[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39879-id":3,"doc-seo-39879-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":96},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39879,2336464648322,"Aria","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2200025388227c56fec?_k=1778556882303663488",55,"Agama & Spiritualitas","Pelajaran Mantiq 4 - Dasar-Dasar Logika Muslim","Materi “Perkenalan Dasar-dasar Logika Muslim” membahas ilmu mantiq sebagai disiplin yang membantu menjaga ketepatan berpikir dan mencegah kesalahan. Uraian menekankan peran ilmuwan dalam pengembangan logika di dunia Islam, sekaligus memaparkan gagasan buku sebagai metode baru: koleksi doktrin logis yang tersusun sistematis, berfokus pada pokok yang relevan, dan menyajikan konsep secara aplikatif tanpa memutus tradisi karya ulama terdahulu.","PELAJARAN  \nmAITIQ  \nalaupun menurut pandangan masyhur bahwa ilmu Mantiq adalahadopsidari Yunani Kuno dan para ilmuan mengambil langkah dalammembangun kaidah-kaidah berpikir sebagai sebuah disiplin ilmuyang layak untuk diapresiasi.Dengan ini,para filsuf dan para ilmuan di masaIslam juga ikut memberikan peran yang sangat besar dalammengembangkan dan menyempurnakan ilmu ini.Para ilmuan seperti AbuNashr Farabi,Ibnu Sina,Sahlan Sawi,Khajeh Thusi dan Quthbuddin Shirozimemilikki peran yang sangat besar dalam penyempurnaan danperkembangan ilmu Mantiq.Alhasil,semenjak masuknya ilmu ini ke dalamranah keilmuan kaum muslimin,selalu mendapat perhatian dan sambutandari para ilmuan dan parapemikir Islam.  \nBuku ini pada dasarnya adalah metode baru dalam mengkaji ilmuMantiq.Maksud dari“metode”di sini adalah menyuguhkan koleksi sistematisdari doktrin-doktrin logis;dimana keseluruhan pembahasan satu bagianmerupakan pendahuluan bagi pemahaman bagian berikutnya.  \nDiantara kelebihan isipembahasan buku ini adalah:  \n·Tidak membahas poin-poin yang tidak memiliki peran secaralangsung dalam menjaga pikiran manusia darikesalahan.  \n·Menyuguhkan poin-poin mantiq dalam bentuk sistem cabang pohon,  \nsehingga secara alami akan menghasilkan suguhan dasar-dasar  \ndoktrin-doktrin dan perkembangan pengajaran buku ini.  \n·Sistem yang aplikatif dalam ilmu mantiq dengan tanpa memutuskanbudaya dari karya-karya ulamadan tokoh-tokoh terdahulu dalam studiilmu ini.  \nRausyanFikr  \nMADRASAH  \nRausyanFikr  \nInstituce  \nPELAJARA MANTIQ  \nMuntazeri Muqad  \nMahmp  \nRausyanFikrPE LAJARANLATO  \n# PERKENALANDASAR-DASAR LOGIKA MUSLIM\n\nMahmud Muntazeri Muqaddam  \n2I2I山l.m  \nSetiap ajaran yang memercayai dan meyakinikebenarannya,harus melindungi kebebasanberpikir dan berkepercayaan(Murtadha Muthahhari)  \n# PELAJARANMANTIQ\n\nPERKENALAN DASAR-DASAR LOGIKA MUSLIM  \nMahmud Muntazeri Muqaddam  \n\"Kita menerima kebenaran mutlak sebagai keniscayaan karena itu kitapecaya keterbukaan pemikiran.Kita menghargai pluralitas.Kita akanperjuangkan kebanaran mutlak dengan keterbukaan dan pluralitas”  \n# PELAJARAN MANTIQ\n\nPerkenalan Dasar-dasar Logika Muslim  \n@Mahmud Muntazeri Muqaddam  \nMarkaz-e Mudiriat-e Hauzehha-ye IlmiahMarkaz-e Barnameh Rizi wa Tadwin-e Mutun-e DarsiTahun 1388H.S.  \nPenerjemah:Iwan Setiawan  \nPenyunting &Layout:Edy Y.Syarif  \nCetakan 1,April 2014,Jumadi awal 1435HDiterbitkan olehRAUSYANFIKR INSTITUTE  \nJI.Kaliurang km 5,6 gg.Pandega Wreksa No.1BYogyakarta,Telp/fax:0274540161Website:www.rausyanfikr.orgISBN:978-602-1602-10-2  \nBuku ini tersedia di Toko Buku:TB.RAUSYANFIKR YOGYAKARTA  \nJI.Kaliurang km 5,6 Gg.Pandega Wreksa No.1BYogyakarta,Telp/fax:0274540161TB.RAUSYANFIKR MAKASSAR  \nJI.Taman Pahlawan Lrg.1 No.12  \nMakassar Telp.0411446751,cp.085395386699TB.HAWRA JAKARTA  \nJi.Batu AmparⅢ No.14 Condet,Jakarta.Hp.0818601414  \nCopyright G2014  \nHak Cipta dlindungi Undang-undangAll rights reserved  \n![image](http://zhumo-vie-sga.oss-ap-southeast-1-internal.aliyuncs.com/tmp/layout/tmp/2026-07-03/jpeg/0084dab5-e2b2-4c8e-a762-28ebf2379384.jpeg?AWSA","cbCaid4u8Nh9glgO","https://ap.wps.com/l/cbCaid4u8Nh9glgO","pdf",8261150,5,1,222,"Indonesian","id",113,"# Perkenalan Dasar-dasar Logika Muslim\n## Latar pengembangan ilmu mantiq\n## Metode penyusunan doktrin-doktrin logis\n## Kelebihan pembahasan buku\n## Informasi penerbitan dan kredit penerjemah/penyunting","[{\"question\":\"Apa tujuan utama mempelajari mantiq dalam buku ini?\",\"answer\":\"Mantiq diarahkan untuk menjaga pikiran agar terhindar dari kesalahan dalam berpikir serta membangun cara memahami kebenaran secara terbuka.\"},{\"question\":\"Bagaimana ilmu mantiq berkembang menurut penjelasan dalam teks?\",\"answer\":\"Ilmu mantiq dipaparkan memiliki akar dari Yunani Kuno, lalu dikembangkan lebih besar oleh para ilmuwan dan filsuf di masa Islam seperti Farabi, Ibnu Sina, dan lainnya.\"},{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan “metode baru” dalam mengkaji ilmu mantiq?\",\"answer\":\"“Metode” berarti penyajian koleksi sistematis doktrin-doktrin logis, di mana satu bagian berfungsi sebagai pendahuluan bagi pemahaman bagian berikutnya.\"},{\"question\":\"Apa saja kelebihan isi pembahasan buku menurut ringkasan yang diberikan?\",\"answer\":\"Pembahasan menekankan poin yang langsung berperan menjaga pikiran dari kesalahan, menyajikan konsep secara sistem cabang pohon, serta tetap aplikatif tanpa memutus tradisi karya ulama terdahulu.\"}]",1783087633,342,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":91,"head_meta":93,"extra_data":95,"updated_unix":28},"pelajaran-mantiq-4-basics-of-muslim-logic","",{"@graph":36,"@context":90},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/pelajaran-mantiq-4-basics-of-muslim-logic/39879/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-12","2026-07-03",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82,86],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa tujuan utama mempelajari mantiq dalam buku ini?","Question",{"text":76,"@type":77},"Mantiq diarahkan untuk menjaga pikiran agar terhindar dari kesalahan dalam berpikir serta membangun cara memahami kebenaran secara terbuka.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Bagaimana ilmu mantiq berkembang menurut penjelasan dalam teks?",{"text":81,"@type":77},"Ilmu mantiq dipaparkan memiliki akar dari Yunani Kuno, lalu dikembangkan lebih besar oleh para ilmuwan dan filsuf di masa Islam seperti Farabi, Ibnu Sina, dan lainnya.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Apa yang dimaksud dengan “metode baru” dalam mengkaji ilmu mantiq?",{"text":85,"@type":77},"“Metode” berarti penyajian koleksi sistematis doktrin-doktrin logis, di mana satu bagian berfungsi sebagai pendahuluan bagi pemahaman bagian berikutnya.",{"name":87,"@type":74,"acceptedAnswer":88},"Apa saja kelebihan isi pembahasan buku menurut ringkasan yang diberikan?",{"text":89,"@type":77},"Pembahasan menekankan poin yang langsung berperan menjaga pikiran dari kesalahan, menyajikan konsep secara sistem cabang pohon, serta tetap aplikatif tanpa memutus tradisi karya ulama terdahulu.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":92,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":94,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":97},[98,101,105,109,113,117,121,125,129,133],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":99,"slug":100},60,"religion-spirituality",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":99,"slug":104},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":99,"slug":108},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":99,"slug":112},51,"Komik","comic",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":99,"slug":116},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":99,"slug":120},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":99,"slug":124},49,"Sastra","literature",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":99,"slug":128},52,"Teknologi","technology",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":99,"slug":132},50,"Ujian","exam",{"id":134,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":135,"show_sort_weight":99,"slug":136},57,"Umum","general"]