[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-140150-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-140150-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","nickotine-extraction-from-cigarette-butt-waste-as-an-inhibitor-to-slow-corrosion-rate-in-mild-steel","Ekstraksi Nikotin Limbah Puntung Rokok Sebagai Inhibitor Untuk Memperlambat Laju Korosi Pada Baja Mild Steel","","Korosi merupakan kerusakan material logam akibat reaksi lingkungan, sehingga diperlukan upaya penghambatan melalui inhibitor. Penelitian ini mengkaji laju korosifitas baja mild steel dengan media perendaman air sungai dan air laut, disertai variasi waktu perendaman serta kadar inhibitor. Ekstrak nikotin dari puntung rokok diperoleh lewat maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Kondisi optimum tercapai pada hari ke-7 dengan volume inhibitor 15 ml: pada air sungai sebesar 8,5395 mpy (4,6711 g/m2/hari) dan pada larutan NaCl sebesar 10,0738 mpy (5,5104 g/m2/hari).",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/","Layanan Kesehatan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/nickotine-extraction-from-cigarette-butt-waste-as-an-inhibitor-to-slow-corrosion-rate-in-mild-steel/140150/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/nickotine-extraction-from-cigarette-butt-waste-as-an-inhibitor-to-slow-corrosion-rate-in-mild-steel/140150.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Aria Callaghan","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-08-24",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":33},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa tujuan penelitian ekstraksi nikotin dari limbah puntung rokok?","Question",{"text":62,"@type":63},"Menentukan laju korosifitas baja mild steel menggunakan ekstrak nikotin sebagai inhibitor dengan variasi medium perendaman serta waktu perendaman.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Metode dan pelarut apa yang digunakan untuk memperoleh ekstrak nikotin?",{"text":67,"@type":63},"Ekstrak nikotin diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Kapan inhibitor bekerja paling optimal dan bagaimana perbandingannya pada tiap medium?",{"text":71,"@type":63},"Inhibitor bekerja maksimal pada hari ke-7 dengan volume 15 ml. Pada air sungai nilainya 8,5395 mpy (4,6711 g/m2/hari), sedangkan pada larutan NaCl nilainya 10,0738 mpy (5,5104 g/m2/hari).","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},140150,1787569397,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,103,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":102},53,"healthcare",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":101,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":33,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":141},962084926284,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","| \u003Cbr>Ekstraksi Nikotin Limbah Puntung Rokok Sebagai Inhibitor Untuk Memperlambat Laju Korosi Pada Baja Mild Steel\u003Cbr>Elfidiah a,*, Fatimah a , Legiso a\u003Cbr>a Program Studi TeknikKimia, Universitas Muhammadiyah Palembang, Jl. JendralAhmad Yani, 13 Ulu, Kec. Sebrang Ulu II, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia |  |\n| --- | --- |\n| INFO ARTIKEL\u003Cbr>Riwayat Artikel:\u003Cbr>Diterima 11 November 2024\u003Cbr>Diterima setelah direvisi 3 Desember 2024 Disetujui 3 Desember 2024\u003Cbr>Kata kunci: Inhibiror Nikotin\u003Cbr>Plat Baja Puntung Rokok |  |\n|  | Abstract-Corrosion is maetrial damage, especially metals in general, due to reactions by the environment. One alternative effort to reduce corrosion levels is to use inhibitors. The purpose of this study is to determine the corrosivity rate in steel using river water, and seawater as an immersion medium with varying soaking time and inhibitor levels. The benefits of this research are as a reference for the use of cigarette butt waste so that it can reduce the amount of waste in Indonesia and as a reference for corrosion control in iron and steel. Based on the research that has been carried out, tobacco extract from cigarette butts using the maceration method with 96% ethanol solvent was obtained, an extract volume of 250 ml with an optimal pH of 4.9 occurred in the river water medium, where with the river water medium, the inhibitor worked optimally on the 7th day with a volume of 15 ml 8.5395 mpy, which was 4.6711 gm2/day, while with the medium of solution, the NaCl inhibitor worked optimally on the 7th day with a volume of 15 ml, 10.0738 mpy, which was 5.5104 gm2/day where the longer the soaking time, the more optimal the inhibitor will protect the steel plate. |\n|  | Intisari-Korosi adalah kerusakan maetrial khususnya logam secara umum akibat adanya reaksi oleh lingkungan. Salah satu upaya alternatif untuk menurunkan tingkat korosi adalah menggunakan inhibitor. Tujuan penelitian ini adalah menentukan laju korosifitas pada besi baja dengan menggunakan air sungai, dan air laut sebagai medium perendaman dengan waktu perendaman dan kadar inhibitor yang bervariasi. Adapun manfaat dari penelitan ini yaitu sebagai acuan pemanfaatan limbah puntung rokok sehingga dapat mengurangijumlah sampah yang ada di Indonesia dan sebagai acuan pengendalian korosi pada besi baja. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dihasilkan ekstrak tembakau dari puntung rokok menggunakan metode maserasi dengan pelarut ethanol 96% didapatkan volume ekstrak sebanyak 250 ml dengan ph 4,9 optimum terjadi pada media air sungai yang mana dengan medium air sungai inhibitor bekerja maksimal pada hari ke- 7 dengan volume 15 ml 8,5395 mpy yaitu 4,6711 gm2/hari sedangkan dengan medium larutan NaCl inhibitor bekerja maksimal pada hari ke-7 dengan volume 15 ml 10,0738 mpy yaitu 5,5104 gm2/hari dimana semakin lamanya waktu perendaman maka akan semakin optimal inhibitor melindungi plat baja tersebut. |\n\n1. Pendahuluan  \nBaja lunak tetap menjadi bagian material yang biasanya selalu dipakaipada sektor industri karena bermacam keuntungan yang ditawarkannya. Material ini memberikan sifat mekanis yang memadai, mudah dalamproses pengerjaan, dan harganya relatif lebih terjangkau dibandingkandengan jenis baja lainnya [1] . Adapun industri yang menggunakan tipe baja ini yakni industri minyak dan gas sebagai tangki penyimpanan, bagian pipa dalam industri bangunan, dan lain sebagainya [2] .  \nKorosi merujuk pada kerusakan pada material yang umumnya dikarenakan oleh reaksi dari lingkungan, terutama korosi yang terjadipada logam [3, 4] . Ini juga dapat dijelaskan sebagai reaksi redoks antara logam dan lingkungan sekitarnya, yang mengakibatkan pembentukansenyawa-senyawa yang tidak diinginkan [5] .  \nSalah satu tahap yang dapat dilakukan guna meminimalisir korosi yaitu melalui penerapan inhibitor. Inhibitor berfungsi sebagai agen penghambat terjadinya reaksi korosi dari lapisan pelindung yang terbentuk di permukaan logam [6] . Efektifitas perlindungan","cbCaidXiS2d1yDSO","https://ap.wps.com/l/cbCaidXiS2d1yDSO","pdf",290770,5,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang korosi dan inhibitor\n## Kajian penelitian terdahulu\n## Tujuan penelitian\n# Metodologi\n## Persiapan sampel\n## Ekstraksi metode maserasi","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ekstraksi nikotin dari limbah puntung rokok?\",\"answer\":\"Menentukan laju korosifitas baja mild steel menggunakan ekstrak nikotin sebagai inhibitor dengan variasi medium perendaman serta waktu perendaman.\"},{\"question\":\"Metode dan pelarut apa yang digunakan untuk memperoleh ekstrak nikotin?\",\"answer\":\"Ekstrak nikotin diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%.\"},{\"question\":\"Kapan inhibitor bekerja paling optimal dan bagaimana perbandingannya pada tiap medium?\",\"answer\":\"Inhibitor bekerja maksimal pada hari ke-7 dengan volume 15 ml. Pada air sungai nilainya 8,5395 mpy (4,6711 g/m2/hari), sedangkan pada larutan NaCl nilainya 10,0738 mpy (5,5104 g/m2/hari).\"}]","Ekstraksi Nikotin Limbah Puntung Rokok Sebagai Inhibitor Untuk Memperlambat Laju Korosi Pada Baja Mild Steel | PDF",8]