[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-88613-id":3,"doc-seo-88613-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},88613,1099514068035,"Ezra","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",48,"Cerita & Novel","Batuk Papa","Cerita ini, yang diadaptasi dari karya asli berjudul \"Papa's Cough\" oleh Hazel Large, Christine Brodie, dan Tara Huberty, diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Rachfri Kirihio dengan ilustrasi oleh Chandra Kurniawan. Cerita ini didanai oleh SIL International dan SIL LEAD, Inc. sebagai bagian dari Seri Buku Ani. Ani, tokoh utama, bangun pagi dan membantu nenek serta ibunya menyiapkan sarapan. Suasana rumah tenang, terganggu oleh suara batuk yang terus-menerus. Ani bertanya tentang keberadaan ayahnya, yang biasanya bangun paling pagi. Ibunya menjelaskan bahwa ayahnya merasa sakit pada pagi itu, demam dan batuk-batuk. Ani ingin menjenguk ayahnya, namun ibunya melarangnya karena khawatir ayahnya memiliki virus yang mudah menular. Ibu menjelaskan bahwa tidak ada obat untuk virus ini dan penting untuk menjaga jarak, membiarkan ayah beristirahat di kamar sambil mengenakan masker untuk mencegah penyebaran. Ibunya kemudian menyarankan Ani untuk membuat gambar guna menghibur ayahnya. Cerita ini menggarisbawahi pentingnya kesehatan, pencegahan penyakit menular, dan tanggung jawab keluarga dalam merawat orang sakit sekaligus menjaga kesehatan anggota keluarga lainnya. Pesan moralnya menekankan pemahaman, kehati-hatian, dan kasih sayang dalam situasi kesehatan yang rentan. Penggunaan ilustrasi yang menarik oleh Chandra Kurniawan memperkaya narasi dan membuatnya lebih mudah dipahami oleh anak-anak, sejalan dengan tujuan Seri Buku Ani untuk edukasi melalui cerita. Keterlibatan SIL International dan SIL LEAD, Inc. menunjukkan komitmen mereka terhadap penyebaran literasi dan pengetahuan di berbagai bahasa.","Batuk Papa  \nBahasa Indonesia  \n[http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/](http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/)  \nAnda bebas menggunakan karya ini untuk keperluan komersial. Anda dapat menyesuaikan dan menambahkan ke karya ini, namun Anda hanya dapat mendistribusikan hasil karya tersebut di bawah lisensi yang sama atau serupa dengan yang ini. Anda harus menghargai hak cipta dan pengakuan untuk para penulis, ilustrator, dsb.  \nAdapted from original, Papa's Cough , Copyright © 2021, SIL International and SIL LEAD, Inc.. Licensed under CC BY-SA 4.0.  \nBatuk Papa  \nDitulis oleh  \nHazel Large, Christine Brodie, and Tara Huberty  \nDiterjemahkan oleh  \nRachfri Kirihio  \nGambar oleh  \nChandra Kurniawan  \nSeri Buku Ani didanai oleh SIL International and SIL LEAD, Inc.  \nBahasa Indonesia  \nAni bangun pagi sekali dan membantu mama dan Nenek menyiapkan sarapan . Rumah tenang dan sunyikecuali ada suara . . .  \n***** batuk ***** batuk ***** batuk *****  \n“Di mana Ayah?” Ani bertanya . Ayah selalu bangunsebelum semua orang lain dalam rumah.  \n“Ayah merasa sakit pagi ini,” jawab Mama .“Ayah demam dan ia batuk-batuk.”  \n***** batuk ***** batuk ***** batuk *****  \nAni mau melihat Ayahnya tetapi Ibu melarangnya .  \n“Jangan, Ani tidak boleh ke Ayah Mungkin saja Ayahada virus yang membuat banyak orang sakit. Tidak adaobat untuk virus ini, jadi kitajangan dekati Ayah dan biarkan dia istirahat.  \nAyah akan tetap dalam kamar dan pakai masker untuk menjaga agar kita jangan sakitjuga . Coba Ani membuat gambar untuk menghibur Ayah. \"  \n***** batuk ***** batuk ***** batuk *****","cbCaiak3ZDT5C6v6","https://ap.wps.com/l/cbCaiak3ZDT5C6v6","pdf",11717349,5,1,36,"Indonesian","id",113,"# Batuk Papa\n\n## Cerita\n\n* Ani bangun pagi dan membantu menyiapkan sarapan.\n* Ayah Ani merasa sakit dan batuk-batuk.\n* Ibu melarang Ani mendekati ayahnya karena khawatir tertular virus.\n* Ani diminta membuat gambar untuk menghibur ayahnya.","[{\"question\":\"Mengapa Ani tidak boleh menemui Ayahnya saat sakit?\",\"answer\":\"Ani tidak boleh menemui Ayahnya karena Ayah sedang sakit batuk dan demam, yang dikhawatirkan oleh Ibu sebagai virus yang mudah menular. Ibu ingin mencegah penyebaran virus kepada Ani dan anggota keluarga lainnya.\"},{\"question\":\"Apa yang bisa dilakukan Ani untuk menghibur Ayahnya?\",\"answer\":\"Ibu menyarankan Ani untuk membuat gambar agar dapat menghibur Ayahnya. Ini adalah cara Ani untuk menunjukkan perhatian dan kasih sayang kepada Ayahnya tanpa melakukan kontak fisik langsung yang berisiko.\"},{\"question\":\"Siapa yang menulis dan menerjemahkan cerita \\\"Batuk Papa\\\"?\",\"answer\":\"Cerita \\\"Batuk Papa\\\" ditulis oleh Hazel Large, Christine Brodie, dan Tara Huberty, serta diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Rachfri Kirihio. Ilustrasi dalam buku ini dibuat oleh Chandra Kurniawan.\"}]",1784275809,55,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"papas-cough","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/papas-cough/88613/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-28","2026-07-17",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Mengapa Ani tidak boleh menemui Ayahnya saat sakit?","Question",{"text":76,"@type":77},"Ani tidak boleh menemui Ayahnya karena Ayah sedang sakit batuk dan demam, yang dikhawatirkan oleh Ibu sebagai virus yang mudah menular. Ibu ingin mencegah penyebaran virus kepada Ani dan anggota keluarga lainnya.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Apa yang bisa dilakukan Ani untuk menghibur Ayahnya?",{"text":81,"@type":77},"Ibu menyarankan Ani untuk membuat gambar agar dapat menghibur Ayahnya. Ini adalah cara Ani untuk menunjukkan perhatian dan kasih sayang kepada Ayahnya tanpa melakukan kontak fisik langsung yang berisiko.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Siapa yang menulis dan menerjemahkan cerita \"Batuk Papa\"?",{"text":85,"@type":77},"Cerita \"Batuk Papa\" ditulis oleh Hazel Large, Christine Brodie, dan Tara Huberty, serta diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Rachfri Kirihio. Ilustrasi dalam buku ini dibuat oleh Chandra Kurniawan.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":29,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]