[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-181403-113":53,"doc-detail-181403-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","pentas-vol-12-no-1-may-2026-pp-93-104","Pentas - Vol. 12, No. 1, Mei 2026, pp. 93-104","","Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud diskriminasi, bentuk ketimpangan gender menurut Mansour Fakih, serta keterkaitan di antara keduanya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan studi pustaka. Hasil menunjukkan enam wujud diskriminasi terhadap tokoh perempuan dan lima bentuk ketimpangan gender. Wujud diskriminasi paling dominan berupa kekerasan terhadap perempuan, sedangkan paling sedikit adalah eksploitasi. Ketimpangan paling banyak berupa kekerasan, dengan beban kerja berlebih paling jarang ditemukan.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/pentas-vol-12-no-1-may-2026-pp-93-104/181403/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/pentas-vol-12-no-1-may-2026-pp-93-104/181403.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Noah","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-19","2026-09-02",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",6,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan utama penelitian dalam artikel ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud diskriminasi, bentuk ketimpangan gender menurut Mansour Fakih, serta keterkaitannya.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana metode pengumpulan data yang digunakan?",{"text":115,"@type":111},"Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan studi pustaka.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Wujud diskriminasi dan bentuk ketimpangan mana yang paling dominan serta paling sedikit ditemukan?",{"text":119,"@type":111},"Wujud diskriminasi paling dominan adalah kekerasan terhadap perempuan, sedangkan paling sedikit adalah eksploitasi. Untuk ketimpangan, kekerasan paling banyak ditemukan, sedangkan beban kerja berlebih paling jarang.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},181403,1788344536,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},8796095462418,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/80000253c1241d02b47?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1778826106357471780","| | PENTAS: Jurnal Ilmiah\u003Cbr>Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia\u003Cbr>Vol. 12, No. 1, Mei 2026, pp. 93-104\u003Cbr>[https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/pentas||](https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/pentas|| ISSN Print 2442-787 ISSN Online 2579-8979)[ ISSN Print 2442-787 ISSN Online 2579-8979](https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/pentas|| ISSN Print 2442-787 ISSN Online 2579-8979) |\n| --- | --- |\n\n\n| ARTICLE INFO | ABSTRAK |\n| --- | --- |\n| Article history Received: 02-04-2026 Revised:\u003Cbr>13-04-2026 Accepted:\u003Cbr>03-05-2026 | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud diskriminasi, bentuk ketimpangan menurut Mansour Fakih, dan keterkaitan keduanya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkanadanya enam wujud diskriminasi terhadap tokoh perempuan dan lima bentuk ketimpangan gender menurut Mansour Fakih. Wujud diskriminasi yang paling dominan adalah kekerasan terhadap perempuan, sementara yang palingsedikit adalah eksploitasi terhadap perempuan. Bentuk ketimpangan menurut Mansour Fakih yang paling banyak ditemukan adalah kekerasan, sedangkanyang jarang ditemukan adalah beban kerja berlebih. Temuan penelitian menunjukkan keterkaitan antara wujud diskriminasi sebagai bentuk marginalisasi, subordinasi, stereotipe, kekerasan, dan beban kerja.\u003Cbr>Kata kunci: Mansour Fakih; Wujud diskriminasi; Bentuk ketimpangan gender. |\n| ABSTRACT |  |\n| This study aims to describe the forms of discrimination, the forms of inequality according to Mansour Fakih, and the relationship between the two. This study employs a qualitative descriptive method, utilising data collection techniques such as documentation and literature review. The results indicate the existence of six forms of discrimination against female figures and five forms of gender inequality according to Mansour Fakih. The most prevalent form of discrimination is violence against women, whilst the least common is the exploitation of women. The most frequently identified form of inequality according to Mansour Fakih is violence, whilst the least common is excessive workload. The findings reveal a correlation between forms of discrimination and gender inequality such as marginalisation, subordination, stereotyping, violence, and excessive workload.\u003Cbr>Keywords: Mansour Fakih, Manifestations of discrimination, Forms ofgender inequality.\u003Cbr>This is an open-access article under the CC–BY-SA license.\u003Cbr>|  |","cbCaihz0kG64ycgn","https://ap.wps.com/l/cbCaihz0kG64ycgn","pdf",1002948,12,"Indonesian","# ABSTRAK\n## Tujuan Penelitian\n## Metode Penelitian\n## Hasil Penelitian\n## Kata Kunci","[{\"question\":\"Apa tujuan utama penelitian dalam artikel ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud diskriminasi, bentuk ketimpangan gender menurut Mansour Fakih, serta keterkaitannya.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode pengumpulan data yang digunakan?\",\"answer\":\"Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan studi pustaka.\"},{\"question\":\"Wujud diskriminasi dan bentuk ketimpangan mana yang paling dominan serta paling sedikit ditemukan?\",\"answer\":\"Wujud diskriminasi paling dominan adalah kekerasan terhadap perempuan, sedangkan paling sedikit adalah eksploitasi. Untuk ketimpangan, kekerasan paling banyak ditemukan, sedangkan beban kerja berlebih paling jarang.\"}]","Pentas - Vol. 12, No. 1, Mei 2026, pp. 93-104 | PDF",18]