[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-47764-id":3,"doc-seo-47764-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":96},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},47764,1099513958607,"Jiven","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/100002390cf8733938c?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1778829742770036399",48,"Cerita & Novel","Aduh! Urfa Qurrota Ainy","Cerita ini mengisahkan tentang Bena, seorang gadis yang selalu terlambat bangun dan menghadapi serangkaian masalah yang memperparah keterlambatannya. Dimulai dengan Bena yang kesulitan mencari handuknya setelah bangun kesiangan, yang menyebabkan ia harus bergegas. Di panti asuhan tempatnya tinggal, hanya ada tiga kamar mandi, sehingga antrean menjadi masalah besar. Bena semakin panik ketika melihat Kak Tiara yang mandinya lama, dan kemudian Kak Arini menyela antrean dengan alasan perutnya mules, membuat Bena semakin kesal karena hampir terlambat untuk ujiannya. Setelah akhirnya selesai mandi, Bena mengalami kecelakaan lain, yaitu GUBRAK!, yang membuatnya semakin yakin bahwa ia harus membereskan kekacauan ini. Di tengah kepanikannya, Bena bergegas untuk sarapan, tetapi ia menemukan bahwa makanannya sudah habis. Ia berharap ada telur di dapur, namun lagi-lagi ia menghadapi ketidakpastian karena tidak tahu di mana telurnya berada. Cerita ini menyoroti tantangan sehari-hari yang dihadapi Bena dalam usahanya untuk tidak terlambat, sambil menggambarkan suasana panti asuhan dan kesibukan penghuninya. Diceritakan dengan gaya yang ringan dan relatable, 'Aduh!' menangkap momen-momen frustasi yang umum dialami anak-anak, namun juga mengandung pesan tentang pentingnya manajemen waktu dan menghadapi masalah dengan tenang.","Aduh! Urfa Qurrota Ainy  \nHannyJuwita  \nADUH! Lagi-lagi telat. Ujian Bena bisa gawat! Bena harus segera mandi.  \nEh, di mana handuk Bena?  \nItu handuk Bena!  \nSrat …sret! Berhasil.  \nTenang, Bena akan membereskan kekacauanini sepulang sekolah!  \nYah, antre!  \nHanya ada tiga kamar mandi di panti asuhanini.  \nKalau tidak mau antre, Bena harus bangunlebih pagi.  \nAduh, siapa di dalam? Jangan-jangan Kak Tiara? Pasti mandinya lama. Bena bisa telat!  \nBenar saja dugaan Bena!  \n“Aku duluan, dong! Perutku mules!” tiba-tiba Kak Arini menyela antrean .  \nBena makin kesal. Bena sudah hampir telat!  \nAkhirnya selesai mandi juga. tapi … GUBRAK!  \nTenang, Bena akan membereskan kekacauanini sepulang sekolah.  \nSekarang Bena harus segera sarapan  \nYah, habis.  \nMungkin ada telur di dapur?  \nNamun, di mana telurnya?","cbCais68TWjk3wac","https://ap.wps.com/l/cbCais68TWjk3wac","pdf",8760590,7,1,27,"Indonesian","id",113,"# Aduh!\n## Cerita Bena","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Bena.\"},{\"question\":\"Mengapa Bena menghadapi masalah setiap pagi?\",\"answer\":\"Bena terlambat bangun sehingga harus bergegas dan menghadapi kendala seperti antrean kamar mandi dan makanan yang habis.\"},{\"question\":\"Apa yang terjadi setelah Bena selesai mandi?\",\"answer\":\"Setelah selesai mandi, Bena mengalami kecelakaan yang membuatnya terjatuh (GUBRAK!).\"},{\"question\":\"Bagaimana Bena merespons masalah yang dihadapinya?\",\"answer\":\"Meskipun kesal dan panik, Bena bertekad untuk membereskan kekacauan yang terjadi dan tetap berusaha menyelesaikan urusannya seperti sarapan.\"}]",1783565798,42,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":91,"head_meta":93,"extra_data":95,"updated_unix":28},"oh-no-urfa-qurrota-ainy","",{"@graph":36,"@context":90},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/oh-no-urfa-qurrota-ainy/47764/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-22","2026-07-09",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82,86],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?","Question",{"text":76,"@type":77},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Bena.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Mengapa Bena menghadapi masalah setiap pagi?",{"text":81,"@type":77},"Bena terlambat bangun sehingga harus bergegas dan menghadapi kendala seperti antrean kamar mandi dan makanan yang habis.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Apa yang terjadi setelah Bena selesai mandi?",{"text":85,"@type":77},"Setelah selesai mandi, Bena mengalami kecelakaan yang membuatnya terjatuh (GUBRAK!).",{"name":87,"@type":74,"acceptedAnswer":88},"Bagaimana Bena merespons masalah yang dihadapinya?",{"text":89,"@type":77},"Meskipun kesal dan panik, Bena bertekad untuk membereskan kekacauan yang terjadi dan tetap berusaha menyelesaikan urusannya seperti sarapan.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":92,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":94,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":97},[98,103,105,109,113,117,121,125,129,133],{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":101,"slug":102},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":101,"slug":104},"story-novel",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":101,"slug":108},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":101,"slug":112},51,"Komik","comic",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":101,"slug":116},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":101,"slug":120},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":101,"slug":124},49,"Sastra","literature",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":101,"slug":128},52,"Teknologi","technology",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":101,"slug":132},50,"Ujian","exam",{"id":134,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":135,"show_sort_weight":101,"slug":136},57,"Umum","general"]