[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-50850-id":3,"doc-seo-50850-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},50850,1099514068365,"Aurelia","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/10000253d8d9f28188e?_k=1776742907772140068",56,"Gaya Hidup","Tas Cantik Nita Pao Makara","Kisah ini menceritakan Nita, seorang gadis yang prihatin dengan masalah lingkungan. Ia melihat ayahnya membakar kantong plastik karena sulit terurai, meskipun asapnya berbahaya. Ibunya juga menggunakan banyak kantong plastik untuk berbelanja. Nita merasa sedih melihat situasi ini dan berharap ada cara untuk mengurangi penggunaan plastik. Suatu hari, saat ayahnya sedang memotong kain untuk bisnis pakaiannya, Nita mendapat ide cemerlang. Ia berpikir untuk membuat tas dari sisa kain. Meski awalnya ditahan oleh ayahnya karena khawatir terluka oleh jarum, Nita menjelaskan tujuannya agar ibunya tidak perlu lagi menggunakan banyak kantong plastik. Ayahnya terkesan dengan ide brilian Nita dan memutuskan untuk membantunya. Bersama-sama, mereka membuat sebuah tas cantik. Nita sangat antusias untuk memberikan tas tersebut sebagai kejutan kepada ibunya, menandakan awal dari solusi kreatif untuk masalah sampah plastik.","Tas Cantik Nita Pao Makara  \nMeng Sok Pheng  \n“Itu asap hitam apa?” tanya Nita kepadaibunya saat mereka sedang mencuci pakaian.“Ayahmu sedang membakar sesuatu. Pergilah dan lihat apa yang sedang dilakukanoleh ayahmu,” jawab ibunya.  \n“Jangan mendekat, Nita. Apinya berbahaya!”teriak ayahnya.  \n“Kenapa Ayah membakar kantong-kantongplastik ini?”  \n“Karena plastik tidak terurai meski dikuburdalam tanah. Plastik tidak bisa membusuk. Dibakar merupakan satu-satunya cara untukmemusnahkan plastik.”  \n“Tapi, membakar plastik juga tidak baikbagi bumi. Apalagi bau asapnya sangat mengganggu,” keluh Nita.  \n“Iya betul, tapi sejauh yang Ayah tahu, inilah satu-satunya cara untuk memusnahkanplastik-plastik ini dari bumi,” ujar ayahnya.  \nSore itu, Ibu Nina pulang dari toko denganmembawa lebih banyak plastik.  \n“Haruskah Ibu menggunakan begitu banyak kantong plastik?”  \n“Ini satu-satunya cara agar Ibu bisamembawa belanjaan ini pulang,” kata ibunya.  \nTidak lama kemudian, orang tua Nita membakar sampah lagi. Nita berharap ada cara untuk menghentikan penggunaankantong plastik dan keharusan untuk membakarnya.  \nSetelah itu, saat Nita mengamati sang ayahmemotong celana untuk bisnis pakaiannya, sebuah ide muncul.  \n“Mungkin aku bisa membuat sesuatu denganbahan dari sisa kain!”  \nNita meminjam gunting, benang, danjarum milik ayahnya.  \n“Hentikan,” larang ayahnya.“Ayah tidak maukamu tertusuk jarum!”  \n“Tapi, aku ingin membuat tas agar Ibu bisamembawa belanjaannya. Jadi, kita tidak perlu menggunakan begitu banyak kantong plastik.  \n”  \n“Ide yang sangat bagus sekali. Ayah akan membantumu.”  \nNita dan ayahnya membuat sebuah tas yang cantik bersama-sama .  \nNita tidak sabar untuk memberikan tas itusebagai kejutan untuk Ibunya.","cbCainfLY9rBXxPi","https://ap.wps.com/l/cbCainfLY9rBXxPi","pdf",1513642,7,1,21,"Indonesian","id",113,"# Tas Cantik Nita Pao Makara\n## Masalah Kantong Plastik\n## Ide Nita untuk Tas dari Kain\n## Kolaborasi dengan Ayah","[{\"question\":\"Mengapa ayah Nita membakar kantong plastik?\",\"answer\":\"Ayah Nita membakar kantong plastik karena plastik sulit terurai dan membusuk di dalam tanah, sehingga dibakar dianggap sebagai satu-satunya cara untuk memusnahkannya dari bumi.\"},{\"question\":\"Apa kekhawatiran Nita terhadap pembakaran plastik?\",\"answer\":\"Nita khawatir bahwa membakar plastik tidak baik bagi bumi dan bau asapnya sangat mengganggu.\"},{\"question\":\"Bagaimana Nita mendapatkan ide untuk membuat tas?\",\"answer\":\"Nita mendapat ide untuk membuat tas dari sisa kain saat mengamati ayahnya memotong celana untuk bisnis pakaiannya.\"}]","Tas Cantik Nita Pao Makara | PDF",1783585647,32,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"nita-pao-makara-beautiful-bag","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/gaya-hidup/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/nita-pao-makara-beautiful-bag/50850/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-09",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Mengapa ayah Nita membakar kantong plastik?","Question",{"text":77,"@type":78},"Ayah Nita membakar kantong plastik karena plastik sulit terurai dan membusuk di dalam tanah, sehingga dibakar dianggap sebagai satu-satunya cara untuk memusnahkannya dari bumi.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Apa kekhawatiran Nita terhadap pembakaran plastik?",{"text":82,"@type":78},"Nita khawatir bahwa membakar plastik tidak baik bagi bumi dan bau asapnya sangat mengganggu.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Bagaimana Nita mendapatkan ide untuk membuat tas?",{"text":86,"@type":78},"Nita mendapat ide untuk membuat tas dari sisa kain saat mengamati ayahnya memotong celana untuk bisnis pakaiannya.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,100,104,106,110,114,118,122,126,130,134],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":98,"slug":99},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":98,"slug":103},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":98,"slug":105},"lifestyle",{"id":107,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":108,"show_sort_weight":98,"slug":109},51,"Komik","comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":112,"show_sort_weight":98,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":116,"show_sort_weight":98,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":98,"slug":121},49,"Sastra","literature",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":98,"slug":125},52,"Teknologi","technology",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":98,"slug":129},50,"Ujian","exam",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":98,"slug":133},57,"Umum","general",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":4,"slug":137},181,"Formulir","formulir"]