[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-270876-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":84,"doc-detail-270876-id":131},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":77,"head_meta":79,"extra_data":81,"updated_unix":83},113,"id","one-or-two","Satu atau Dua","","Dokumen ini adalah sebuah cerita pendek berjudul \"Satu atau Dua\" yang ditulis oleh Oky E. Noorsari dan diilustrasikan oleh Nadya Febrianda. Cerita ini berfokus pada seorang anak yang sedang mengamati tubuhnya sendiri dan menghitung bagian-bagian tubuh yang berjumlah dua, seperti rambut yang dikucir dua, mata, dan telinga. Namun, ia menyadari bahwa hidungnya hanya satu, yang menimbulkan pertanyaan \"Mengapa tidak dua?\" Sang narator kemudian dijemput oleh teman-temannya untuk pergi ke taman baca. Dalam perjalanan, ia terus merenungkan jumlah bagian tubuh dan bertanya-tanya tentang hidung hewan, seperti hidung ayam dan ikan, serta membandingkannya dengan hidungnya yang juga berjumlah satu. Cerita ini secara sederhana mengeksplorasi konsep angka dan penemuan diri pada anak usia dini, dengan penekanan pada bagian tubuh dan dunia di sekitar mereka. Ilustrasi dalam dokumen ini disajikan dalam gaya visual yang khas, mendukung narasi cerita anak-anak.",{"@graph":14,"@context":76},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/","Cerita & Novel",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/one-or-two/270876/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/one-or-two/270876.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Noah","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-02","2026-09-15",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":33},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68,72],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Berapa jumlah bagian tubuh yang disebutkan narrator berjumlah dua?","Question",{"text":62,"@type":63},"Narrator menyebutkan bahwa rambut yang dikucir dua, mata, dan telinganya masing-masing berjumlah dua.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Apa yang disadari narrator tentang hidungnya?",{"text":67,"@type":63},"Narrator menyadari bahwa hidungnya hanya berjumlah satu, bukan dua, yang membuatnya bertanya-tanya mengapa demikian.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Ke mana narrator pergi bersama teman-temannya?",{"text":71,"@type":63},"Narrator pergi bersama teman-temannya ke taman baca untuk melihat banyak buku baru.",{"name":73,"@type":60,"acceptedAnswer":74},"Apa saja pertanyaan narrator tentang hidung hewan?",{"text":75,"@type":63},"Narrator bertanya tentang jumlah hidung ayam, di mana letak hidung ayam, apakah ikan memiliki hidung, dan berapa jumlah hidung ikan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":78,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":80,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":82,"site_id":7},270876,1790013377,{"code":4,"msg":85,"data":86},"success",[87,92,95,99,103,107,111,115,119,123,127],{"id":88,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":90,"slug":91},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":90,"slug":94},48,"story-novel",{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":90,"slug":98},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":90,"slug":102},51,"Komik","comic",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":90,"slug":106},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":90,"slug":110},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":90,"slug":114},49,"Sastra","literature",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":90,"slug":118},52,"Teknologi","technology",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":90,"slug":122},50,"Ujian","exam",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":90,"slug":126},57,"Umum","general",{"id":128,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":129,"show_sort_weight":4,"slug":130},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":85,"data":132},{"doc_id":82,"user_id":133,"nickname":42,"user_avatar":134,"doc_module":4,"category_id":93,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":135,"file_id":136,"file_url":137,"file_type":138,"file_size":139,"view_count":33,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":140,"language":141,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":142,"faqs":143,"seo_title":144,"seo_description":12,"update_tm":145,"read_time":146},8796095462418,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/80000253c1241d02b47?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1778826106357471780","Satu atau Dua Oky E. Noorsari Nadya Febrianda  \nRambutku berkucir dua.  \nDua seperti mata.  \nDua seperti alis.  \nTelingaku juga dua.  \nJadi semuanya ada dua.  \nApa iya?  \nTernyata hidungku cuma satu.  \nMengapa tidak dua?  \nOh, teman-teman sudah menjemputku.  \nKami mau ke taman baca.  \nBanyak buku baru di sana .  \nOh iya, pamit dulu sama Lui.  \nHidung Lui juga satu.  \nSama seperti aku.  \nMengapa tidak dua?  \nHidung teman-temankujuga satu.  \nHidung ayam ada berapa?  \nYang mana hidung ayam?  \nApa ikan punya hidung?  \nAda berapa hidung ikan?  \nMengapa hidung cuma satu?  \nMengapa tidak dua?","cbCain6j3NmWp9zc","https://ap.wps.com/l/cbCain6j3NmWp9zc","pdf",1383074,20,"Indonesian","# Satu atau Dua\n## Rambutku berkucir dua.\n## Dua seperti mata.\n## Dua seperti alis.\n## Telingaku juga dua.\n## Jadi semuanya ada dua.\n## Apa iya?\n## Ternyata hidungku cuma satu.\n## Mengapa tidak dua?\n## Oh, teman-teman sudah menjemputku.\n## Kami mau ke taman baca.\n## Banyak buku baru di sana .\n## Oh iya, pamit dulu sama Lui.\n## Hidung Lui juga satu.\n## Sama seperti aku.\n## Mengapa tidak dua?\n## Hidung teman-temankujuga satu.\n## Hidung ayam ada berapa?\n## Yang mana hidung ayam?\n## Apa ikan punya hidung?\n## Ada berapa hidung ikan?\n## Mengapa hidung cuma satu?\n## Mengapa tidak dua?","[{\"question\":\"Berapa jumlah bagian tubuh yang disebutkan narrator berjumlah dua?\",\"answer\":\"Narrator menyebutkan bahwa rambut yang dikucir dua, mata, dan telinganya masing-masing berjumlah dua.\"},{\"question\":\"Apa yang disadari narrator tentang hidungnya?\",\"answer\":\"Narrator menyadari bahwa hidungnya hanya berjumlah satu, bukan dua, yang membuatnya bertanya-tanya mengapa demikian.\"},{\"question\":\"Ke mana narrator pergi bersama teman-temannya?\",\"answer\":\"Narrator pergi bersama teman-temannya ke taman baca untuk melihat banyak buku baru.\"},{\"question\":\"Apa saja pertanyaan narrator tentang hidung hewan?\",\"answer\":\"Narrator bertanya tentang jumlah hidung ayam, di mana letak hidung ayam, apakah ikan memiliki hidung, dan berapa jumlah hidung ikan.\"}]","Satu atau Dua | PDF",1789457060,31]