[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-231898-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-231898-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","opinion-channeling-policy-of-freedom-to-learn-independent-campus","Opinion Channeling Kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka","","Instrumen opinion channeling Ditjen Pendidikan Tinggi menargetkan umpan balik dari seluruh stakeholder pendidikan tinggi terkait kebijakan Merdeka Belajar, khususnya Kampus Merdeka sebagai quick wins tahun 2020. Dokumen mengarahkan pengisian melalui survei online serta menyediakan bagian identitas responden, pilihan sumber pengetahuan kebijakan, dan skala persepsi/harapan menggunakan rating scale/Likert. Terdapat saran perbaikan per-butir pada area kebijakan umum, pembukaan prodi baru, sistem akreditasi, bentuk PTN berbadan hukum, dan hak belajar di luar prodi dengan rujukan regulasi Permendikbud.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/opinion-channeling-policy-of-freedom-to-learn-independent-campus/231898/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/opinion-channeling-policy-of-freedom-to-learn-independent-campus/231898.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Noah","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-27","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":30},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa tujuan survei opinion channeling pada kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka?","Question",{"text":62,"@type":63},"Survei bertujuan memperoleh umpan dari seluruh stakeholder pendidikan tinggi agar kebijakan dapat dijalankan secara efektif. Fokusnya pada persepsi dan harapan terhadap Kampus Merdeka sebagai quick wins tahun 2020.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Bagian apa saja yang disediakan dalam instrumen survei?",{"text":67,"@type":63},"Instrumen memuat data responden, sumber data dan informasi terkait kebijakan, pengukuran persepsi menggunakan skala sikap/rating scale, serta bagian saran perbaikan per-butir dan harapan terhadap kebijakan.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Seperti apa skala penilaian yang digunakan pada survei?",{"text":71,"@type":63},"Dokumen menggunakan rating scale/Likert scale, dengan pilihan jawaban seperti Sangat Tidak Setuju, Tidak Setuju, Ragu-ragu, Setuju, dan Sangat Setuju.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},231898,1789067707,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,104,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":105,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":30,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":141},8796095462418,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/80000253c1241d02b47?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1778826106357471780","KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANDIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI  \nNomor:63/E.E1/EP/2020Lampiran:satu berkasPerihal:Opinion Channeling Kebijakan Merdeka Belajar  \nYth.  \nBapak dan Ibu  \nMenindaklanjuti sosialisasi kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,khususnyatentang kebijakan Merdeka Belajar:Kampus Merdeka yang menjadi quick wins bidangpendidikan tinggi pada tahun 2020,diperlukan umpan dari seluruh stakeholders pendidikantinggi sehingga kebijakan dapat dijalankan dengan efektif.  \nSehubungan dengan hal tersebut,Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melakukan opinionchanneling melalui survey online yang dapat diakses melalui tautan:http://j.mp/diktimerdeka  \nKami harapkan survey ini dapat diisi oleh Bapak dan Ibu selaku stakeholders pendidikan tinggi,sebelum tanggal 15 Februari 2020.  \nDemikian disampaikan,atas perhatian dan kerjasamanya,diucapkan terima kasih.  \nPlt.Direktur Jenderal,  \nZ  \nlizamNIP.196107061987101001  \nTembusan:Menteri Pendidikan dan Kebudayaan(sebagai laporan)  \nSARAN (dicetak dengan warna biru)  \n# Instrumen Survey Online:Persepsi dan Harapan tentang Kebijakan Merdeka Belajar:Kampus Merdeka\n\n## Instrumen A.Data Responden\n\n1.Nama  \n:....  \n2.Institusi:(PTN/PTN-BH/PTS/LLDIKTI)  \n3.Status/Pekerjaan:a.Pemimpin PT  \nb.Pengelola Pendidikan (Dekan/Kajur/Kaprodi)  \nc.Dosen  \nd.Tenaga Kependidikan  \ne.Mahasiswa  \nf.Stakeholder lain  \n4.Propinsi/Wilayah.….  \n## Instrumen B.Sumber Data dan Informasi\n\nOpsi jawaban untuk pertanyaan nomor 2.dibuat menjadi 5 rating scale atau 4 rating scale(Likert Scale Analysis),seperti umumya survey:  \n1.Kebijakan Merdeka Belajar:Kampus Merdeka diketahui melalui  \na.Forum Sosialisasi Kementerian  \nb.Laman Kementerian  \nc.Media Sosial  \nd.Media Online  \ne.Media Cetak  \nf.Whatsapp Group  \ng.Diskusi Verbal(Mouth to Mouth)  \nh.Lainnya:……(jawaban dapat lebih dari satu)  \n2.Informasi terkait kebijakan Merdeka Belajar mudah diakses melalui berbagai sumber:  \na.Sangat Tidak Setuju  \nb.Tidak Setuju  \nc.Ragu-ragu  \nd.Setuju  \ne.Sangat Setuju  \n## Instrumen C.Persepsi terhadap Kebijakan Merdeka Belajar\n\nSkala Sikap:  \nf.Sangat Tidak Setuju  \ng.Tidak Setuju  \nh.Ragu-ragu  \ni.Setuju  \nj.Sangat Setuju  \n## Saran perbaikan per-butir pertanyaan sebagai berikut:\n\n\n| NO   | PERNYATAAN   | 1   | 2   | 3   | 4   | 5   |\n| --- | --- | --- | --- | --- | --- | --- |\n| A   | Kebijakan Umum Merdeka Belajar  \u003Cbr>Kampus Merdeka   |  |  |  |  |  |\n| 1   | Kebijakan berdasarkan amanah UUD 1945   |  |  |  |  |  |\n| 2   | Kebijakan sejalan dengan asas dan nilai  \u003Cbr>pendidikan tinggi   |  |  |  |  |  |\n| 3   | Kebijakan sesuai dengan konteks  \u003Cbr>pendidikan tinggi di lndonesia   |  |  |  |  |  |\n| 4   | Kebijakan sesuai dengan kebutuhan  \u003Cbr>masyarakat Indonesia   |  |  |  |  |  |\n| 5   | Kebijakan bersifat inklusif dan mudah  \u003Cbr>dipahami   |  |  |  |  |  |\n| B   | Kebijakan Pembukaan Prodi Baru  \u003Cbr>(Permendikbud No.7/2020)   |  |  |  |  |  |\n| 6.   | Kebijakan sejalan dengan UU No.12/2012  \u003Cbr>tentang Pendidikan Tinggi   |  |  |  |  |  |\n| 7.   | Kebijakan sesuai dengan prinsip otonomi  \u003Cbr>perguruan tinggi   |  |  |  |  |  |\n| 8.   | Kebijakan berpihak pada civitas akademika   |  |  |  |  |  |\n| C.   | Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi  \u003Cbr>(Permendikbud No.5/2020)   |  |  |  |  |  |\n| 9.   | Kebijakan sejalan dengan UU No.12/2012  \u003Cbr>tentang Pendidikan Tinggi   |  |  |  |  |  |\n| 10.   | Kebijakan sesuai dengan prinsip otonomi  \u003Cbr>perguruan tinggi   |  |  |  |  |  |\n| 11.   | Kebijakan berpihak pada civitas akademika   |  |  |  |  |  |\n| D.   | Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum  \u003Cbr>(Permendikbud 4&6/2020)   |  |  |  |  |  |\n| 12.   | Kebijakan sejalan dengan UU No.12/2012  \u003Cbr>tentang Pendidikan Tinggi   |  |  |  |  |  |\n| 13.   | Kebijakan sesuai dengan prinsip otonomi  \u003Cbr>perguruan tinggi   |  |  |  |  |  |\n| 14.   | Kebijakan berpihak pada civitas akademika   |  |  |  |  |  |\n| E.   | Hak Belajar 3 (tiga)Semester di Luar  \u003Cbr>Program Studi dan perubahan definisi sks  \u003Cbr>(Permendi","cbCaipmVtZRQ1NOq","https://ap.wps.com/l/cbCaipmVtZRQ1NOq","pdf",1560197,11,"Indonesian","# Instrumen Survey Online: Persepsi dan Harapan tentang Kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka\n## Instrumen A. Data Responden\n## Instrumen B. Sumber Data dan Informasi\n## Instrumen C. Persepsi terhadap Kebijakan Merdeka Belajar\n## Saran perbaikan per-butir pertanyaan\n## D. Harapan terhadap Kebijakan Merdeka Belajar","[{\"question\":\"Apa tujuan survei opinion channeling pada kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka?\",\"answer\":\"Survei bertujuan memperoleh umpan dari seluruh stakeholder pendidikan tinggi agar kebijakan dapat dijalankan secara efektif. Fokusnya pada persepsi dan harapan terhadap Kampus Merdeka sebagai quick wins tahun 2020.\"},{\"question\":\"Bagian apa saja yang disediakan dalam instrumen survei?\",\"answer\":\"Instrumen memuat data responden, sumber data dan informasi terkait kebijakan, pengukuran persepsi menggunakan skala sikap/rating scale, serta bagian saran perbaikan per-butir dan harapan terhadap kebijakan.\"},{\"question\":\"Seperti apa skala penilaian yang digunakan pada survei?\",\"answer\":\"Dokumen menggunakan rating scale/Likert scale, dengan pilihan jawaban seperti Sangat Tidak Setuju, Tidak Setuju, Ragu-ragu, Setuju, dan Sangat Setuju.\"}]","Opinion Channeling Kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka | PDF",17]