[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-229192-113":53,"doc-detail-229192-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","office-letter-administration-drafting-correspondence-and-signing-authority-rules","Tata Surat Dinas - Ketentuan Penyusunan, Surat-Menyurat, dan Kewenangan Penandatanganan","","Tata surat dinas mengatur penyelenggaraan surat-menyurat dinas agar pelaksanaan korespondensi berjalan cermat, teliti, dan terhindar dari salah penafsiran. Materi menjelaskan ketentuan penyusunan surat, termasuk koordinasi pejabat, penggunaan sarana komunikasi administrasi resmi, mekanisme jawaban atas surat masuk, waktu penandatanganan, serta pembatasan salinan. Diuraikan juga tingkat keamanan (Sangat Rahasia, Rahasia, Biasa) dan standar kecepatan penyampaian, serta ketentuan komunikasi langsung, alur surat dari pimpinan hingga unit terendah, dan kewenangan penandatanganan naskah dinas sesuai tingkatan eselon di lingkungan Kementerian Keuangan.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/office-letter-administration-drafting-correspondence-and-signing-authority-rules/229192/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/office-letter-administration-drafting-correspondence-and-signing-authority-rules/229192.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Theodora","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-09","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",7,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa pengertian tata surat dinas dalam lingkungan Kementerian Keuangan?","Question",{"text":110,"@type":111},"Tata surat dinas adalah pengaturan ketatalaksanaan penyelenggaraan surat-menyurat dinas oleh Kementerian Keuangan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana ketentuan jawaban terhadap surat yang masuk?",{"text":115,"@type":111},"Instansi pengirim harus mengonfirmasi keterlambatan jawaban tanpa keterangan yang jelas, lalu instansi penerima harus segera memberikan jawaban terhadap konfirmasi tersebut.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Bagaimana pembagian kewenangan penandatanganan naskah dinas berdasarkan tingkat eselon?",{"text":119,"@type":111},"Naskah dinas yang bersifat kebijakan/keputusan/arahan berada pada Menteri Keuangan, sedangkan naskah yang tidak bersifat tersebut dapat dilimpahkan kepada pimpinan unit pada berbagai tingkat Eselon sesuai ketentuan.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},229192,1789036441,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},687197207919,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/a000253d6f5f7c60be?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779446848396160552","BAB IV  \nTATA SURAT DINAS  \nA. Pengertian  \nTata Surat Dinas adalah pengaturan ketatalaksanaan penyelenggaraan surat-menyurat dinas yang dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan dalam rangka pelaksanaan umum tugas pemerintahan dan pembangunan.  \nSurat-menyurat dinas merupakan kegiatan yang sangat penting untuk mendukung terselenggaranya tugas dan fungsi organisasi. Jika pelaksanaannya tidak diatur dengancermat dan teliti, akan diperlukan banyak waktu dan biaya. Tata Surat Dinas yang baik akanmeningkatkan efektivitas dan efisiensi Kementerian Keuangan.  \nB. Ketentuan Penyusunan Surat Dinas  \n1. Penyelenggaraan urusan kedinasan melalui surat-menyurat dinas harus dilaksanakansecara cermat dan teliti agar tidak menimbulkan salah penafsiran.  \n2. Koordinasi antar pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan sebaiknya dilakukandengan mengutamakan metode yang paling cepat dan tepat, seperti diskusi, kunjunganpribadi, dan jaringan telepon. Jika dalam penyusunan surat dinas diperlukan koordinasi, pejabat yang bersangkutan melakukannya mulai tahap penyusunan konsep, sehingga perbaikan pada konsep final dapat dihindari.  \n3. Urusan kedinasan yang dilakukan dengan menggunakan tata cara dan prosedur suratmenyurat harus menggunakan sarana komunikasi administrasi resmi.  \n4. Jawaban terhadap Surat yang Masuk  \na. Instansi pengirim harus segera mengonfirmasikan kepada penerima surat atas keterlambatanjawaban dalam suatu proses komunikasi tanpa keterangan yang jelas;  \nb. Instansi penerima harus segera memberikan jawaban terhadap konfirmasi yang dilakukan oleh instansi pengirim.  \n5. Waktu Penandatanganan Surat  \nWaktu penandatanganan surat harus memperhatikan sifat surat dan jadwal pengiriman surat yang berlaku di lingkungan Kementerian Keuangan dan segera dikirim setelah ditandatangani.  \n6. Salinan  \nSalinan surat hanya diberikan kepada yang berhak dan memerlukan, yang dinyatakandengan memberikan alamat yang dimaksud dalam tembusan. Salinan surat dibuat terbatas hanya untuk kebutuhan sebagai berikut:  \na. salinan tembusan, yaitu salinan surat yang disampaikan kepada pejabat yang secara fungsional terkait;  \nb. salinan laporan, yaitu salinan surat yang disampaikan sebagai laporan kepada pejabat yang berwenang;  \nc. salinan untuk arsip, yaitu salinan surat yang disimpan untuk kepentinganpemberkasan arsip.  \n-107-  \n7. Tingkat Keamanan  \na. Sangat Rahasia disingkat (SR), yaitu tingkat keamanan isi surat dinas yang tertinggi, sangat erat hubungannya dengan keamanan dan keselamatan negara. Jika disiarkansecara tidak sah atau jatuh ke tangan yang tidak berhak, siaran itu akanmembahayakan keamanan dan keselamatan negara;  \nb. Rahasia disingkat (R), yaitu tingkat keamanan isi surat dinas yang berhubungan erat dengan keamanan dan keselamatan negara. Jika disiarkan secara tidak sah atau jatuh ke tangan yang tidak berhak negara akan dirugikan;  \nc. Biasa disingkat (B), yaitu tingkat keamanan isi suatu surat dinas yang tidak termasukke dalam butir a dan b. Namun, itu tidak berarti bahwa isi surat dinas tersebut dapat disampaikan kepada yang tidak berhak mengetahuinya.  \n8. Kecepatan Penyampaian  \na. Sangat Segera/Kilat, yaitu surat harus diselesaikan/dikirim/disampaikan pada hari yang sama setelah ditandatanganinya surat tersebut dengan batas waktu 24 (dua puluh empat) jam;  \nb. Segera, yaitu surat dinas harus diselesaikan/dikirim/disampaikan dalam waktu 2 X  \n24 (dua kali dua puluh empat) jam;  \nc. Biasa, yaitu surat dinas harus diselesaikan/dikirim/disampaikan menurut urutanyang diterima oleh bagian pengiriman, sesuai dengan jadwal perjalanan caraka/kurir, dengan batas waktu 5 (lima) hari.  \nC. Ketentuan Surat-Menyurat  \n1. Komunikasi Langsung  \nSurat dinas dikirim langsung kepada individu (pejabat formal) sesuai dengan alamat yang dituju. Jika surat tersebut ditujukan kepada pejabat yang bukan kepala instansi, untuk mempercepat penyampaian surat kepada pejabat yang dituju, surat tetap dialamatkankepada kepala instansi, tetapi dicantumkan ungkapan untuk ","cbCaiiI7LCIlW9Zb","https://ap.wps.com/l/cbCaiiI7LCIlW9Zb","pdf",488508,25,"Indonesian","# BAB IV Tata Surat Dinas\n## Pengertian\n## Ketentuan Penyusunan Surat Dinas\n## Ketentuan Surat-Menyurat\n## Kewenangan Penandatanganan Naskah Dinas","[{\"question\":\"Apa pengertian tata surat dinas dalam lingkungan Kementerian Keuangan?\",\"answer\":\"Tata surat dinas adalah pengaturan ketatalaksanaan penyelenggaraan surat-menyurat dinas oleh Kementerian Keuangan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.\"},{\"question\":\"Bagaimana ketentuan jawaban terhadap surat yang masuk?\",\"answer\":\"Instansi pengirim harus mengonfirmasi keterlambatan jawaban tanpa keterangan yang jelas, lalu instansi penerima harus segera memberikan jawaban terhadap konfirmasi tersebut.\"},{\"question\":\"Bagaimana pembagian kewenangan penandatanganan naskah dinas berdasarkan tingkat eselon?\",\"answer\":\"Naskah dinas yang bersifat kebijakan/keputusan/arahan berada pada Menteri Keuangan, sedangkan naskah yang tidak bersifat tersebut dapat dilimpahkan kepada pimpinan unit pada berbagai tingkat Eselon sesuai ketentuan.\"}]","Tata Surat Dinas - Ketentuan Penyusunan, Surat-Menyurat, dan Kewenangan Penandatanganan | PDF",39]