[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-99285-id":3,"doc-seo-99285-113":29,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":20,"is_downloadable":20,"audit_status":20,"page_count":21,"language":22,"language_code":23,"site_id":24,"html_lang":23,"table_of_contents":25,"faqs":26,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":27,"read_time":28},99285,962075006959,"Anda","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/e0002397efbe92a78e?_k=1776741047341049297",49,"Sastra","Asal Usul Kelelawar Tidur Terbalik - Buku Berjenjang Tingkat 2b","Buku berjenjang tingkat 2b ini membantu anak meningkatkan kelancaran membaca, memperkaya kosakata, dan memahami isi bacaan melalui teks ringkas dengan kepadatan kalimat terukur serta dukungan gambar. Cerita hewan sehari-hari mengikuti pertengkaran binatang, pencarian tempat aman, hingga pertemuan Ayam dan Itik yang menemukan kunang-kunang di mulut goa. Materi dirancang untuk dipakai dalam kegiatan kelompok dan mandiri, dilengkapi saran diskusi menggunakan kata tanya ada apa, siapa, kapan, bagaimana, dan mengapa.","Asal Usul Kelelawar Tidur  \nTerbalik  \nBuku Berjenjang Tingkat 2b  \nPenulis: Aminah Letsoin  \nBahasa Indonesia Cerita Hewan  \nBuku Berjenjang (Leveled Books)  \nBuku berjenjang dirancang khusus terutama untuk meningkatkan kelancaran membaca, menambah kosakata, dan daya pemahaman. Buku berjenjang dipakai setelah anak mampu membaca buku-buku ramah cerna kata tingkat 1a, 1b, dan 1c. Ada 3 tingkat dari yang mudah ke sulit: Tingkat 1 bisa cocok untuk anak setara SD kelas 1 akhir, sedangkan 2a dan 2b untuk anak setara kelas 2 SD.  \nAsal Usul Kelelawar Tidur Terbalik  \nBuku ini adalah buku berjenjang tingkat 2b, dengan ciri-cirisbb: jumlah halaman per buku 12-16, kepadatan teks 3-4 kalimat per halaman, boleh penggal kalimat, 8 kata maks. per kalimat, maks. 25 kata per halaman, bisa di atas 2 suku kata, kalimat kompleks, dengan 75% kata akrab, 1 gambartiap 2 halaman. Gambar mendukung pemahaman terhadapteks. Topik sehari-hari.  \nBuku berjenjang bisa dipakai dengan cara sebagai berikut:  \n1. Dalam kelompok besar dan kecil.  \n2. Secara sendiri-sendiri oleh setiap anak.  \n3. Untuk mulai, berdiskusi atau bertanya-jawab dengananak mengenai hal-hal yang anak sudah ketahui mengenai topik dari isi buku.  \n4. Bahas gambar-gambar yang ada dalam tiap halamanuntuk membantu anak memahami apa kira-kira yang menjadi topik dari buku tersebut.  \n5. Guru atau orang tua sebaiknya membacakan kalimat di setiap halaman terlebih dahulu, sebagai model atau contoh bagi anak.  \n6. Kemudian anak diberikan kesempatan untuk membacasendiri.  \n7. Diskusikan isi buku. Pakai kata-kata tanya: ada apa, siapa, kapan, bagaimana, mengapa.  \nAsal Usul Kelelawar Tidur Terbalik  \nPenulis: Aminah Letsoin Gambar oleh SIL International  \nBuku ini diproduksi melalui proyek Enabling Writers yang disponsori oleh USAID.  \nYayasan Sulinama  \n2017  \nBahasa Indonesia  \nCopyright © 2017, Yayasan Sulinama  \n[http://creativecommons.org/licenses/by/3.0/igo/](http://creativecommons.org/licenses/by/3.0/igo/)  \nAnda bebas menggunakan karya ini untuk keperluan komersial. Anda dapat menyesuaikan dan menambahkan ke karya ini. Andaharus menghargai hak cipta dan pengakuan untuk para penulis, ilustrator, dsb.  \n[Hubungi yayasansulinama@gmail.com](Hubungi yayasansulinama@gmail.com) untuk informasi lanjut.  \nPada suatu hari, binatang-binatang bertengkar. Binatang berbadan besar melawan binatang berbadan kecil.  \nBinatang besar ternyata lebih kuat. Sedangkan binatang yang kecil lemah.  \nSejak bertengkar, binatang-binatang pergi mencari tempat yang aman.  \nItik bersama anak-anaknya pindah ke tempat lebah. Burung kakatua terbang ke hutan.  \nKelelawar memilih tempatnya di goa. Ia merasa aman di sana.  \nPadahal, di goa sangat gelap dan bau busuk. Di sana juga ada keluarga ular.  \nPada suatu hari, Ayam berkata kepada Itik.  \n\"Sudah lama kita tidak bertemu kelelawar. Ayo, kita cari kelelawar.\"  \n\"Aku mau,\"jawab Itik.  \nLalu, Ayam dan Itik pergike rumah kelelawar. Mereka berjalan jauh, naik dan turun jalan.  \nAkhirnya mereka sampai di tempat kelelawar.  \nTiba-tiba mereka melihat sesuatu di  \nmulut goa. Sesuatu yang berkelap-kelip.  \n\"Coba kamu lihat ada apadi sana?\" tanya Itik.  \n\"Oh, itu kunang-kunang,\"jawab Ayam.","cbCaiu9rG1vac7kc","https://ap.wps.com/l/cbCaiu9rG1vac7kc","pdf",824004,1,21,"Indonesian","id",113,"# Panduan penggunaan buku berjenjang\n## Kegiatan kelompok besar dan kecil\n## Pembacaan mandiri per anak\n## Diskusi menggunakan kata tanya\n## Membahas gambar per halaman\n## Peran guru atau orang tua sebagai model\n# Ringkasan cerita\n## Pertengkaran binatang dan pencarian tempat aman\n## Itik, burung kakatua, dan kelelawar memilih tempat\n## Ayam dan Itik mencari kelelawar\n## Temuan kunang-kunang di mulut goa","[{\"question\":\"Apa tujuan utama buku berjenjang tingkat 2b ini?\",\"answer\":\"Meningkatkan kelancaran membaca, menambah kosakata, dan daya pemahaman melalui teks yang sesuai tingkat kemampuan anak serta dukungan gambar.\"},{\"question\":\"Bagaimana karakteristik teks pada buku tingkat 2b?\",\"answer\":\"Jumlah halaman 12-16, kepadatan 3-4 kalimat per halaman, maksimal 8 kata per kalimat, maksimal 25 kata per halaman, serta kalimat kompleks dengan 75% kata akrab dan gambar tiap 2 halaman.\"},{\"question\":\"Bagaimana cara memakai buku ini di kelas atau di rumah?\",\"answer\":\"Bisa digunakan dalam kelompok besar atau kecil, mandiri per anak, lalu lakukan diskusi isi buku dan bahas gambar; guru atau orang tua membacakan halaman terlebih dahulu sebagai model sebelum anak membaca sendiri.\"}]",1784380730,32,{"code":4,"msg":30,"data":31},"ok",{"site_id":24,"language":23,"slug":32,"title":13,"keywords":33,"description":14,"schema_data":34,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":27},"origin-of-the-bat-that-sleeps-upside-down-leveled-book-level-2b","",{"@graph":35,"@context":85},[36,53,68],{"@type":37,"itemListElement":38},"BreadcrumbList",[39,43,47,50],{"item":40,"name":41,"@type":42,"position":20},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":44,"name":45,"@type":42,"position":46},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":48,"name":12,"@type":42,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/sastra/",3,{"item":51,"name":13,"@type":42,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/origin-of-the-bat-that-sleeps-upside-down-leveled-book-level-2b/99285/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":23,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":40,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-24","2026-07-18",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa tujuan utama buku berjenjang tingkat 2b ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Meningkatkan kelancaran membaca, menambah kosakata, dan daya pemahaman melalui teks yang sesuai tingkat kemampuan anak serta dukungan gambar.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Bagaimana karakteristik teks pada buku tingkat 2b?",{"text":80,"@type":76},"Jumlah halaman 12-16, kepadatan 3-4 kalimat per halaman, maksimal 8 kata per kalimat, maksimal 25 kata per halaman, serta kalimat kompleks dengan 75% kata akrab dan gambar tiap 2 halaman.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana cara memakai buku ini di kelas atau di rumah?",{"text":84,"@type":76},"Bisa digunakan dalam kelompok besar atau kecil, mandiri per anak, lalu lakukan diskusi isi buku dan bahas gambar; guru atau orang tua membacakan halaman terlebih dahulu sebagai model sebelum anak membaca sendiri.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":24},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,102,106,110,114,118,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":100,"show_sort_weight":96,"slug":101},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":103,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":104,"show_sort_weight":96,"slug":105},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":107,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":108,"show_sort_weight":96,"slug":109},51,"Komik","comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":112,"show_sort_weight":96,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":116,"show_sort_weight":96,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":119},"literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]