[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-56900-id":3,"doc-seo-56900-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":97},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},56900,687197207639,"Asher","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd",51,"Komik","Wah, Lutut Rey Lecet!","Cerita ini mengisahkan tentang sekelompok anak yang sedang bermain sepeda bersama. Rey, salah satu dari mereka, terjatuh karena tidak memperhatikan jalan berlubang di depannya. Ia terluka dan mulai menangis kesakitan karena lututnya tergores dan berdarah. Lana, teman Rey, segera menghampirinya untuk menenangkan dan membersihkan lukanya dengan tisu. Sementara itu, Putra dan Bima, teman mereka yang lain, awalnya sempat menertawakan Rey, namun kemudian menjadi cemas melihat Rey terluka parah. Mereka membantu memegang sepeda Rey. Kejadian ini menyoroti pentingnya kehati-hatian saat bermain dan menunjukkan respons kasih sayang serta kepedulian antar teman dalam menghadapi musibah kecil. Cerita ini memberikan pelajaran tentang keselamatan, empati, dan pentingnya saling membantu antar sesama, terutama saat teman sedang mengalami kesulitan atau terluka. Deskripsi visual dalam gambar mendukung narasi cerita, menampilkan ekspresi wajah dan tindakan karakter yang sesuai dengan alur cerita.","Mih, Entud Rey Babakt! Nelfi Syafrina  \nNelfi Syafrina  \nLana geleng masepedaan ajak timpaltimpalne, Rey, Putra, lan Bima di tempekanumahne. Palaib sepedane saling kepung. Iaajak makejang mula sai maplalianan barengbareng.  \n”Rey, antiang tiang!” Lana ngaukin. Lana ngincegang ngayung sepedanne. Iangangsehang nguber Rey. Ia ajak makejang malomba ngayung sepeda.  \nMai, uber tiang yen nyidaang!” gelur Rey liang. Lana, Putra, lan Bima sayan gupuhngayung sepedanne.”Tiang ajak makejang pasti nyidaang ngepung ragane!” galur Putra .  \nSaget ... bruk! Rey ulung uli sepedanne! Ia tusing ningalin jalan bolong ane ada dimalunne.”Adeng-adeng Rey!” gelur Lana. Lacur, Lana kasep ngorahin Rey!  \nRey negak di jalane. Ia ngeling sigsigannaenang sakit. Lana ajak timpal-timpalnesibarengan ngrerenang sepedanne.”Hahaha... Rey, misi matolihan kori!”munyin Putra lan Bima.  \nLana ngenggalang maakin Rey.”Aduuuh ...”Rey aduh-aduh sambilanga ngisiang entudne.”Aduh, entude babak, Rey!” abet Lana.”Putra! Bima! Eda kedek keto, nae!” Putra ajak Bimanadak siep nolih entudne Rey magetih.  \n”Aduh, magetih! Huhuhu ....” Rey nagih ngeling kala ningalin getih ngecir uli entudne. Rey mula jejeh pesan ajak getih. Putra ajak Bima maakin Rey. Ia ajak dua nguntul, tusing bani nolih muanne Rey. Ia ajak dua mrasapelih suba ngedekin Rey busan.”Suud Rey, suud,” Tusing kenken,” munyin Lana banban.  \n”Nden malu, Tiang nyemak tisu malu, nah,” Lana buin mamunyi. Rey maanggutan sambilanga ngupinin entudne. Lenan tekenento, Putra lan Bima nyujukang sepedanne Rey. Ia ajak dua enu siep mamegeng.  \nLana nyemak tisu di tengah tas ane ada di keranjang sepedane. Lantas, ia buin malipetan maakin Rey.”Tatune musti kedasin, Rey. Kedasin tiang nganggo tisune ne, nah,”munyin Lana. Ia adeng-adeng ngusapin tatu di entud Rey. Rey nuut dogen. Ia dot apang getih ane di entudne suud ngetel.","cbCaigfN8L2jvOMM","https://ap.wps.com/l/cbCaigfN8L2jvOMM","pdf",1824425,9,1,16,"Indonesian","id",113,"# Kecelakaan Rey\n## Rey Terjatuh\n## Lana Memberikan Pertolongan\n## Teman-teman yang Cemas","[{\"question\":\"Mengapa Rey terjatuh dari sepedanya?\",\"answer\":\"Rey terjatuh dari sepedanya karena ia tidak memperhatikan jalan berlubang di depannya saat sedang asyik bermain dan berlomba dengan teman-temannya.\"},{\"question\":\"Bagaimana reaksi teman-teman Rey saat ia terluka?\",\"answer\":\"Awalnya, Putra dan Bima sempat menertawakan Rey, namun mereka segera merasa cemas dan menyesal saat melihat luka Rey berdarah. Lana segera menghampiri Rey untuk membantunya.\"},{\"question\":\"Bagaimana Lana menolong Rey?\",\"answer\":\"Lana segera menghampiri Rey, menenangkannya, dan membersihkan lukanya yang tergores di lutut menggunakan tisu. Ia mengusapkan tisu dengan lembut untuk membersihkan darah agar luka Rey tidak semakin parah.\"},{\"question\":\"Apa pelajaran yang bisa diambil dari cerita ini?\",\"answer\":\"Cerita ini mengajarkan tentang pentingnya berhati-hati saat bermain, terutama saat bersepeda, serta menunjukkan nilai empati dan persahabatan melalui tindakan Lana yang segera menolong Rey saat ia terluka.\"}]","Wah, Lutut Rey Lecet! | PDF",1783913665,25,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":92,"head_meta":94,"extra_data":96,"updated_unix":29},"oh-reys-knee-is-scraped","",{"@graph":37,"@context":91},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/komik/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/oh-reys-knee-is-scraped/56900/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-13",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83,87],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Mengapa Rey terjatuh dari sepedanya?","Question",{"text":77,"@type":78},"Rey terjatuh dari sepedanya karena ia tidak memperhatikan jalan berlubang di depannya saat sedang asyik bermain dan berlomba dengan teman-temannya.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Bagaimana reaksi teman-teman Rey saat ia terluka?",{"text":82,"@type":78},"Awalnya, Putra dan Bima sempat menertawakan Rey, namun mereka segera merasa cemas dan menyesal saat melihat luka Rey berdarah. Lana segera menghampiri Rey untuk membantunya.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Bagaimana Lana menolong Rey?",{"text":86,"@type":78},"Lana segera menghampiri Rey, menenangkannya, dan membersihkan lukanya yang tergores di lutut menggunakan tisu. Ia mengusapkan tisu dengan lembut untuk membersihkan darah agar luka Rey tidak semakin parah.",{"name":88,"@type":75,"acceptedAnswer":89},"Apa pelajaran yang bisa diambil dari cerita ini?",{"text":90,"@type":78},"Cerita ini mengajarkan tentang pentingnya berhati-hati saat bermain, terutama saat bersepeda, serta menunjukkan nilai empati dan persahabatan melalui tindakan Lana yang segera menolong Rey saat ia terluka.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":93,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":95,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":98},[99,104,108,112,114,118,122,126,130,134,138],{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":101,"show_sort_weight":102,"slug":103},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":102,"slug":107},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":110,"show_sort_weight":102,"slug":111},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":102,"slug":113},"comic",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":116,"show_sort_weight":102,"slug":117},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":102,"slug":121},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":102,"slug":125},49,"Sastra","literature",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":102,"slug":129},52,"Teknologi","technology",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":102,"slug":133},50,"Ujian","exam",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":102,"slug":137},57,"Umum","general",{"id":139,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":140,"show_sort_weight":4,"slug":141},181,"Formulir","formulir"]