[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-41688-id":3,"doc-seo-41688-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},41688,7971461740909,"Levi","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",48,"Cerita & Novel","Muthi Haura - Dreams","Kumpulan narasi novel berjudul Dreams karya Muthi Haura yang mengeksplorasi pergulatan batin dan relasi dalam konteks cinta, penyesalan, dan ketidakadilan hidup. Cerita dibuka dengan tokoh Igo yang terpuruk dan kesulitan berjalan, serta Kayla yang berupaya menawarkan dukungan meski ditolak dengan sikap kasar. Di bagian lain, Ailin menghadapi dilema emosionalnya, membandingkan hidup nyata dengan dongeng, dan mempertanyakan apakah “happy ending” benar-benar mungkin.","# A novel byMuthi Haura\n\n'Kamu punya apa dalam hidup?Mimpi!Dream!Dan salah satu dream aku itu adalah kamu.  \n## Passion for Knowledge\n\nDREAMS  \noleh Muthi Haura  \nPenyelaras Akhir:Rani Soendjojo  \nDesain Isi dan Cover:Yulius L  \n◎2017,Penerbit Bhuana SastraJl.Palmerah Barat 27-39Unit 1-Lantai 2,Jakarta 10270  \nDiterbitkan pertama kali olehPenerbit Bhuana Sastra (imprint dari BIP)No.Anggota IKAPI:246/DKI/04  \nUndang-undang Nomor 28 Tabun 2014 tentang Hak Cipta  \ndalam pasal 9 ayat (1)huruf i untuk penggunaan secara komersial dipidana dengan pidanpenjra paling bma 1(sru)thun dn atau pidina denda paling banyak Rp 100.000.000,00(seratus juta rupisah).  \n2.Setiap orang yang dengan tanpa bak dan atau tanpz izin penciptz atau pemegang hak cipzmelakukan pelanggaran hak ckonomi pencipta sebapaimana dimaksud dalam pasal 9 zyat(1)huruf c,huruf d,huruf f,dan atau huruf h,untuk penggunaan secara komersial dipidanidengan pedana penjan paling Lama 3 (tiga)tahun dan atau pidana dendz paling banyak Rp500.000.000,00(Lima ratus juta rupiab)  \n3.Setiap orang yang dengan tanpa hak dan atau tanpa izin pencipta atau penegang hak melakukanpelanggaran hak ekonomi pencipta sebagaimana dimaksud dalam pasal 9 ayar (1)huruf a,huruf  \nb,hurufe,dnatau huruf g,untuk penggunan secara komersial dipidan dengin pidana penjar:puling Lm4(empat)shun dan atu pidana denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu:miliar rupizh)  \n4.Setiap orang yang memenuhi unsur sbagaimanz dimaksud pada ayat (3)yan;dilakukan dalam:bentuk pembajakan,dipidana dengan pidana penjara paling Lama 10(sepuluh)tahun dan ataupidana denda paling banyak Rp 4.000.000.000,00 (empat miliar rupizh).  \nA novel by  \nMuthi Haura  \n1  \nIgo menatap ke luar jendela dengan pandangan nanar,en-tah apa yang tengah dipikirkan lelaki berusia 21 tahun itu.Sesekali lelaki itu menghela napas pelan,seolah mencobamengenyahkan rasa sakit yang dirasakannya.  \nSebuah tangan menyentuh pundak lelaki itu,mem-buat Igo sedikit kaget,lalu kemudian menatap si pemiliktangan.Igo mendengus,sembari mengenyahkan tanganitu dari pundaknya.\"Ngapain lo masih di sini?Dari tadisudah gue suruh pulang,kan?\"  \n\"Lo belum makan dari tadi pagi,sekarang makan dulu,yuk?”Seolah tak memedulikan ucapan kasar Igo,Kaylamenawarkan sepiring bubur:Igo menatap kesal.\"Gue ng-gak suka dikasihani!Gue bukan orang cacat!\"Teriak lelaki  \nitu sembari berjalan dengan tongkat di kedua tangannya,meninggalkan Kayla.  \nKayla menatap punggung Igo yang semakin menjauh.Tampak lelaki itu sangat kesusahan berjalan,membuatgadis berbola mata coklat itu ingin sekali membantu teta-pi segera ia urungkan niatnya.  \nGadis yang mengenakan dress pinkitu menghela napasentah untuk yang ke berapa kalinya,lalu kemudian mena-tap ke luar jendela.Menatap jalanan kota Jakarta yang ti-dak pernah sepi,tidak seperti hatinya yang sepi.  \nGue nggak pernah mengasihanilo!Kalau bukan karenacinta,gue juga nggak akan ada di sini.Kalau bukan karenarasa sayang ini,gue juga nggak akan peduli sama lo!  \n“Andai saja cinta itu bisa memilih ke siapa dia akanberlabuh,gue mungkin nggak akan milih lo,Go!\"Kaylaberujar lirih.Dua tahun lebih rasa ini buat lo,apa lo ng-gak bisa buka hati lo buat gue?Sedikit pun?Mata gadis ituberembun,lalu gadis itu lagi-lagi menghela napas entahuntuk yang ke berapa kalinya.  \n“Mungkin dimata lo,gue gadis pengemis cinta.Menge-naskan memang!\"  \nAilin mengembuskan napas,lalu ujung mata gadis itumenatap jam dinding warna biru di dinding rumah makan  \ntempat ia bekerja.Sebentar lagi.Bisik hatinya.Gadis ber-badan mungil dengan tinggi 156 cm itu kembali mem-bereskan piring-piring sembari sesekali punggung tangankanannya menyeka keringat di wajahnya.  \nHidup tidak seindah cerita-cerita dongeng.Ah,padanyatanya di dalam cerita dongeng pun,si tokoh utama ha-rus bersusah-susah dulu,bukan?Dan baru akan berakhirhappyending,tapi bisakah hidupku berubah happyending?Bisik Ailin pada dirinya sendiri.  \n\"Bun,mengapa hidup tak pernah adil?\"Ailin yang kalaitu baru berumur 15 tahun menatap manik ma","cbCaidF2ekDe9GcY","https://ap.wps.com/l/cbCaidF2ekDe9GcY","pdf",14564401,4,1,188,"Indonesian","id",113,"# Pengantar Tokoh dan Konflik\n# Pergulatan Cinta dan Penolakan\n# Pertanyaan tentang Keadilan Hidup\n# Perbandingan dengan Dongeng","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama yang pertama kali diperkenalkan dalam cerita?\",\"answer\":\"Igo diperkenalkan lebih awal, dengan Kayla yang mencoba membantunya. Igo digambarkan mengalami kesusahan dan berjalan memakai tongkat.\"},{\"question\":\"Apa sikap Kayla terhadap Igo dan bagaimana respons Igo?\",\"answer\":\"Kayla berusaha menawarkan makanan dan perhatian, tetapi Igo menolak dengan kemarahan, menyatakan bahwa ia tidak ingin dikasihani.\"},{\"question\":\"Bagaimana Ailin memandang hidup dan “happy ending”?\",\"answer\":\"Ailin merasa hidup tidak seindah dongeng, meski berharap perubahan menuju akhir yang bahagia. Ia juga menanyakan mengapa hidup tidak pernah adil.\"}]",1783330596,290,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"muthi-haura-dreams","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/muthi-haura-dreams/41688/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-11","2026-07-06",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa tokoh utama yang pertama kali diperkenalkan dalam cerita?","Question",{"text":75,"@type":76},"Igo diperkenalkan lebih awal, dengan Kayla yang mencoba membantunya. Igo digambarkan mengalami kesusahan dan berjalan memakai tongkat.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa sikap Kayla terhadap Igo dan bagaimana respons Igo?",{"text":80,"@type":76},"Kayla berusaha menawarkan makanan dan perhatian, tetapi Igo menolak dengan kemarahan, menyatakan bahwa ia tidak ingin dikasihani.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana Ailin memandang hidup dan “happy ending”?",{"text":84,"@type":76},"Ailin merasa hidup tidak seindah dongeng, meski berharap perubahan menuju akhir yang bahagia. Ia juga menanyakan mengapa hidup tidak pernah adil.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]