[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-184739-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-184739-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","national-emblem-of-the-republic-of-indonesia","Lambang Negara Republik Indonesia","","Lambang Negara Republik Indonesia, yang dikenal sebagai Garuda Pancasila, merupakan simbol negara yang didesain dengan latar belakang hitam. Garuda Pancasila hadir dengan warna emas yang megah, melambangkan kejayaan dan kemuliaan bangsa Indonesia. Perisai di tengah dada Garuda terbagi empat kuadran, masing-masing menampilkan simbol-simbol yang mewakili kelima sila Pancasila. Kuadran pertama di sisi kiri atas menampilkan banteng, melambangkan sila keempat (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan). Kuadran kanan atas menampilkan pohon beringin, mewakili sila ketiga (Persatuan Indonesia). Kuadran kiri bawah menampilkan bintang tunggal bersegi lima, simbol dari sila pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa), sementara kuadran kanan bawah menampilkan mangkuk dan padi-kapas, melambangkan sila kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab) dan sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia). Cakar Garuda mencengkeram pita bertuliskan \"Bhinneka Tunggal Ika\", sebuah moto nasional yang berarti \"Berbeda-beda tetapi Tetap Satu\", menekankan persatuan dalam keragaman Indonesia.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/national-emblem-of-the-republic-of-indonesia/184739/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/national-emblem-of-the-republic-of-indonesia/184739.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Mali","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-06","2026-09-02",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":33},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa makna dari lambang negara Republik Indonesia?","Question",{"text":62,"@type":63},"Lambang negara Republik Indonesia, yaitu Garuda Pancasila, melambangkan kejayaan dan kemuliaan bangsa Indonesia, serta merepresentasikan kelima sila Pancasila melalui simbol-simbol yang terdapat pada perisainya.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Simbol apa saja yang terdapat pada perisai Garuda Pancasila dan apa maknanya?",{"text":67,"@type":63},"Perisai Garuda Pancasila menampilkan banteng (sila keempat), pohon beringin (sila ketiga), bintang tunggal (sila pertama), dan mangkuk serta padi-kapas (sila kedua dan kelima) yang mewakili kelima sila Pancasila.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Apa arti dari moto \"Bhinneka Tunggal Ika\"?",{"text":71,"@type":63},"Moto \"Bhinneka Tunggal Ika\" yang tertulis pada pita yang dicengkeram Garuda berarti \"Berbeda-beda tetapi Tetap Satu\", yang menekankan pentingnya persatuan dalam keragaman bangsa Indonesia.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},184739,1790433181,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,104,108,112,116,120,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":106,"show_sort_weight":86,"slug":107},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":86,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":86,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":86,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":121,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":11,"file_id":131,"file_url":132,"file_type":133,"file_size":134,"view_count":135,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":11,"faqs":138,"seo_title":139,"seo_description":12,"update_tm":140,"read_time":89},2336475104362,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/22000c4c46a41b752dd?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786595829695023868","cbCais6imxGsAEFo","https://ap.wps.com/l/cbCais6imxGsAEFo","pdf",730049,7,31,"Indonesian","[{\"question\":\"Apa makna dari lambang negara Republik Indonesia?\",\"answer\":\"Lambang negara Republik Indonesia, yaitu Garuda Pancasila, melambangkan kejayaan dan kemuliaan bangsa Indonesia, serta merepresentasikan kelima sila Pancasila melalui simbol-simbol yang terdapat pada perisainya.\"},{\"question\":\"Simbol apa saja yang terdapat pada perisai Garuda Pancasila dan apa maknanya?\",\"answer\":\"Perisai Garuda Pancasila menampilkan banteng (sila keempat), pohon beringin (sila ketiga), bintang tunggal (sila pertama), dan mangkuk serta padi-kapas (sila kedua dan kelima) yang mewakili kelima sila Pancasila.\"},{\"question\":\"Apa arti dari moto \\\"Bhinneka Tunggal Ika\\\"?\",\"answer\":\"Moto \\\"Bhinneka Tunggal Ika\\\" yang tertulis pada pita yang dicengkeram Garuda berarti \\\"Berbeda-beda tetapi Tetap Satu\\\", yang menekankan pentingnya persatuan dalam keragaman bangsa Indonesia.\"}]","Lambang Negara Republik Indonesia | PDF",1788364088]