[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-228504-113":53,"doc-detail-228504-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","open-letter-on-urgent-impartial-and-comprehensive-investigation-into-the-death-of-human-rights-defender-golfrid-siregar","SURAT TERBUKA TENTANG KEBUTUHAN UNTUK MELAKUKAN PENYELIDIKAN YANG SEGERA, TIDAK BERPIHAK DAN MENYELURUH TENTANG KEMATIAN PEMBELA HAM GOLFRID SIREGAR","","Surat terbuka ini menyampaikan permintaan agar penyelidikan atas kematian pembela HAM dan lingkungan hidup Golfrid Siregar dilakukan segera, menyeluruh, tidak berpihak, dan independen. Uraian kronologis menyebutkan Golfrid ditemukan tidak sadar dengan cedera kepala serius, kemudian meninggal pada 6 Oktober 2019. Dokumen menilai dugaan awal kecelakaan lalu lintas tidak memadai karena kecurigaan serangan fisik dan hilangnya barang penting. Karena rekam jejak kerja hukum dan advokasi Golfrid kerap berhadapan dengan negara dan perusahaan, surat mendorong pertimbangan kaitan insiden dengan aktivitasnya.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":27,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/open-letter-on-urgent-impartial-and-comprehensive-investigation-into-the-death-of-human-rights-defender-golfrid-siregar/228504/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/open-letter-on-urgent-impartial-and-comprehensive-investigation-into-the-death-of-human-rights-defender-golfrid-siregar/228504.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Liam","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Surat ini meminta jenis penyelidikan seperti apa terkait kematian Golfrid Siregar?","Question",{"text":109,"@type":110},"Surat meminta penyelidikan yang segera, menyeluruh, tidak berpihak, dan independen terhadap insiden yang menyebabkan kematian Golfrid Siregar.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Apa yang menjadi dasar kecurigaan surat ini bahwa insiden bukan kecelakaan lalu lintas?",{"text":114,"@type":110},"Surat menyoroti dugaan serangan fisik, temuan cedera kepala tanpa cedera lain yang memadai, serta hilangnya laptop, dompet, handphone, dan cincin kawin.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Bagaimana respons pihak kepolisian menurut isi surat?",{"text":118,"@type":110},"Polsek Deli Tua dan Satlantas menolak memulai penyelidikan pidana, bersikeras kematian akibat kecelakaan lalu lintas. Setelah itu, nama tiga pelaku dibahas sebagai tersangka pencurian terkait barang yang hilang.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},228504,1789026878,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":77,"language":136,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":137,"faqs":138,"seo_title":139,"seo_description":61,"update_tm":126,"read_time":140},8796095461564,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","AI Index: ASA 21/1233/2019  \nIr. H. Joko Widodo Presiden Republik Indonesia Sekretariat Negara  \nJl. Veteran No. 17-18 Jakarta Pusat  \nDKI Jakarta 10110 Indonesia  \n16 Oktober 2019  \nSURAT TERBUKA TENTANG KEBUTUHAN UNTUK MELAKUKAN PENYELIDIKAN YANG SEGERA, TIDAK BERPIHAK DAN MENYELURUH TENTANG KEMATIAN PEMBELA HAM GOLFRID SIREGAR  \nDengan Hormat,  \nKami mengirimkan surat ini kepada Bapak berkenaan dengan kematian pembela hak asasi manusia (HAM) dan lingkungan hidup Golfrid Siregar, yang semasa hidupnya bekerja untuk Wahana Lingkungan Hidup Indonesia di Sumatera Utara (WALHI Sumut) . Kami menulis untuk mengungkapkan kekhawatiran kami tentang insiden yang menyebabkan kematiannya dan kemungkinan bahwa insiden tersebut terhubung dengan kerjanya di bidang HAM dan lingkungan hidup. Kami mendorong Bapak untuk memulai penyelidikan yang segera, menyeluruh, tidak berpihak dan independen terhadap insiden tersebut.  \nMenurut polisi, Golfrid sampai di Rumah Sakit (RS) Mitra Sejati di Medan pada tanggal 3 Oktober 2019 sekitar pukul 1 pagi. Saat ia sampai di RS tersebut, ia dalam keadaan tidak sadar dan menderita cedera kepala yang serius. Ia dibawake RS oleh tiga laki-laki yang kemudian menyerahkannya ke staff RS, sementara dua orang laki-laki lainnya mengantarkan motornya ke RS yang sama. Mereka mengatakan kepada staff RS bahwa mereka menemukan Golfrid terbaring di jalan dekat underpass Titi Kuning di Medan, dalam keadaan cedera dan tidak sadar. Golfrid saat itu sudahtidak dapat berbicara dan tidak memiliki dokumen identitas, sehingga akhirnya petugas RS menelepon polisi, yang kemudian memindahkan Golfrid ke RSUP Adam Malik. Keluarga Golfrid's baru diberitahu tentang keberadaan dan keadaannya menjelang siang hari itu, setelah polisi melacak identitasnya melalui nomor pelat motornya. Pada tanggal 6 Oktober, Golfrid meninggal dunia karena cedera yang dideritanya.  \nPada tanggal 5 Oktober 2019, WALHI Sumut melaporkan kepada Polsek Deli Tua bahwa Golfrid mungkin telahdiserang secara fisik dan bukan terlibat dalam kecelakaan lalu lintas seperti kesimpulan awal. Aktivis WALHI Sumut mengangkat isu ini ketika mereka menyadari bahwa selain luka benturan benda tumpul di kepalanya, Golfrid tidak menderita cidera lain di tubuhnya, sementara laptop, dompet, handphone dan cincin kawinnya menghilang. Namun, petugas di Polsek Deli Tua menolak memulai penyelidikan pidana terhadap insiden tersebut dan meminta para aktivistersebut untuk melaporkan kasus tersebut ke Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Medan. Satlantas juga menolak untuk melakukan penyelidikan pidana. Kedua satuan polisi tersebut bersikeras bahwa kematian Golfrid adalah hasil dari kecelakaan lalu lintas dan bukanlah penyerangan atau penganiayaan.  \nPada tanggal 6 Oktober, setelah Golfrid wafat karena cederanya, WALHI Sumut mengeluarkan rilis pers yang diliputsecara meluas oleh media local dan nasional. Dalam rilis tersebut WALHI Sumut menerangkan kecurigaan merekabahwa kematian Golfrid mungkin merupakan balas dendam atas kerja pembelaan hak asasi manusia dan lingkungan hidupnya.  \nPada tanggal 7 Oktober, tim forensik Polda Sumut melakukan otopsi terhadap jenazah Golfrid dan pada tanggal 9 Oktober polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) . Polisi belum mengumumkan hasil dari otopsi kepadapublik, terutama temuan yang terkait penyebab kematian Golfrid.  \nNamun demikian pada tanggal 10 Oktober mereka mempublikasikan nama tiga laki-laki yang membawa Golfrid ke RS Mitra Sejati Hospital sebagai tersangka pencurian laptop, dompet, dan handphone-nya. Ketiga laki-laki ini saat inisedang ditahan di Mabes Polda Sumut. Polda Sumut juga bersikeras bahwa cidera kepala Golfrid's dan kematiannyadisebabkan kecelakaan lalu lintas tunggal dan bukannya suatu tindakan pelanggaran hukum oleh orang lain, tanpa menjelaskan detail-detail yang tidak masuk akal dalam kasus tersebut, seperti cedera kepala yang tidak disertai lukaluka lainnya dan bagaimana motor Golfrid hanya rusak sedikit.  \nPenyelidikan terh","cbCaitV7RVuAQN2I","https://ap.wps.com/l/cbCaitV7RVuAQN2I","pdf",427201,"Indonesian","# Latar belakang dan permintaan penyelidikan\n## Kronologi kejadian dan keterangan polisi\n## Pelaporan dan respons kepolisian\n## Rilis pers, otopsi, dan penetapan tersangka\n## Kekhawatiran keterkaitan dengan kerja pembela HAM","[{\"question\":\"Surat ini meminta jenis penyelidikan seperti apa terkait kematian Golfrid Siregar?\",\"answer\":\"Surat meminta penyelidikan yang segera, menyeluruh, tidak berpihak, dan independen terhadap insiden yang menyebabkan kematian Golfrid Siregar.\"},{\"question\":\"Apa yang menjadi dasar kecurigaan surat ini bahwa insiden bukan kecelakaan lalu lintas?\",\"answer\":\"Surat menyoroti dugaan serangan fisik, temuan cedera kepala tanpa cedera lain yang memadai, serta hilangnya laptop, dompet, handphone, dan cincin kawin.\"},{\"question\":\"Bagaimana respons pihak kepolisian menurut isi surat?\",\"answer\":\"Polsek Deli Tua dan Satlantas menolak memulai penyelidikan pidana, bersikeras kematian akibat kecelakaan lalu lintas. Setelah itu, nama tiga pelaku dibahas sebagai tersangka pencurian terkait barang yang hilang.\"}]","SURAT TERBUKA TENTANG KEBUTUHAN UNTUK MELAKUKAN PENYELIDIKAN YANG SEGERA, TIDAK BERPIHAK DAN MENYELURUH TENTANG KEMATIAN PEMBELA HAM GOLFRID SIREGAR | PDF",5]