[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-184653-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":85,"doc-detail-184653-id":132},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":78,"head_meta":80,"extra_data":82,"updated_unix":84},113,"id","online-new-student-admission-policy-ppdb","Kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online","","Kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online merupakan proses pelaksanaan kebijakan pendidikan yang dirumuskan untuk menjalankan sistem penerimaan peserta didik baru secara daring. Implementasi PPDB Online bertujuan menguraikan pelaksanaan kebijakan serta mengidentifikasi permasalahan yang muncul saat kebijakan diterapkan di sekolah. Petunjuk teknis disusun berdasarkan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 dan menetapkan dua jalur, yakni zonasi dan non-zonasi, yang meliputi afirmasi, prestasi, serta perpindahan tugas orang tua. Pelaksanaan dinilai berjalan baik dari sisi kebijakan, manfaat, dan perubahan, namun terkendala sumber daya serta kepatuhan pelaksana yang menghambat keberhasilan kebijakan.",{"@graph":14,"@context":77},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/ujian/","Ujian",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/online-new-student-admission-policy-ppdb/184653/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/online-new-student-admission-policy-ppdb/184653.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Emma Wilson","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-22","2026-09-02",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",7,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69,73],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa tujuan utama implementasi PPDB Online?","Question",{"text":63,"@type":64},"Tujuan implementasi PPDB Online adalah mengetahui bagaimana kebijakan penerimaan peserta didik baru dilakukan secara daring serta melihat permasalahan yang timbul saat diterapkan di sekolah.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Apa dasar hukum yang digunakan dalam petunjuk teknis PPDB Online?",{"text":68,"@type":64},"Petunjuk teknis PPDB Online disusun berdasarkan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 tentang penerimaan peserta didik baru.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Jalur apa saja yang terdapat dalam ketentuan PPDB Online?",{"text":72,"@type":64},"PPDB Online memiliki dua jalur, yaitu zonasi dan non-zonasi. Masing-masing jalur mencakup afirmasi, prestasi, serta perpindahan tugas orang tua.",{"name":74,"@type":61,"acceptedAnswer":75},"Mengapa keberhasilan PPDB Online dapat terhambat?",{"text":76,"@type":64},"Keberhasilan dapat terhambat karena dari sisi pelaksana kebijakan, sumber daya dan tingkat kepatuhan belum berjalan dengan baik sehingga menghambat pencapaian tujuan kebijakan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":79,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":81,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":83,"site_id":7},184653,1788363609,{"code":4,"msg":86,"data":87},"success",[88,93,97,101,105,109,113,117,121,124,128],{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":91,"slug":92},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":91,"slug":96},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":91,"slug":100},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":91,"slug":104},51,"Komik","comic",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":107,"show_sort_weight":91,"slug":108},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":111,"show_sort_weight":91,"slug":112},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":115,"show_sort_weight":91,"slug":116},49,"Sastra","literature",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":119,"show_sort_weight":91,"slug":120},52,"Teknologi","technology",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":91,"slug":123},50,"exam",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":91,"slug":127},57,"Umum","general",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":130,"show_sort_weight":4,"slug":131},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":86,"data":133},{"doc_id":83,"user_id":134,"nickname":42,"user_avatar":135,"doc_module":4,"category_id":122,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":136,"file_id":137,"file_url":138,"file_type":139,"file_size":140,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":141,"language":142,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":143,"faqs":144,"seo_title":145,"seo_description":12,"update_tm":84,"read_time":146},3848291630094,"https://eur-avatar.wpscdn.com/davatar_085a072bc5b1113ac321206ff7593b45","| Abstract. Online education policy is a well-defined application of policies in education. Online policies are used as the basis for implementing a new educational acceptance system by way of online. The objective is to find out how the implementation of the new education policy is online and to look at the issues raised at the time of policies carried out in the school. Based on the implementation of the online PGDP on a predetermined principle, however, technical guidelines were established based on dictating the number 44 2019 as the receipt of the new trainee. Under the terms of technical PGDP instruction online has two pathways, i.e. 's zoning and non-zoning made up of affirmation, achievement, and the transfer of parental duties. The conclusion that the implementation of the policy of upper-school admissions online is already well under way of policy content, the benefits received, the changes expected, the location of decision and characteristic of existing institutions and regimes, and the power, interests, and strategies of the actors involved. But from the policy executive side, resources and compliance levels have not been working properly. Such things are hindering the success of the new learner's receiving policies online.\u003Cbr>Keywords. policy, acceptance of participants, online |\n| --- |\n| Abstrak. Kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online merupakan suatuproses pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan yang telah dirumuskan denganbaik. Kebijakan PPDB Online digunakan sebagai dasar untuk melaksanakan sistempenerimaan peserta didik baru dengan cara online. Tujuan ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) Online dan melihat permasalahan yang timbul pada saat kebijakan yang dilaksanakandi sekolah tersebut. Sebagai dasar atas pelaksanaan PPDB online dengan prinsip yang telah di tentukan maka dibentuklah petunjuk teknis yang dibuat sesuai dengan berdasarkan permendikbud nomor 44 tahun 2019 tentang penerimaan peserta didik baru. Pada ketentuan petunjuk teknis PPDB online memiliki dua jalur, yaitu zonasi dannon-zonasi yang terdiri dari afirmasi, prestasi dan perpindahan tugas orang tua. kesimpulan bahwa implementasi kebijakan Penerimaaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tingkat sekolah menengah atas sudah berjalan dengan baik jika dilihat dari sisiisi kebijakan, manfaat yang diterima, perubahan yang diharapkan, letak pengambilan keputuasan dan Karakteristik Institusi Dan Rezim Yang Berkuasa, serta Kekuasaan, Kepentingan, Dan Strategi Dari Aktor Yang Terlibat. Namun dari sisi pelaksanakebijakan, sumber daya dan tingkat kepatuhan belum berjalan dengan baik. Haltersebutlah yang menghambat keberhasilan dari kebijakan penerimaaan peserta didik baru (PPDB) Online\u003Cbr>Kata Kunci. Strategi Kepala Sekolah, Mutu Pendidikan, Manajemen Mutu |\n| Copyright © JMPI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. All Right Reserved. This is an open access article under the CC BY-NC-ND license\u003Cbr>([http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0/](http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0/)). |","cbCainN0M9okWrdU","https://ap.wps.com/l/cbCainN0M9okWrdU","pdf",174732,6,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Tujuan Implementasi PPDB Online\n# Dasar Hukum dan Petunjuk Teknis\n## Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019\n# Jalur PPDB Online\n## Zonasi\n## Non-zonasi\n# Kesimpulan dan Hambatan Implementasi","[{\"question\":\"Apa tujuan utama implementasi PPDB Online?\",\"answer\":\"Tujuan implementasi PPDB Online adalah mengetahui bagaimana kebijakan penerimaan peserta didik baru dilakukan secara daring serta melihat permasalahan yang timbul saat diterapkan di sekolah.\"},{\"question\":\"Apa dasar hukum yang digunakan dalam petunjuk teknis PPDB Online?\",\"answer\":\"Petunjuk teknis PPDB Online disusun berdasarkan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 tentang penerimaan peserta didik baru.\"},{\"question\":\"Jalur apa saja yang terdapat dalam ketentuan PPDB Online?\",\"answer\":\"PPDB Online memiliki dua jalur, yaitu zonasi dan non-zonasi. Masing-masing jalur mencakup afirmasi, prestasi, serta perpindahan tugas orang tua.\"},{\"question\":\"Mengapa keberhasilan PPDB Online dapat terhambat?\",\"answer\":\"Keberhasilan dapat terhambat karena dari sisi pelaksana kebijakan, sumber daya dan tingkat kepatuhan belum berjalan dengan baik sehingga menghambat pencapaian tujuan kebijakan.\"}]","Kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online | PDF",9]