[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39638-id":3,"doc-seo-39638-113":29,"detail-sidebar-cat-0-id-113":90},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":11},39638,1649267921044,"Ava Thompson","https://us-avatar.wpscdn.com/avatar/1800007509477c92dfb?_k=1782875107921204101",54,"Penelitian & Laporan","Demokrasi Kita - Dr. Mohammad Hatta","Demokrasi Kita membahas ketegangan antara idealisme demokrasi dan realitas politik Indonesia, dengan penekanan pada pelaksanaan pemerintahan yang menyimpang dari UUD. Naskah menyoroti tindakan Presiden dalam pembentukan kabinet, pembubaran lembaga perwakilan, serta penggunaan dalih “keadaan darurat” untuk membenarkan langkah yang dinilai bertentangan konstitusi. Uraian menjelaskan bagaimana parlemen dilemahkan melalui dekret, komposisi anggota yang ditentukan, dan pergantian oposisi. Gagasan demokrasi gotong royong vs demokrasi liberal menjadi fokus kritik.","DEMOKRASI KITA  \nDr. Mohammad Hatta  \nDEMOKRASI KITA oleh  \nDr. Mohammad Hatta  \nPusataka Antara PT Jakarta  \nHarga:  \nKertas koran Rp. 3.-Kertas HVS Rp. 5.-  \n*Ditulis ulang dan disunting ke dalam ejaan bahasa Indonesia terkini oleh Zaky Yamani dan Reita Ariyanti. Beberapa bagian kalimat dalam naskahaslinya sengaja diubah ke format yang baru ini, agar sesuai dengan logikaberbahasa pembaca saat ini, tanpa mengubah maknanya. Penulisan dan penyuntingan ulang ini dilakukan tanpa seizin penulis maupun ahli warisnya, dan tidak ditujukan untuk mendapatkan keuntungan keuangan.  \nPENGANTAR  \nBUKU Bung Hatta, Demokrasi Kita, ini ditulis pada tahun 1960 dan dimuat di majalah Islam yang saya pimpin, Pandji Masjarakat. Penilaian politik yang dikemukakan Bung Hatta ini mendapatkan perhatian penuh dari peminat-peminat, baik di dalam maupun di luar negeri.  \nTetapi apa yang dibayangkan Bung Hatta dalam buku itu, bahwa demokrasi kita sejak waktu itu mulai terancam, telah membuat majalah Pandji Masjarakat dilarang terbit, dan keluar pula larangan membaca, menyiarkan, bahkan menyimpan buku itu. Satu buah pikir brilian dari salah seorang Proklamator Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, dilarang keras dibaca, siapa pun yang menyimpannya diancam hukuman.  \nSekarang keadaan sudah berubah, angkatan ’66 yang menuntut keadilan dan menentang kezaliman telah bangkit, angin baru telah bertiup. Buku ini diterbitkan kembali dengan izinkhusus dari penulisnya sendiri.  \nBagi saya, buku ini adalah obat penawar, karena buku inidapat diterbitkan kembali setelah saya dibebaskan, setelah duatahun empat bulan berada di tahanan (27 Januari 1964 sampai 26 Mei 1966) karena fitnah prolog Gestapu/PKI dan BPI. Tahanankarena fitnah, yang menjadi adat kebiasaan di zaman kepemimpinan negara masa lampau itu.  \nSemoga dengan terbitnya buku ini, di zaman angin baru bagi negara kita telah bertiup dan semangat angkatan‘66 telah bangkit,  \nkeadaan yang muram, suram, dan seram yang telah lalu itu tidak berulang lagi.  \nHAMKA  \nJakarta 1 Juni 1966  \nDEMOKRASI KITA  \nSEJARAH Indonesia sejak sepuluh tahun terakhir ini banyak memperlihatkan pertentangan antara idealisme dan realita. Idealisme, yang bertujuan menciptakan suatu pemerintahan yangadil, yang akan melaksanakan demokrasi yanag sebaik-baiknya, dan kemakmuran yang sebesar-besarnya.  \nSementara realita saat ini, pemerintah yang dalam perkembangannya kelihatan semakin jauh dari demokrasi yang sebenarnya.  \nTINDAKAN-TINDAKAN PRESIDEN  \nAPALAGI sejak dua-tiga tahun terakhir ini, terlihat benartindakan-tindakan pemerintah yang bertentangan dengan UndangUndang Dasar. Presiden yang menurut Undang-Undang Dasar 1950 adalah presiden konstitusional yang tidak bertanggung jawabatas pembentukan kabinet, dan tidak dapat diganggu gugat, mengangkat dirinya sendiri menjadi formatur kabinet. Dengan itu, dia melakukan suatu tindakan yang bertanggung jawab tetapi tidakmemikul tanggung jawabnya.  \nPemerintahan yang dibentuk dengan cara yang ganjil itu diterima begitu saja oleh parlemen, dengan tidak menyatakan keberatan yang prinsipil. Malahan ada yang membela tindakan Presiden dengan dalil “keadaan darurat”.  \nKemudian Presiden Soekarno membubarkan Konstituante yang dipilih rakyat, sebelum pekerjaan mereka membuat Undang-  \nUndang Dasar baru selesai. Dengan suatu dekrit, Presidenmenyatakan berlakunya kembali Undang-Undang Dasar 1945  \nMenurut Undang-Undang Dasar 1945, Presiden Republik Indonesia adalah kepala eksekutif. Parlemen yang ada menurut Undang-Undang Dasar 1950 dan tersusun menurut pemilihanumum 1955 diakui sebagai Dewan Perwakilan Rakyat sementara, sampai terbentuk Dewan Perwakilan Rakyat baru berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 . Sungguh pun tindakan Presiden itubertentangan dengan Konstitusi dan merupakan suatu coup d’etat, dia dibenarkan oleh partai-partai dan suara yang terbanyak di Dewan Perwakilan Rakyat. Golongan minoritas menganggap perbuatan Presiden itu sebagai suatu perkosaan, tetapi merekamenyesuaikan dirinya dengan keny","cbCaid6eLriL0HT0","https://ap.wps.com/l/cbCaid6eLriL0HT0","pdf",89080,4,1,35,"Indonesian","id",113,"# Pengantar\n# Sejarah Indonesia: idealisme vs realita\n# Tindakan-Tindakan Presiden\n# Tugas Dewan Perwakilan Rakyat","[{\"question\":\"Apa tema utama yang dibahas dalam Demokrasi Kita?\",\"answer\":\"Buku ini membahas pertentangan antara idealisme demokrasi dan realita praktik pemerintahan, terutama ketika tindakan negara menyimpang dari UUD.\"},{\"question\":\"Mengapa tindakan Presiden dianggap bertentangan dengan konstitusi?\",\"answer\":\"Tindakan Presiden dinilai tidak sejalan dengan ketentuan UUD dan membuat tanggung jawab kabentuk kabinet menjadi tidak sebagaimana mestinya, termasuk melalui pembubaran lembaga perwakilan.\"},{\"question\":\"Bagaimana perbandingan gagasan demokrasi terpimpin dan demokrasi liberal dalam naskah?\",\"answer\":\"Demokrasi liberal dicela karena dianggap menimbulkan perpecahan, lalu diarahkan pada konsep demokrasi terpimpin yang menekankan pelaksanaan program pembangunan dengan kepemimpinan yang kuat dan kerja sama.\"}]",1783085342,{"code":4,"msg":30,"data":31},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":32,"title":13,"keywords":33,"description":14,"schema_data":34,"social_meta":85,"head_meta":87,"extra_data":89,"updated_unix":28},"our-democracy-dr-mohammad-hatta","",{"@graph":35,"@context":84},[36,52,67],{"@type":37,"itemListElement":38},"BreadcrumbList",[39,43,47,50],{"item":40,"name":41,"@type":42,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":44,"name":45,"@type":42,"position":46},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":48,"name":12,"@type":42,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":51,"name":13,"@type":42,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/our-democracy-dr-mohammad-hatta/39638/",{"url":51,"name":13,"@type":53,"author":54,"headline":13,"publisher":56,"fileFormat":59,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":60,"datePublished":61,"encodingFormat":59,"isAccessibleForFree":62,"interactionStatistic":63},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":55},"Person",{"url":40,"name":57,"@type":58},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-23","2026-07-03",true,{"@type":64,"interactionType":65,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":66},"ViewAction",{"@type":68,"mainEntity":69},"FAQPage",[70,76,80],{"name":71,"@type":72,"acceptedAnswer":73},"Apa tema utama yang dibahas dalam Demokrasi Kita?","Question",{"text":74,"@type":75},"Buku ini membahas pertentangan antara idealisme demokrasi dan realita praktik pemerintahan, terutama ketika tindakan negara menyimpang dari UUD.","Answer",{"name":77,"@type":72,"acceptedAnswer":78},"Mengapa tindakan Presiden dianggap bertentangan dengan konstitusi?",{"text":79,"@type":75},"Tindakan Presiden dinilai tidak sejalan dengan ketentuan UUD dan membuat tanggung jawab kabentuk kabinet menjadi tidak sebagaimana mestinya, termasuk melalui pembubaran lembaga perwakilan.",{"name":81,"@type":72,"acceptedAnswer":82},"Bagaimana perbandingan gagasan demokrasi terpimpin dan demokrasi liberal dalam naskah?",{"text":83,"@type":75},"Demokrasi liberal dicela karena dianggap menimbulkan perpecahan, lalu diarahkan pada konsep demokrasi terpimpin yang menekankan pelaksanaan program pembangunan dengan kepemimpinan yang kuat dan kerja sama.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":86,"og:title":13,"og:site_name":57,"og:description":14},"article",{"robots":88,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":91},[92,97,101,105,109,113,115,119,123,127],{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":94,"show_sort_weight":95,"slug":96},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":99,"show_sort_weight":95,"slug":100},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":103,"show_sort_weight":95,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":107,"show_sort_weight":95,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":111,"show_sort_weight":95,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":12,"show_sort_weight":95,"slug":114},"research-report",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":117,"show_sort_weight":95,"slug":118},49,"Sastra","literature",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":121,"show_sort_weight":95,"slug":122},52,"Teknologi","technology",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":125,"show_sort_weight":95,"slug":126},50,"Ujian","exam",{"id":128,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":129,"show_sort_weight":95,"slug":130},57,"Umum","general"]