[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-232579-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-232579-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","panduan-matching-fund-2022-university-matching-fund-program","Panduan Matching Fund 2022 - Program Matching Fund Perguruan Tinggi","","Panduan Matching Fund 2022 menjelaskan landasan dan tujuan program pendanaan padanan melalui ekosistem Kedaireka untuk mendorong kolaborasi inovatif antara perguruan tinggi dan dunia usaha serta dunia industri. Dokumen merinci delapan indikator kinerja utama perguruan tinggi, peran dosen dan praktisi, serta mekanisme dukungan agar hasil kolaborasi dapat bertransformasi menjadi inovasi yang berdampak pada masyarakat. Program ini ditujukan untuk mempercepat difusi teknologi, menguatkan relevansi riset, dan mendukung pencapaian IKU Kampus Merdeka melalui skema dana padanan, ruang lingkup kegiatan, komponen pendanaan, alur pengajuan, dan evaluasi proposal.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/panduan-matching-fund-2022-university-matching-fund-program/232579/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/panduan-matching-fund-2022-university-matching-fund-program/232579.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Aria","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-06","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",6,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa fokus utama program Matching Fund melalui Kedaireka pada tahun 2022?","Question",{"text":63,"@type":64},"Program ini berfokus pada pendanaan padanan untuk mewujudkan hasil kolaborasi inovatif antara perguruan tinggi dan DUDI melalui platform Kedaireka.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Apa saja delapan indikator kinerja utama (IKU) Perguruan Tinggi yang menjadi landasan?",{"text":68,"@type":64},"Delapan indikator meliputi lulusan mendapat pekerjaan yang layak, pengalaman mahasiswa di luar kampus, dosen berkegiatan di luar kampus, praktisi mengajar di kampus, hasil kerja dosen digunakan masyarakat atau mendapat rekognisi internasional, kerja sama program studi dengan mitra kelas dunia, kelas kolaboratif dan partisipatif, serta program studi berstandar internasional.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Bagaimana skema dana padanan matching fund bekerja antara industri dan pemerintah?",{"text":72,"@type":64},"Setiap rupiah yang dikeluarkan oleh industri diiringi dengan satu rupiah dari pemerintah, sehingga kolaborasi perguruan tinggi dengan industri dapat berjalan lebih mendalam dan menyeluruh.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},232579,1789072615,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},2336464648322,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2200025388227c56fec?_k=1778556882303663488","PANDUAN  \nMATCHING  \nFUND  \na. Sambutan Mendikbudristek  \nSituasi pandemitelah memberikan dampak luar biasaterhadap dunia pendidikan, tidak terkecuali pendidikan tinggi beserta ekosistem riset di dalamnya. Untuk bisa bangkit dari situasi ini, kita harus menggerakkan transformasi yang membuat perguruan tinggi lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan serta menjadi pusat inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan.  \nPertimbangan itulah yang menggerakkan kami di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk menghadirkan terobosan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi sebagai Merdeka Belajar episode keenam.  \nTerdapat tiga hal yang menjadi landasan IKU, antara lain kualitas perguruan tinggi, kualitas dosen dan pengajar, serta kualitas kurikulum. Kami menurunkan ketiga landasan tersebut menjadidelapan indikator: (a) lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak, (b) mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus,(c) dosen berkegiatan di luar kampus,(d) praktisi mengajar di dalam kampus,(e) hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat atau mendapat rekognisi internasional,(f) program studi bekerja sama dengan mitra kelas dunia,(g) kelas yang kolaboratif dan partisipatif, dan (h) program studi berstandar internasional.  \nPerguruan tinggi tentu membutuhkan tekad dan upaya besar untuk mencapai delapan indikator tersebut. Kemendikbudristek hadir untuk mendukung perguruan tinggi melalui platform Kedaireka dan program matching fund. Kedaireka dirancang sebagai sebuah ekosistem yang memberi ruang bagi dosen bertemu dengan pelaku industri, berbincang layaknya sedang berada di sebuah kedai, lalu membentuk kolaborasi dan melahirkan gagasan-gagasan inovatif. Lebih lanjut, Kemendikbudristek mendukung perguruan tinggi dalam mewujudkan implementasi gagasan tersebut dengan skema pendanaan matching fund. Satu rupiah yang dikeluarkan olehindustri akan diiringi dengan satu rupiah dari pemerintah.  \nKedaireka dan matching fund memungkinkan terjalinnya kolaborasi yang lebih mendalam dan menyeluruh antara perguruan tinggi dengan industri, sehingga perguruan tinggi dapat menghadirkan solusi terbaik untuk berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. Kolaborasi tersebut akan mendorong perguruan tinggi mencapai IKU, memantapkan perannya dalam mewujudkan Kedaulatan Indonesia dalam Reka Cipta, dan mewujudkan cita-cita Merdeka Belajar Kampus Merdeka.  \nNadiem Makarim,  \nMenteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi  \nPanduan Matching Fund 2022  \n2  \nb. Pengantar Dirjen Diktiristek  \nAkselerasi inovasi menjadi kata kunci untuk mendorong pemulihan dan pembangkitan ekonomi Indonesia selama pandemi dan pasca pandemi Covid-19 . Lembaga penyelenggara pendidikan tinggi yang memilikipotensi sumber daya manusia yang besar dan kuat menjadi peluang untuk mendorong inovasi tersebut agar berdampak secara signifikan pada penyelesaian persoalan masyarakat. Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang ditetapkan pada tahun 2020 diharapkan menjadi jawaban, agar terwujud kultur pembelajaran inovatif dengan meningkatkan relevansi Insan Dikti menjawab tantangan dan permasalahandi masyarakat. Salah satunya melalui wadah yang diluncurkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi dan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek yakni platform [Kedaireka.id](Kedaireka.id).  \nPlatform ini bertujuan untuk membuka wadah kolaborasi agar proses invensi, inovasi, dapat bergerak lebih cepat ke sebuah produk yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Ketimpangan dalampenyesuaian terhadap perkembangan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia. Berbagaidisiplin ilmu yang dimiliki Insan Dikti harus mampu membuka kesempatan setara untuk memperlancarproses difusi teknologi dalam meningkatkan produktivitas dengan proses kolaborasi lintas-sektor. Kedaireka sebagai wadah kolaborasi diharapkan mendorong terbentuknya ekosistem tersebut, yaitu ikliminovasi dengan sinergi yang inklusif antara unsur pemerinta","cbCaijw21UdVRAJC","https://ap.wps.com/l/cbCaijw21UdVRAJC","pdf",936784,30,"Indonesian","# Sambutan Mendikbudristek\n## Tiga landasan IKU dan delapan indikator\n## Dukungan Kedaireka dan skema matching fund\n# Pengantar Dirjen Diktiristek\n## Tujuan platform Kedaireka dan penta-helix\n## Dana Padanan Matching Fund dan kunci keberhasilan\n## Prioritas riset Matching Fund 2022\n## Ruang lingkup panduan program dan evaluasi","[{\"question\":\"Apa fokus utama program Matching Fund melalui Kedaireka pada tahun 2022?\",\"answer\":\"Program ini berfokus pada pendanaan padanan untuk mewujudkan hasil kolaborasi inovatif antara perguruan tinggi dan DUDI melalui platform Kedaireka.\"},{\"question\":\"Apa saja delapan indikator kinerja utama (IKU) Perguruan Tinggi yang menjadi landasan?\",\"answer\":\"Delapan indikator meliputi lulusan mendapat pekerjaan yang layak, pengalaman mahasiswa di luar kampus, dosen berkegiatan di luar kampus, praktisi mengajar di kampus, hasil kerja dosen digunakan masyarakat atau mendapat rekognisi internasional, kerja sama program studi dengan mitra kelas dunia, kelas kolaboratif dan partisipatif, serta program studi berstandar internasional.\"},{\"question\":\"Bagaimana skema dana padanan matching fund bekerja antara industri dan pemerintah?\",\"answer\":\"Setiap rupiah yang dikeluarkan oleh industri diiringi dengan satu rupiah dari pemerintah, sehingga kolaborasi perguruan tinggi dengan industri dapat berjalan lebih mendalam dan menyeluruh.\"}]","Panduan Matching Fund 2022 - Program Matching Fund Perguruan Tinggi | PDF",46]