[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-228692-113":53,"doc-detail-228692-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","patient-safety-incident-reporting-guidelines-ikp-kkp-rs","PEDOMAN PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN (IKP) - KKP-RS","","Pedoman pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP) ini disusun oleh Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KKP-RS) untuk menjadi acuan sistem pelaporan insiden keselamatan. Dokumen menekankan proses pembelajaran melalui pelaporan KTD dan KNC, yang dilanjutkan dengan analisis, penemuan akar masalah, serta perancangan ulang sistem agar asuhan pasien lebih aman. Pedoman memuat alur pelaporan internal ke Tim KP dan eksternal ke KKP-RS, termasuk matriks grading risiko serta panduan pengisian laporan dan kategori kejadian, disertai formulir serta lampiran terkait.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":27,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/patient-safety-incident-reporting-guidelines-ikp-kkp-rs/228692/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/patient-safety-incident-reporting-guidelines-ikp-kkp-rs/228692.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Mabel","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-05","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",40,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan utama Pedoman Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP)?","Question",{"text":110,"@type":111},"Pedoman ini menjadi acuan sistem pelaporan insiden keselamatan agar dapat membantu Rumah Sakit mengirimkan laporan ke KKP-RS dan mendukung pembelajaran melalui analisis KTD/KNC.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana alur pelaporan insiden dibedakan antara internal dan eksternal?",{"text":115,"@type":111},"Pelaporan internal dilakukan ke Tim KP di Rumah Sakit, sedangkan pelaporan eksternal dikirimkan ke KKP-RS, mengikuti alur yang dijelaskan pada bagian Pelaporan Insiden.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Informasi apa saja yang diperlukan saat mengisi laporan insiden?",{"text":119,"@type":111},"Laporan mencakup data Rumah Sakit, data Pasien, rincian kejadian, kategori insiden, serta analisis penyebab dan rekomendasi.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},228692,1790913133,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":142,"read_time":143},7971474920318,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/74000ee537e6b0ca360?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1788430171632181674","# PEDOMAN PELAPORAN\n\nINSIDEN KESELAMATAN PASIEN(IKP)(PATIENT SAFETY INCIDENT REPORT)  \nKKP-RS  \n# PEDOMAN PELAPORAN\n\nINSIDEN KESELAMATAN PASIEN(IKP)(PATIENTSAFETYINCIDENTREPORT)  \nKomite Keselamatan Pasien Rumah Sakit(KKP-RS)2007  \n# KATAPENGANTAR PENYUSUN\n\nKeselamatan Pasien saat ini sudah menjadi issue global sejak laporan IOM/Institute of Medicine,Amerika Serikat padatahun 2000,yang menyatakan bahwa\"TOERR IS HUMAN,Building a Safer Health System”.  \nPERSI/Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia mengawali ProgramKeselamatan Pasien Rumah Sakit dengan membentuk Komite Keselamatan PasienRumah Sakit/KKP-RS pada1Juni 2005 sebagai hasil Raker PERSI Maret 2005 diSurabaya yangkemudian diikuti dengan pencanangan Gerakan Keselamatan PasienRumah Sakit oleh Menteri Kesehatan Dr.dr.Siti Fadillah Supari,Sp.JP.(K)pada21Agustus 2005 dalam Seminar Nasional PERSI diJakarta.  \nSetelah DEPKES-PERSI-KARSmenyusun\"Buku Panduan Nasional KeselamatanPasien Rumah Sakit\"pada Maret 2006,untuk memberikan acuan pada sistempelaporan insiden,maka KKP-RS Bidang I kemudian menyusun\"Buku PedomanPelaporan Insiden Keselamatan Pasien”yang berisi panduan pelaporan insidenbaik secara internal(Laporan ke Tim KP dirumah sakit)maupun eksternal(Laporanke KKP-RS).  \nSemoga buku Pedoman Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien ini dapatdigunakan untuk membantu Rumah Sakit dalam pengiriman laporan insiden keKomite Keselamatan Pasien Rumah Sakit.  \nJakarta,September 2007  \nTim Penyusun  \nBidang I KKP-RS  \n# Kata Sambutan Ketua PERSI\n\nSepertiyang kita fahami bahwa nafas dariPatient Safety adalah belajar(learning)dari KTDyang terjadidimasa lalu untuk selanjutnya disusun langkah-langkah agarkejadian serupatidak akan terulangkembali,baik ditempat/unit yang samamaupunditempat/unit yang lain disatu Rumah Sakit,bahkan dirumah sakit yang lain.  \nProses pembelajaran ini bukan sesuatu yang sederhana,karena dimulai dariproses pelaporan kejadian,dilanjutkan dengan analisis dari laporan tersebut sampaiditemukan akar masalahnya sebagai dasar untuk mendisain ulang suatu sistemsehingga tercapai suatu asuhan pasien yanglebih aman di Rumah Sakit.  \nKalau kita perhatikan proses yang merupakan suatu siklus tersebut,dapatlah kitamengerti bahwa sesungguhnya sistem pelaporanlah yang menjadiawal penggerakuntuk proses selanjutnya.Sistem Pelaporan menjadi detak jantung darikegiatan Pa-tient Safety.Oleh karenaitu diperlukansuatu sistempelaporankejadianyang terpercayadan baku agar mudah dianalisis sebagai bahan untuk pengambilan keputusan.  \nAtas dasar tersebut di atas,saya menghargai upaya KPPRS menyusun bukupedoman pelaporan insiden ini,yang dapat dipergunakan sebagai acuan bagi rumahsakit maupun pelaporan KTD dan KNCbaik untuk internal rumah sakit maupunpelaporan kePERSI(KPPRS).Tentu saja sistem pelaporanini akan selalu dikajisecaraperiodik agar selalu up to date sesuai perkembangan program Patient Safety baiknasional,regional maupun interrasional.  \nHarapan saya dengan adanya buku pedoman ini akan lebih meningkatkanmotivasi rumah sakit dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terkait denganPatient Safety.  \nSaya ucapkan selamat kepada KPPRS yang telah berhasil menyusun bukupedoman ini.  \nSALAMPATIENT SAFETY  \nPERHIMPUNANRUMAHSAKTTSELURUHINDONESIA  \nDr.Adib Abdullah Yahya)MARSomKetuaUmum  \nKata Sambutan Ketua KKP-RS  \nSalah satu program utama dalam penerapan Keselamatan Pasien Rumah Sakitadalah pelaporan Insiden Keselamatan Pasien.Pelaporan ini akan menggerakkanberbagai proses lanjutan seperti analisis terhadap insiden dan akibat-akibatnya,penenuan berbagai penyebab,konstruksisolusinya,implementasi\"best practice\"dst.Pelaporan insiden dan proses-proses lanjutan tsb merupakan jawaban yang palingtepat terhadap keberadaan KTD /KNC,sehingga di waktu yang akan datangdiharapkan statistik KTD/KNCini dapat ditekan,dan lebih utamalagiterlaksananyaasuhan pasien yang lebih aman.Proses yang bergerak spiral tanpa ujung inimerupakan jawaban terhadap,pernyataan dalam Editorial BMJ/British MedicalJournal(BMJ2001;322","cbCaiuCacMwqehXP","https://ap.wps.com/l/cbCaiuCacMwqehXP","pdf",1497245,44,"Indonesian","# Kata Pengantar Penyusun\n# Kata Sambutan Ketua PERSI\n# Kata Sambutan Ketua KKP-RS\n# Daftar Isi\n# Pendahuluan\n## Tujuan\n## Definisi\n# Pelaporan Insiden\n## Alur Pelaporan Insiden Ke Tim KP di RS (Internal)\n## Alur Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien ke KKP-RS (Eksternal)\n# Analisis Matriks Grading Risiko\n# Petunjuk Pengisian Laporan Insiden Keselamatan Pasien\n## Data Rumah Sakit\n## Data Pasien\n## Rincian Kejadian\n## Kategori Insiden\n## Analisis Penyebab dan Rekomendasi\n# Penutup\n# Lampiran","[{\"question\":\"Apa tujuan utama Pedoman Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP)?\",\"answer\":\"Pedoman ini menjadi acuan sistem pelaporan insiden keselamatan agar dapat membantu Rumah Sakit mengirimkan laporan ke KKP-RS dan mendukung pembelajaran melalui analisis KTD/KNC.\"},{\"question\":\"Bagaimana alur pelaporan insiden dibedakan antara internal dan eksternal?\",\"answer\":\"Pelaporan internal dilakukan ke Tim KP di Rumah Sakit, sedangkan pelaporan eksternal dikirimkan ke KKP-RS, mengikuti alur yang dijelaskan pada bagian Pelaporan Insiden.\"},{\"question\":\"Informasi apa saja yang diperlukan saat mengisi laporan insiden?\",\"answer\":\"Laporan mencakup data Rumah Sakit, data Pasien, rincian kejadian, kategori insiden, serta analisis penyebab dan rekomendasi.\"}]","PEDOMAN PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN (IKP) - KKP-RS | PDF",1789028276,68]