintegrasi dengan prinsip tatakelola koperasi modern. Secara teoritis, penelitian ini menunjukkan bahwa  \nkesiapan kelembagaan formal belum tentu berbanding lurus dengan kinerja operasional dan dampak ekonomi koperasi.  \nKata Kunci : Merah putih, Koperasi, Kinerja.  \nPENDAHULUAN  \nPembangunan ekonomi desa merupakan bagian strategis dalam mewujudkankesejahteraan yang merata dan berkeadilan. Desa tidak lagi diposisikan sebagai objek, melainkan sebagai subjek pembangunan yang memiliki potensi ekonomi, sosial, dan budaya. Dalam konteks ini, koperasi menjadi instrumen utama penguatan ekonomi kerakyatan yang sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945, karena menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama melalui prinsip gotong royong dan demokrasi ekonomi. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa koperasi desa berperan penting dalam memperkuat ekonomi lokal, meningkatkan akses modal, serta memperluas pasar produk masyarakat (Arief & Haeruddin, 2025; Fatimatuzzahro et al., 2025) . Koperasi dengan tata kelola yang baik juga terbukti mampumeningkatkan kesejahteraan anggota melalui peningkatan pendapatan dan stabilitas ekonomilokal (Nean et al., 2025; Purnamasari et al., 2025; Zulkifli & Rachim, 2025) . Namun demikian, kinerja koperasi desa di Indonesia masih beragam dan seringkali belum optimal. Beberapa studi menunjukkan bahwa kelemahan tata kelol","cbCaiuYLbi1FdFxf","https://ap.wps.com/l/cbCaiuYLbi1FdFxf","pdf",287562,10,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang pembangunan ekonomi desa dan peran koperasi\n## Tantangan kinerja koperasi desa\n## Kesenjangan penelitian dan kebaruan","[{\"question\":\"Apa tujuan utama penelitian terhadap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan menganalisis kinerja kelembagaan KDMP, menemukan faktor yang memengaruhinya, serta merumuskan implikasi penguatan kelembagaan agar selaras dengan tata kelola koperasi modern.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode pengumpulan dan analisis data digunakan dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Data dikumpulkan melalui survei multi-dimensi pada enam aspek kelembagaan, ditambah wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif tematik.\"},{\"question\":\"Apa temuan utama terkait kekuatan dan kelemahan kelembagaan KDMP?\",\"answer\":\"KDMP memiliki fondasi kelembagaan formal yang kuat, seperti legalitas, struktur organisasi, dan SOP. Namun masih terdapat kelemahan pada layanan, sarana prasarana, kapasitas SDM, serta dampak ekonomi bagi anggota.\"}]","Penilaian Kinerja Kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih Berbasis Multi-Dimensi untuk Mewujudkan Tata Kelola Koperasi Modern | PDF",15]